← Beranda
Bernardo Tavares Redam Euforia Persebaya, Persis Solo Dinilai Tetap Berbahaya
Andre Rizal HanafiSabtu, 9 Mei 2026 | 20.29 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares. (Dok. Persebaya Surabaya)

 

JawaPos.com–Persebaya Surabaya datang ke pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 dengan modal yang sangat meyakinkan. Tiga kemenangan beruntun berhasil diraih green force dengan catatan impresif, mencetak 10 gol tanpa sekali pun kebobolan jelang lawan Persis Solo.

Namun, situasi positif itu tidak membuat pelatih Persebaya Bernardo Tavares terlena. Menghadapi Persis Solo pada lanjutan super league di Stadion Manahan, Sabtu (9/5) malam, pelatih asal Portugal tersebut justru memilih meredam euforia di dalam timnya.

Menurut Bernardo Tavares, pertandingan Persebaya melawan Persis tidak bisa dilihat hanya dari posisi klasemen. Meski saat ini Persis masih berada di zona degradasi, mereka dinilai tetap memiliki kekuatan besar ketika bermain di kandang sendiri.

Baca Juga: Persib Vs Persija Jadi Penentu Juara, Andrew Jung Siap Kubur Asa Macan Kemayoran

Bernardo Tavares mengingatkan, Persis tampil cukup kuat di Stadion Manahan sepanjang musim ini. Bahkan pada putaran pertama, mereka hanya kalah dua kali saat bermain di kandang, yakni dari Borneo FC dan Persib Bandung.

”Persis Solo di kandang merupakan tim yang kuat. Mereka hanya kalah dua kali pada putaran pertama,” ujar Bernardo Tavares dikutip dari ileague.id.

Selain itu, pelatih berusia 45 tahun tersebut juga menyoroti tren positif Persis dalam beberapa laga kandang terakhir. Tim Laskar Sambernyawa mampu meraih kemenangan atas Bhayangkara Presisi Lampung FC, Madura United FC, Bali United FC, hingga Persik Kediri.

Baca Juga: Persis Solo Siap Mati-matian Hadapi Persebaya demi Menjaga Asa Bertahan di Liga 1

Catatan tersebut membuat Persebaya tak ingin datang dengan rasa percaya diri berlebihan. Bernardo menegaskan bahwa performa bagus dalam beberapa pertandingan sebelumnya tidak akan berarti jika pemain kehilangan fokus di atas lapangan.

”Kami sedang berada dalam momen yang bagus, tetapi itu tidak akan membantu jika kami tidak menunjukkan sikap yang benar di dalam pertandingan,” kata Bernardo Tavares.

Bernardo Tavares juga menilai tim yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi biasanya memiliki motivasi lebih besar. Situasi itu membuat pertandingan menjadi jauh lebih sulit dibandingkan yang terlihat di atas kertas.

Menurut dia, Persis dipastikan akan tampil habis-habisan demi mengamankan poin penting untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dia meminta seluruh pemain Persebaya belajar dari beberapa hasil buruk musim ini. Kekalahan dari Madura United dan Persija Jakarta menjadi contoh bahwa laga melawan tim yang sedang berada dalam tekanan selalu sulit diprediksi.

Karena itu, fokus dan konsentrasi sepanjang pertandingan menjadi hal utama yang terus ditekankan Bernardo kepada anak asuhnya. Menurut Bernardo Tavares, memasuki akhir musim BRI Super League 2025/26, faktor mentalitas dan sikap di lapangan memiliki peran yang sama pentingnya dengan kualitas permainan.

”Cara terbaik menghargai pekerjaan kami adalah dengan mencoba memenangkan pertandingan dan menunjukkan sikap yang baik di setiap momen pertandingan,” tandas Bernardo Tavares.

Baca Juga: Wasit Uzbekistan Dikabarkan Pimpin Duel Klasik Persija Jakarta Vs Persib Bandung

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah