← Beranda
Pindah ke Klub Yunani! Mengenang Memori Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya di Era Aji Santoso
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 23 Mei 2026 | 16.39 WIB
Bruno Moreira mendapat dukungan penuh Bonek usai tampil impresif saat Persebaya Surabaya menang 4-0 atas PSBS Biak di Gelora Bung Tomo. (Dok. Persebaya)

 

JawaPos.com — Pemain asal Brasil Bruno Moreira sempat meninggalkan Persebaya Surabaya menuju klub Yunani pada Maret 2023 setelah mendapat tawaran bermain di Eropa. Keputusan itu sempat membuat Bonek kehilangan salah satu pemain paling eksplosif di era pelatih Aji Santoso, apalagi Bruno tampil impresif sepanjang musim Liga 1 2021/2022 bersama Green Force.

Kepergian Bruno Moreira kala itu dikonfirmasi langsung oleh pelatih Persebaya Surabaya yang masih ditukangi Aji Santoso.

Sang pelatih menyebut winger kelahiran Cajamar, Brasil tersebut ingin mencari tantangan baru setelah mendapat tawaran dari klub Liga Yunani.

Baca Juga: Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo

Mengapa Bruno Moreira Memilih Tinggalkan Persebaya Surabaya?

Aji Santoso mengungkapkan Bruno Moreira memilih hengkang karena ingin merasakan pengalaman baru di kompetisi Eropa.

Tawaran dari klub Yunani datang ketika performanya bersama Persebaya Surabaya sedang menanjak dan menjadi sorotan banyak tim.

"Bruno sepertinya mengambil kesempatan bermain di Yunani karena ada klub yang menawarinya," ujar Aji Santoso kala itu.

Pelatih asal Malang tersebut juga memberi kebebasan penuh kepada seluruh pemain asingnya untuk menentukan masa depan masing-masing.

Menurut Aji Santoso, Bruno Moreira sudah lebih dulu berkomunikasi terkait rencana kepindahannya. Pemain yang saat itu masih berusia 23 tahun tersebut memang dikenal punya ambisi besar mengembangkan karier sejak usia muda.

"Bruno Moreira ingin bermain dan mencari tantangan baru. Dia sudah berkomunikasi dengan saya kalau mau bermain di Yunani," ucap Aji Santoso.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan hubungan keduanya tetap berjalan baik meski sang pemain memilih pergi.

Baca Juga: Tanpa Ernando Ari! Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs Persik Kediri di Derbi Jawa Timur

Perjalanan Karier Bruno Moreira Sebelum Bersinar di Persebaya Surabaya

Bruno Moreira lahir pada 8 April 1999 di Cajamar, Brasil, dan merupakan jebolan akademi klub besar Brasil, Santos FC.

Meski masih muda, ia sudah merasakan berbagai atmosfer kompetisi di luar negaranya sebelum akhirnya bergabung dengan Persebaya Surabaya pada Juni 2021.

Karier profesional Bruno dimulai bersama Envigado FC yang bermain di kasta tertinggi sepak bola Kolombia. Setelah itu, ia melanjutkan petualangan ke Korea Selatan dengan memperkuat Ansan Greeners pada musim 2019/2020.

Tak berhenti di sana, Bruno Moreira juga sempat bermain untuk Chungnam Asan pada musim berikutnya. Pengalaman bermain di tiga negara berbeda membuat karakter permainannya semakin matang saat datang ke Persebaya Surabaya.

Bruno dikenal sebagai winger kiri eksplosif dengan kaki dominan kanan. Selain bermain di sisi kiri, ia juga mampu ditempatkan sebagai gelandang serang maupun sayap kanan.

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Persik Kediri! Kesempatan Terakhir Green Force Kunci 4 Besar

Statistik Bruno Moreira Bersama Persebaya Surabaya dan Klub Yunani

Pada musim pertamanya bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 2021/2022, Bruno Moreira langsung menjadi pemain penting. Ia mencatatkan 29 penampilan dengan torehan tujuh gol dan tiga assist dari total 2.538 menit bermain.

Namun perjalanan Bruno musim itu juga diwarnai kontroversi. Ia sempat mendapat hukuman larangan bermain akibat berseteru dengan pemain Persipura pada awal musim kompetisi.

Meski begitu, kontribusinya tetap besar untuk Green Force. Permainan agresif dan kecepatannya membuat Bruno menjadi salah satu pemain asing paling menonjol di Liga 1 saat itu.

Setelah hengkang ke Yunani pada musim 2022/2023, Bruno bergabung bersama Niki Volos yang bermain di Super League 2 Yunani.

Namun kiprahnya di sana tidak terlalu panjang karena hanya tampil delapan kali dengan total 267 menit bermain.

Situasi tersebut membuat Bruno akhirnya kembali ke Persebaya Surabaya pada 1 Juli 2023. Kepulangannya langsung disambut antusias Bonek karena Green Force kembali mendapatkan pemain andalan di sektor sayap.

Baca Juga: Tidak Tayang di TV! Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs Persik Kediri, Jadi Saksi Sejarah Akhir Musim

Bruno Moreira Menjelma Jadi Mesin Gol Green Force

Setelah kembali ke Surabaya, performa Bruno Moreira justru meningkat drastis. Pada musim Liga 1 2023/2024, ia tampil dalam 31 pertandingan dengan koleksi 10 gol dan empat assist.

Produktivitas itu berlanjut pada musim 2024/2025. Bruno kembali mencetak 10 gol serta tiga assist dari 31 pertandingan bersama Persebaya Surabaya.

Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode terbaik Bruno Moreira di Indonesia. Hingga pekan ke-34 Super League, ia membukukan 10 gol dan tujuh assist dari 27 pertandingan dengan total 2.260 menit bermain.

Catatan tersebut membuat Bruno menjadi salah satu pemain asing tersubur Persebaya Surabaya dalam tiga musim terakhir. Konsistensinya juga membuat nilai pasarnya kini menyentuh angka Rp 6,95 miliar.

Saat ini Bruno Moreira masih tercatat sebagai pemain Persebaya Surabaya dengan kontrak hingga 31 Mei 2026.

Situasi itu membuat banyak Bonek mulai bertanya-tanya terkait masa depannya bersama Green Force musim depan bersama Bernardo Tavares.

Apalagi performanya terus stabil dan menjadi pemain kunci di lini serang. Tidak sedikit klub yang diyakini mulai memantau situasi winger asal Brasil tersebut menjelang akhir kontraknya.

Kini Bonek hanya bisa menunggu keputusan manajemen dan Bruno Moreira terkait kelanjutan kerja sama mereka.

Jika benar berpisah pada akhir musim nanti, maka Bruno akan meninggalkan jejak penting sebagai salah satu pemain asing paling berkesan dalam era modern Persebaya Surabaya.

EDITOR: Banu Adikara