JawaPos.com — Persebaya Surabaya bergerak agresif memburu lima pemain incaran demi target juara Super League 2026/2027 sebelum perayaan 100 tahun klub pada 18 Juni 2027. Total nilai pasar lima pemain yang masuk radar Green Force bahkan mencapai Rp 15,77 miliar dengan nama Ramadhan Sananta jadi sorotan utama.
Ambisi besar itu membuat manajemen Persebaya Surabaya mulai tancap gas sebelum bursa transfer awal musim resmi dibuka.
Sejumlah pemain yang dikaitkan mayoritas punya hubungan dengan pelatih Bernardo Tavares maupun skema permainan yang diinginkan tim musim depan.
Siapa Saja 5 Pemain yang Masuk Radar Persebaya Surabaya?
Persebaya Surabaya dikabarkan membidik lima nama sekaligus untuk memperkuat skuad musim depan. Kelima pemain itu ialah Marselino Ferdinan, Ramadhan Sananta, Victor Dethan, Syahrul Lasinari, dan Mufli Hidayat.
Akun sepak bola Indonesia @soccer__app membocorkan total nilai pasar lima pemain tersebut mencapai Rp 15,77 miliar. Rinciannya Marselino Ferdinan senilai Rp 1,74 miliar, Ramadhan Sananta Rp 4,78 miliar, Victor Dethan Rp 3,91 miliar, Syahrul Lasinari Rp 4,48 miliar, serta Mufli Hidayat Rp 869,08 juta.
“Pergerakan agresif ditunjukkan Persebaya Surabaya menatap musim 2026/2027. Demi merealisasikan ambisi juara sebelum usia 1 abad, manajemen mulai membidik sejumlah pemain yang familiar dengan skema Bernardo Tavares,” tulis @soccer__app.
Langkah agresif itu tidak lepas dari target besar manajemen menghadirkan trofi sebelum klub genap berusia satu abad. Karena itu, Persebaya Surabaya mulai fokus membangun skuad kompetitif sejak awal jendela transfer.
Baca Juga: Rizky Ridho Minta Maaf ke Jakmania! Persija Jakarta Resmi Kubur Target Juara Musim Ini
Mengapa Ramadhan Sananta Jadi Transfer Paling Ditunggu?
Nama Ramadhan Sananta menjadi rumor paling panas dalam daftar incaran Persebaya Surabaya musim depan. Bomber Timnas Indonesia itu disebut sudah mencapai kata sepakat untuk bergabung bersama Green Force.
Kabar tersebut dibongkar akun sepak bola Indonesia @gosball pada Kamis (14/5/2026). Dalam unggahannya, akun itu menyebut Ramadhan Sananta dan Syahrul Lasinari bakal merapat ke Persebaya Surabaya.
“Syahrul Lasinari (RB/26th) Ramadhan Sananta (CF/23th) bakal bergabung dengan Persebaya. Syahrul Lasinari musim ini bermain untuk PSM Makassar sedangkan Ramadhan Sananta musim ini bermain untuk klub asal Brunei, DPMM FC total mencetak 4 gol dari 27 laga di semua kompetisi,” tulis @gosball.
Kabar itu makin memperkuat rumor lama yang sudah muncul sejak awal musim lalu. Saat itu, Ramadhan Sananta memang sempat dikaitkan dengan Persebaya Surabaya sebelum akhirnya memilih bertahan di DPMM FC hingga akhir musim.
Kehadiran striker berusia 23 tahun itu memang sangat dinantikan Bonek dan Bonita. Sebab, Persebaya Surabaya sempat mengalami krisis penyerang pada putaran kedua musim lalu.
Baca Juga: Duel Persik vs Persija Jadi Laga Spesial, Marcos Reina Targetkan Tiga Poin di Kediri
Bagaimana Peluang Persebaya Surabaya Dapatkan Sananta Gratis?
