← Beranda
I.League Hapus Regulasi Pemain U-23 di Super League, Persija Jakarta Yakin Pemain Muda Tetap Dapat Tempat
Taufiq ArdyansyahKamis, 21 Mei 2026 | 23.17 WIB
Pemain muda Persija, Dony Tri Pamungkas. (Dok. Persija/Istimewa)

JawaPos.com - I.League resmi menghapus regulasi wajib memainkan pemain U-23 sebagai starter selama 45 menit pada Super League 2026-2027. Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, menilai penghapusan aturan tersebut bukan ancaman bagi perkembangan pemain muda.

Menurut Ricky, keputusan itu justru menunjukkan bahwa I.League ingin pemain muda bermain karena kualitas dan kemampuan bersaing, bukan sekadar karena kewajiban regulasi.

“Sebenarnya, dengan dihapusnya regulasi U-23, itu menandakan bahwa yang diinginkan I.League adalah pemain-pemain muda yang memang mampu bersaing dengan para seniornya dan layak bermain, bukan dipaksakan karena aturan,” ujar Ricky kepada Jawa Pos kemarin (20/5).

Dia menilai proses regenerasi seharusnya berjalan secara alami. Pemain muda mesti mendapatkan tempat karena performa yang mereka tunjukkan di lapangan.

“Artinya, prosesnya harus berjalan alami, bukan karena keterpaksaan regulasi. Dalam beberapa tahun terakhir, memang aturan itu membuat setiap tim harus memainkan pemain U-23 atau pemain muda,” lanjutnya.

Ricky juga melihat perkembangan pemain muda Indonesia saat ini sudah cukup baik. Karena itu, banyak pemain muda dinilai tetap mampu mendapatkan menit bermain tanpa bantuan regulasi khusus.

“Dengan perkembangan sekarang, rasanya banyak pemain muda yang tidak perlu lagi dipaksakan lewat regulasi untuk bisa tampil. Mereka tetap mampu mendapatkan menit bermain karena kualitasnya,” katanya.

Mantan pelatih Borneo FC Samarinda itu mencontohkan sejumlah klub yang dalam beberapa musim terakhir konsisten memberi ruang bagi pemain muda.

“Di beberapa klub juga sudah terlihat, seperti di PSM Makassar, Borneo, maupun kami di Persija, yang cukup banyak memainkan pemain muda. Jadi, sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir dengan dihapuskannya regulasi ini,” ucapnya.

Dia pun optimistis regenerasi pemain muda tetap berjalan di Super League musim depan.

“Saya sangat yakin pemain muda tetap akan mendapat tempat di musim depan,” tandasnya.

Terpisah, Direktur Kompetisi I.League Asep Saputra memastikan aturan wajib memainkan pemain U-23 selama 45 menit tidak lagi diterapkan mulai musim depan.

Sementara itu, regulasi pemain asing tetap dipertahankan. Setiap klub masih diperbolehkan memiliki 11 pemain asing dalam skuad, dengan sembilan pemain masuk daftar susunan pemain dan maksimal tujuh pemain asing bermain bersamaan di lapangan.

EDITOR: Hendra