JawaPos.com–Persis Solo membawa motivasi besar saat menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5) malam. Laga yang dimulai pukul 19.00 WIB itu menjadi salah satu pertandingan paling menentukan bagi Laskar Sambernyawa musim ini.
Saat ini, Persis masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Posisi tersebut membuat tim kebanggaan Kota Solo berada di zona degradasi dan terancam turun kasta pada musim depan.
Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan, Persis tidak punya banyak pilihan selain meraih kemenangan. Tambahan tiga poin atas Persebaya menjadi target utama untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Wasit Uzbekistan Dikabarkan Pimpin Duel Klasik Persija Jakarta Vs Persib Bandung
Situasi semakin menekan setelah dua tim lain, yakni PSBS Biak dan Semen Padang FC, dipastikan terdegradasi lebih dulu. Persis tentu tidak ingin mengikuti jejak tersebut dan bertekad memperjuangkan nasib mereka hingga akhir musim.
Pelatih Persis Solo Milomir Seslija memastikan anak asuhnya berada dalam kondisi siap tempur menghadapi Persebaya. Persiapan dilakukan dengan fokus memperbaiki kekurangan dari pertandingan sebelumnya, baik dari sisi taktik maupun penyelesaian akhir.
Menurut pelatih yang akrab disapa Milo itu, laga kontra Persebaya bukan sekadar pertandingan biasa. Dia menilai duel ini sangat menentukan perjalanan Persis di sisa musim kompetisi.
Baca Juga: Jelang Lawan Persijap, Pablo Ganet Tegaskan Persita Ingin Tutup Musim dengan Rekor Baru
”Kita tahu betapa berharganya pertandingan lawan Persebaya besok. Kami ingin membentuk kekuatan untuk klub ini dan mencapai tujuan bertahan di liga,” ujar Milo dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan dikutip dari ileague.id.
Milo juga mengingatkan pemainnya untuk menjaga kekompakan dan fokus sepanjang pertandingan. Dia percaya kerja sama tim menjadi faktor penting agar strategi yang sudah disiapkan bisa berjalan maksimal di lapangan.
Meski menghadapi lawan yang memiliki kualitas pemain merata, Milo mengaku tim pelatih sudah mempelajari permainan Persebaya. Analisis terhadap kekuatan dan kelemahan lawan dilakukan untuk membantu Persis tampil lebih efektif.
Selain faktor teknis, Persis mendapat suntikan semangat tambahan dari kehadiran suporter di Stadion Manahan. Setelah dua laga tanpa dukungan langsung dari tribun, atmosfer pertandingan kali ini diyakini akan memberi energi positif bagi tim tuan rumah.
”Dukungan suporter sangat penting bagi kami. Sudah lama rasanya bermain tanpa mereka dan besok situasinya akan lebih baik untuk tim,” kata Milo.
Atmosfer Manahan diprediksi akan berlangsung panas dan penuh tekanan. Persis sadar, kemenangan atas Persebaya bisa menjadi titik balik untuk menjaga asa bertahan di BRI Super League musim depan.
Baca Juga: Persija Hadapi Persib di Samarinda, Mauricio Souza Percaya Dukungan Jakmania Tetap Membara