Peluang Persebaya Surabaya merekrut Ramadhan Sananta kini terbuka semakin lebar. Kontrak sang pemain bersama DPMM FC sudah berakhir musim ini.
“Terima kasih, @m.ramadhansn dan @goleiromichel, atas setiap momen, setiap perjuangan, dan setiap kenangan yang telah kalian berikan kepada klub musim ini.
Semangat, kerja keras, dan dedikasi kalian akan selalu dihargai oleh para penggemar dan semua orang di klub. Tidak pernah mudah untuk mengucapkan selamat tinggal, tetapi kami bersyukur telah berbagi perjalanan ini bersama.
Semoga kalian berdua mendapatkan yang terbaik dan semoga sukses di babak selanjutnya dalam karier kalian. Semoga kesuksesan selalu menyertai kalian di mana pun sepak bola membawa kalian. Sekali menjadi keluarga DPMM FC, selamanya menjadi keluarga DPMM FC.” tulis DPMM FC di kanal media resmi mereka.
Situasi itu membuat Persebaya Surabaya berpotensi mendapatkan eks striker PSM Makassar tersebut tanpa biaya transfer. Faktor kedekatan dengan Bernardo Tavares juga disebut bisa mempermudah proses negosiasi.
Sebelumnya, akun @transfernews__ft pernah mengungkap kemungkinan transfer Ramadhan Sananta ke Persebaya Surabaya.
Dalam unggahannya, transfer itu disebut bisa terjadi pada paruh musim maupun awal musim 2026/2027.
“RUMOR Persebaya Surabaya, kabarnya tertarik untuk mendatangkan striker lokal Indonesia, Ramadhan Sananta (23). Ramadhan Sananta saat ini bermain untuk DPMM FC Malaysia (1tier), dan telah mencatatkan 2 Gol 1 Assist dalam 15 Pertandingan,” tulis @transfernews__ft.
“Namun tetapi, Ada 2 kemungkinan Sananta bergabung dengan Persebaya, Ntah pada paruh musim Super League Indonesia 2025/26, atau Musim Baru Super League Indonesia 2026/27,” lanjut unggahan tersebut.
Dengan status kontrak yang segera habis, kans transfer Ramadhan Sananta ke Persebaya Surabaya memang semakin realistis. Apalagi Green Force membutuhkan sosok striker tajam untuk bersaing di papan atas musim depan.
Mengapa Syahrul Lasinari Ikut Jadi Sorotan?
Selain Ramadhan Sananta, nama Syahrul Lasinari juga masuk daftar transfer prioritas Persebaya Surabaya. Bek kanan milik PSM Makassar itu disebut sudah diamankan untuk musim depan.
Nilai pasar Syahrul Lasinari bahkan mencapai Rp 4,48 miliar dan menjadi salah satu yang tertinggi dalam daftar rumor transfer Green Force. Kehadirannya diproyeksikan menambah kedalaman sektor pertahanan kanan.
Pengalaman Syahrul Lasinari bermain di bawah arahan Bernardo Tavares saat di PSM Makassar juga jadi nilai plus. Faktor itu membuat adaptasinya diprediksi bakal lebih cepat jika resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya.
Selain dua nama tersebut, Marselino Ferdinan juga terus dikaitkan dengan Green Force. Gelandang Timnas Indonesia itu dianggap bisa meningkatkan kreativitas lini tengah Persebaya Surabaya musim depan.
Victor Dethan dan Mufli Hidayat pun tidak luput dari radar transfer. Dua pemain muda itu dinilai cocok untuk proyek jangka panjang menuju era baru Persebaya Surabaya sebelum usia 100 tahun.
Kini, publik Surabaya tinggal menunggu realisasi rumor-rumor tersebut saat bursa transfer resmi dibuka. Jika seluruh target berhasil didatangkan, kekuatan Persebaya Surabaya musim depan dipastikan bakal jauh lebih mengerikan.