← Beranda
Tiga Pemain Persib Bandung Ini Pernah Rasakan Juara Liga Selain Bersama Maung Bandung, Salah Satunya Eks Pemain PSG!
Diar Candra TristiawanSenin, 25 Mei 2026 | 03.41 WIB
Pemain Persib Bandung Layvin Kurzawa mencium trofi juara bersama Persib musim ini. (Dok. Persib)

JawaPos.com – Persib Bandung mencatat sejarah di kompetisi sepak bola era Liga Indonesia yang dimulai musim 1994-1995 lalu. Maung Bandung menjadi tim pertama yang meraih hat-trick juara.

Memang sebelum Persib, di kompetisi era perserikatan pernah ada PSMS Medan yang menorehkan gelar juara di tiga edisi beruntun. Yaitu 1966-1967, 1969, dan 1971.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Blak-blakan Usai Bawa Al Nassr Juara, Akui Liga Arab Saudi Tidak Mudah!

Persib jadi juara musim 2025-2026 dengan poin 79. Meski poin tim peringkat dua Borneo FC Samarinda selevel dengan Persib, namun berdasarkan regulasi liga di mana head-to-head pertemuan jadi penentu, maka Persib yang layak berada di posisi yang lebih baik.

Dalam dua pertemuan kontra Borneo FC musim ini, Persib tidak terkalahkan. Persib menang 3-1 di Bandung lalu imbang 1-1 di Samarinda.

Ternyata meraih trofi liga bersama Persib, bukan yang pertama kali bagi beberapa penggawa Persib musim ini. Setidaknya ada tiga nama pemain Persib yang merasakan manisnya juara liga di klub lamanya.

1.Layvin Kurzawa
Layvin Kurzawa adalah pemain dengan label bintang ketika didatangkan di bursa transfer paruh kedua 2025-2026. Eks pemain Paris Saint-Germain (PSG) bergabung dengan status free transfer.

Kegemilangan Kurzawa terjadi bersama PSG periode 2014-2024. Bersama Les Parisiens, Kurzawa meraih trofi Ligue 1 atau kompetisi teratas Liga Prancis sebanyak lima kali (2015–2016, 2017–2018, 2018–2019, 2019–2020, dan 2023–2024).

Bahkan Kurzawa nyaris mengangkat trofi tertinggi Eropa, Liga Champions. Sayangnya pada final Liga Champions 2019-2020, Kurzawa dan PSG kalah 0-1 dari raksasa Jerman, Bayern Munchen.

Menjadi juara bersama Persib memang jadi capaian spesial Kurzawa. Di akun media sosialnya, Kurzawa memamerkan trofi kemenangannya bersama Persib.

Baca Juga: PBSI Ungkap Alasan Tarik Mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026

“Champion, 20 e Trophee,” demikian takarir Kurzawa di media sosialnya. Ya, kalau ditotal termasuk juara Ligue 2 bersama AS Monaco musim 2012-2013, maka Kurzawa sudah memenangi 20 trofi sepanjang karirnya.

“Hari ini, kami berparade di depan jutaan orang. Hari yang benar-benar ajaib, penuh emosi, kebanggaan, dan rasa syukur. Merasakan semua energi dan dukungan di belakang kami sungguh luar biasa. Saya harap kami, sebagai pemain, mampu membuat Anda merasakan keajaiban yang sama seperti yang Anda berikan kepada kami. Terima kasih BOBOTOH,” tulis Kurzawa usai melakukan parade trofi juara bersama Persib Minggu (24/5).

Musim ini, Kurzawa bermain sebanyak sembilan kali dengan menit bermain sebanyak 158 menit. Kurzawa menghasilkan satu umpan gol dalam sembilan laganya bersama Persib itu.

2. Frans Putros
Bek kiri asal Iran ini juga sudah kenyang pengalaman di berbagai liga. Mulai Liga Denmark, Liga Thailand, dan Super League Indonesia.

Di Liga Denmark, Putros pernah merasakan dua kali juara liga dengan dua tim yang berlainan. Yang pertama dengan Silkeborg IF di musim 2013-2014 serta Viborg FF musim 2020-2021.

Namun, kedua gelar juara itu tidak terjadi di level teratas. Capaian trofi Silkeborg IF serta Viborg FF itu terjadi di Divisi Satu Liga Denmark atau kompetisi level kedua Denmark.

Sedang bersama Port FC (2022-2025), Putros tidak memperoleh gelar apapun. Alhasil capaian bersama Persib musim ini menjadi raihan di level tertinggi.

Putros tampil dalam 36 laga bersama Persib musim ini. Putros menghasilkan dua gol serta dua umpan gol.

3. Uilliam Barros
Pemain asal Brasil ini memang pernah menjuarai liga bersama beberapa klub sebelumnya. Misalnya bersama Fortaleza di musim 2015 dan 2016. Lalu bersama Altos musim 2017. Kemudian bersama Sampaio Correa musim 2017-2018. Dan Pasyandu musim 2020.

Namun, juara bersama tiga tim itu tidak terjadi di level teratas. Juara bersama Fortaleza, Altos, Sampaio Correa, dan Pasyandu itu terjadi di level liga negara bagian.

Sehingga capaian bersama Persib ini menjadi titik istimewa Uilliam. Kemenangan bersama Persib ini terjadi di level kompetisi teratas level negara, bukan sekadar negara bagian.

Musim ini, Uilliam bermain dalam 42 pertandingan Persib di semua ajang. Uilliam mencetak 10 gol serta berkontribusi tiga umpan gol.

EDITOR: Hendra