← Beranda
2 Laga Tanpa Poin, Bali United Fokus Benahi Permainan Jelang Akhir Musim Super League
Andre Rizal HanafiRabu, 13 Mei 2026 | 20.00 WIB
Pelatih Bali United Johny Jansen. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Bali United FC kembali harus menerima hasil kurang memuaskan di pekan ke-32 BRI Super League 2025/26. 

Bermain di kandang sendiri di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (11/5) malam, Serdadu Tridatu kalah tipis 2-3 dari Borneo FC Samarinda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tekanan sejak menit awal.

Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi Bali United. Tambahan nol poin membuat mereka tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 45 poin.

Baca Juga: Taisei Marukawa Ungkap Kunci Kebangkitan Dewa United di Penghujung Super League

Sementara itu, kemenangan penting ini menjaga peluang Borneo FC dalam persaingan papan atas sekaligus terus menempel Persib Bandung di jalur perebutan gelar juara musim ini.

Meski gagal memetik hasil positif, pelatih Bali United, Johnny Jansen, tetap melihat adanya perkembangan dalam permainan anak asuhnya. 

Menurutnya, para pemain mulai memahami pola dan filosofi permainan yang selama ini ingin diterapkan.

Baca Juga: Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan

Johnny Jansen menilai progres tim terlihat terutama saat membangun serangan dan menguasai permainan di lini depan. 

Ia menyebut Bali United sudah tampil lebih berani dan agresif dibanding beberapa pertandingan sebelumnya.

“Para pemain mulai memahami bagaimana cara kami ingin bermain, dan itu perkembangan yang bagus. Bisa dilihat bagaimana perkembangan tim ini,” ujar Jansen dikutip dari ileague.id.

Pelatih asal Belanda tersebut juga menyoroti pentingnya konsistensi jika Bali United ingin kembali bersaing di papan atas pada musim mendatang. Menurutnya, kualitas permainan mulai terbentuk, tetapi kestabilan performa masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.

Sejak awal laga, Bali United memang tampil menekan di depan pendukung sendiri. Mereka beberapa kali mampu menciptakan peluang berbahaya dan memaksa lini pertahanan Borneo FC bekerja keras. Namun efektivitas penyelesaian akhir masih belum maksimal.

Di sisi lain, Borneo FC tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang yang didapat. Ketajaman lini depan Pesut Etam menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut hingga akhirnya mereka mampu membawa pulang tiga poin penting dari Gianyar.

Baca Juga: Dicky Kurniawan Bongkar Rahasia Persijap Jepara Lolos dari Zona Degradasi Musim Ini

Johnny Jansen berharap timnya bisa segera memperbaiki kekurangan dalam dua laga tersisa musim ini. 

Bali United kini fokus menutup kompetisi dengan hasil positif sambil terus membangun fondasi permainan yang lebih matang untuk musim depan.

Pada pekan ke-33 nanti, Bali United dijadwalkan kembali bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC, Minggu (17/5) sore.

EDITOR: Banu Adikara