JawaPos.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian publik sepak bola Asia. Bek tengah berusia 25 tahun itu mengalami lonjakan nilai pasar yang sangat signifikan berdasarkan pembaruan terbaru dari Transfermarkt.
Nilai pasar Jay Idzes kini mencapai 11,3 juta Euro atau setara sekitar Rp243,3 miliar. Angka tersebut naik tajam dibandingkan nilai sebelumnya yang berada di kisaran Rp130,3 miliar.
Kenaikan ini sekaligus membuat pemain milik Sassuolo tersebut semakin kokoh sebagai pesepakbola Indonesia dengan nilai pasar tertinggi saat ini.
Peningkatan harga pasar Jay Idzes tidak lepas dari performa konsistennya sepanjang musim 2025/2026 di Serie A Italia bersama Sassuolo.
Meski baru bergabung pada Agustus 2025, pemain kelahiran Mierlo, Belanda, itu langsung menjadi sosok penting di lini pertahanan timnya.
Penampilan stabilnya di kompetisi kasta tertinggi Italia membuat namanya semakin diperhitungkan. Selain kuat dalam duel udara, Jay juga dikenal memiliki kemampuan membaca permainan yang baik dan tenang saat membangun serangan dari lini belakang.
Di level internasional, kontribusinya bersama Timnas Indonesia juga menjadi faktor penting meningkatnya nilai pasar tersebut.
Baca Juga: Hasil Practice Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama P9 dan Lolos Q2 di Sirkuit Mugello
Sejak resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada akhir 2023, Jay Idzes langsung menjadi andalan skuad Garuda dan dipercaya mengenakan ban kapten.
Performa apiknya saat membawa Indonesia bersaing di level Asia membuat popularitasnya terus meningkat. Tidak sedikit pengamat menilai Jay sebagai salah satu bek terbaik Asia Tenggara saat ini.
Kenaikan nilai pasar pemain memang biasanya dipengaruhi banyak faktor, mulai dari performa individu, usia, menit bermain, level kompetisi, hingga kontribusi untuk tim nasional. Dalam kasus Jay Idzes, hampir semua aspek tersebut menunjukkan perkembangan positif dalam dua musim terakhir.
Dengan usia yang masih berada di puncak performa pemain sepak bola modern, peluang nilai pasar Jay untuk kembali meningkat masih terbuka lebar.
Apalagi jika ia mampu menjaga konsistensi bersama Sassuolo dan Timnas Indonesia dalam berbagai kompetisi mendatang.
Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Sempat Bikin Kejutan, Hakim Danish Crash di Mugello
Lonjakan nilai pasar ini juga menjadi kabar baik bagi sepak bola Indonesia. Kehadiran pemain-pemain diaspora berkualitas yang tampil di liga top Eropa mulai memberikan dampak besar terhadap citra sepak bola nasional di mata internasional.
Saat ini, Jay Idzes bukan hanya menjadi pemimpin di lapangan untuk Timnas Indonesia, tetapi juga simbol perkembangan kualitas pemain Indonesia yang semakin mendapat pengakuan di level dunia.