JawaPos.com — Persebaya Surabaya memantau kondisi lima pemain jelang laga tandang melawan Semen Padang pada pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion H. Agus Salim, Jumat (15/5). Koko Ari Araya, Malik Risaldi, Rachmat Irianto, Alfan Suaib, dan Sadida Nugraha masih menjalani pemulihan setelah pertandingan intens melawan Persis Solo di Stadion Manahan.
Laga kontra Persis Solo memang menyisakan perhatian serius bagi tim pelatih dan departemen medis Green Force. Intensitas tinggi pertandingan membuat beberapa pemain harus mendapatkan penanganan selepas laga.
Koko Ari dan Malik Risaldi Jadi Perhatian
Kondisi Koko Ari Araya menjadi sorotan setelah dirinya terlihat terpincang pada babak kedua saat menghadapi Persis Solo.
Pemain berusia 26 tahun tersebut akhirnya ditarik keluar pada menit ke-60 dan digantikan Dimas Wicaksono Putra Rahman.
Chief Medical Officer Persebaya Surabaya dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO memastikan kondisi Koko sudah berangsur membaik.
Tim medis juga terus memantau perkembangan pemain asal Surabaya tersebut agar siap tampil pada laga berikutnya.
“Untuk Koko, pada pertandingan kemarin dia mengalami kram. Namun dari komunikasi terakhir, kondisinya sudah membaik dan pulih,” ujar dr. Tommy.
Selain Koko Ari, Malik Risaldi juga tidak bermain penuh saat menghadapi Persis Solo. Winger lincah Persebaya Surabaya itu hanya tampil selama 45 menit sebelum digantikan Mikael Tata pada awal babak kedua.
Menurut dr. Tommy, kondisi Malik menunjukkan perkembangan positif setelah pertandingan. Namun tim medis masih melakukan observasi untuk memastikan kebugarannya tetap stabil menjelang lawatan ke Padang.
“Sementara Malik juga menunjukkan perkembangan yang positif. Meski begitu, kami masih terus melakukan observasi, terutama terkait kondisi fisiknya setelah pertandingan kemarin,” imbuhnya.
Tiga Pemain Masih Jalani Pemulihan Cedera
Selain Koko Ari dan Malik Risaldi, Persebaya Surabaya juga masih memantau tiga pemain lain yang sedang menjalani pemulihan cedera. Mereka adalah Rachmat Irianto, Alfan Suaib, dan Sadida Nugraha.
Ketiga pemain tersebut masih berada dalam pengawasan khusus departemen medis Green Force. Tim dokter dan fisioterapis terus melakukan evaluasi agar proses pemulihan berjalan maksimal di tengah jadwal kompetisi yang padat.
“Selain kedua pemain tersebut, masih ada beberapa pemain yang berada dalam pantauan khusus tim medis, terutama pemain yang sedang menjalani pemulihan cedera seperti Irianto, Alfan, dan Sadida,” kata dr. Tommy.
Persebaya Surabaya memang membutuhkan kedalaman skuad yang maksimal pada akhir musim ini.
Kehadiran pemain-pemain inti menjadi penting untuk menjaga performa tim dalam perebutan posisi terbaik klasemen Super League 2025/2026.
Departemen medis klub juga bergerak cepat memberikan penanganan kepada pemain yang mengalami keluhan selepas pertandingan.
Penanganan dilakukan langsung oleh dokter tim bersama fisioterapis untuk mempercepat proses recovery.
“Secara keseluruhan kondisi pemain Persebaya dalam keadaan cukup baik. Beberapa pemain yang sempat mengalami keluhan setelah pertandingan juga sudah mendapatkan penanganan dari tim medis, baik dokter tim maupun fisioterapis,” jelasnya.
Baca Juga: 7 Laga Tanpa Ernando Ari! Andhika Ramadhani Malah Menjelma Tembok Baru Persebaya Surabaya
Bernardo Tavares Tambah Waktu Istirahat
Pelatih Bernardo Tavares mengambil langkah khusus untuk menjaga kebugaran pemain jelang laga melawan Semen Padang. Salah satunya dengan memberikan tambahan waktu istirahat kepada skuad Green Force.
Keputusan tersebut diambil agar proses pemulihan pemain berjalan lebih optimal setelah pertandingan berat di Stadion Manahan. Kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama karena kompetisi memasuki fase akhir musim.
“Selain itu, pelatih juga memberikan tambahan waktu istirahat untuk membantu proses pemulihan seluruh pemain,” tambah dr. Tommy.
Langkah tersebut dinilai penting karena Persebaya Surabaya masih harus menjalani laga tandang yang tidak mudah.
Meski Semen Padang sudah dipastikan terdegradasi ke Championship musim depan, pertandingan diprediksi tetap berjalan ketat.
Tim asal Sumatera Barat itu dipastikan ingin menutup musim dengan hasil positif di kandang sendiri. Situasi tersebut membuat Persebaya Surabaya wajib datang dengan kondisi pemain yang benar-benar siap.
Persebaya Surabaya Jaga Stabilitas Tim
Tim medis Persebaya Surabaya terus menjaga komunikasi dengan seluruh pemain selama masa pemulihan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi skuad tetap stabil menghadapi pekan-pekan akhir kompetisi.
dr. Tommy menegaskan pemantauan tidak hanya dilakukan kepada pemain yang mengalami cedera. Seluruh anggota skuad tetap mendapatkan perhatian agar kebugaran mereka terjaga.
“Pada dasarnya tim medis terus melakukan komunikasi dan pemantauan terhadap seluruh pemain agar kondisi mereka tetap terjaga dan siap untuk pertandingan berikutnya,” pungkasnya.
Persebaya Surabaya kini berharap seluruh pemain bisa segera pulih dan kembali dalam kondisi terbaik.
Kehadiran pemain inti sangat dibutuhkan untuk menjaga konsistensi performa Green Force saat menghadapi Semen Padang pada Jumat (15/5/2026) di Stadion H. Agus Salim.