← Beranda
Persis Solo Resmi Degradasi Meski Menang! Madura United Selamat Dramatis di Pekan Terakhir Super League
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 24 Mei 2026 | 01.05 WIB
Persis Solo resmi degradasi. (Dok. Persis)

JawaPos.com — Madura United memastikan bertahan di Super League 2025/2026 usai menaklukkan PSM Makassar 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026). Hasil itu membuat Persis Solo resmi terdegradasi meski menang 3-1 atas Persita Tangerang karena kalah head to head dari PSM Makassar dalam klasemen akhir.

Pekan ke-34 Super League 2025/2026 menghadirkan drama hidup mati bagi dua tim papan bawah.

Madura United dan Persis Solo sama-sama berjuang menghindari degradasi dalam pertandingan yang digelar serentak pukul 16.00 WIB.

Junior Brandao Jadi Penyelamat Madura United

Madura United tampil agresif sejak menit awal ketika menjamu PSM Makassar di hadapan pendukung sendiri.

Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab sadar kemenangan menjadi satu-satunya cara aman untuk bertahan di kasta tertinggi tanpa bergantung hasil pertandingan lain.

Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-43 lewat Junior Brandao.

Penyerang asal Brasil itu mencocor bola muntah hasil tembakan Taufany Muslihuddin yang sempat ditepis kiper PSM Makassar, Reza Arya Pratama.

Gol tersebut langsung membakar semangat pemain Madura United. Mereka terus mendominasi permainan dan memaksa lini belakang PSM Makassar bekerja keras sepanjang laga.

Memasuki babak kedua, Madura United semakin dekat dengan keselamatan. Junior Brandao kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54 setelah menyambar bola hasil tandukan Pedro Monteiro di depan gawang.

Baca Juga: Persib Bandung Juara! Ditahan Imbang Persijap Jepara, Hattrick Jadi Raja Super League

Gol kedua itu membuat Stadion Gelora Bangkalan bergemuruh. Para suporter mulai percaya tim kesayangan mereka bakal selamat dari ancaman degradasi yang menghantui sepanjang musim.

Madura United sebenarnya memiliki peluang memperbesar keunggulan pada menit ke-82.

Riquelme sukses mengecoh pemain bertahan lawan dan tinggal berhadapan dengan kiper, tetapi penyelesaiannya masih mampu digagalkan Reza Arya Pratama.

Meski gagal menambah gol, skor 2-0 tetap bertahan hingga laga usai. Tambahan tiga poin membuat Madura United sukses mengamankan tempat di Super League musim depan.

Persis Solo Menang, Tapi Tetap Turun Kasta

Di saat bersamaan, Persis Solo juga berjuang keras saat menghadapi Persita Tangerang di Stadion Internasional Banten. Laskar Sambernyawa sempat membuka harapan bertahan usai unggul lebih dulu pada menit ke-43.

Jefferson Carioca mencetak gol pembuka bagi Persis Solo tepat di menit yang sama dengan gol pertama Madura United. Situasi itu membuat persaingan menghindari degradasi berlangsung sangat dramatis hingga jeda pertandingan.

Persis Solo terus tampil menyerang pada babak kedua demi menjaga asa bertahan. Mereka berhasil menggandakan keunggulan lewat Miroslav Maricic pada menit ke-74 setelah menerima umpan matang dari Dejan Tumbas.

Tim asal Solo itu akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang. Namun, hasil positif tersebut ternyata belum cukup menyelamatkan mereka dari degradasi.

Persis Solo harus rela turun kasta karena hanya finis di posisi ke-16 klasemen akhir Super League dengan koleksi 34 poin. Jumlah angka mereka sebenarnya sama dengan PSM Makassar yang berada satu tingkat di atas zona merah.

Nasib buruk Persis Solo ditentukan aturan head to head. PSM Makassar unggul rekor pertemuan sehingga berhak finis di posisi ke-15 dan bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.

Drama Degradasi Warnai Pekan Pamungkas Super League

Persaingan papan bawah Super League musim ini berlangsung ketat hingga pekan terakhir. Beberapa tim harus menunggu hasil pertandingan lain untuk mengetahui nasib mereka di akhir musim.

Madura United menjadi salah satu tim yang mampu keluar dari tekanan di momen paling menentukan. Kemenangan atas PSM Makassar menjadi penebusan penting setelah performa mereka sempat inkonsisten sepanjang musim.

Junior Brandao tampil sebagai pahlawan dalam laga penentuan tersebut. Dua golnya memastikan Madura United tetap menjadi bagian Super League musim depan sekaligus mengakhiri perjuangan Persis Solo di kasta tertinggi.

Di sisi lain, degradasi Persis Solo menjadi pukulan telak bagi klub dan suporternya.

Laskar Sambernyawa sebenarnya mampu menutup musim dengan kemenangan meyakinkan, tetapi hasil dari pertandingan lain membuat mereka tetap harus turun kasta.

Situasi ini menunjukkan ketatnya persaingan Super League 2025/2026. Selisih poin tipis dan aturan head to head menjadi penentu nasib tim pada pekan terakhir kompetisi.

PSM Makassar juga beruntung tetap bertahan meski kalah di Bangkalan. Tim Juku Eja terselamatkan karena unggul rekor pertemuan atas Persis Solo sehingga tidak terlempar ke zona degradasi.

Drama pekan terakhir membuat persaingan Super League musim ini dikenang sebagai salah satu yang paling sengit dalam beberapa tahun terakhir.

Pertarungan tidak hanya terjadi di papan atas perebutan gelar juara, tetapi juga di papan bawah demi bertahan hidup.

EDITOR: Hendra