← Beranda
Kabar Buruk Persija Jakarta! Laga Kontra Persib Bandung Bisa Digelar di Samarinda, Panpel Borneo FC Beri Bocoran
Andika RachmansyahRabu, 6 Mei 2026 | 18.54 WIB
Selebrasi pemain Persib Bandung Beckham Putra Nugraha usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta saat pertandingan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (Taofik Achmad Hidayat)

JawaPos.com - Lokasi duel klasik Persija Jakarta vs Persib Bandung masih menjadi misteri. Terbaru, laga penuh gengsi itu kemungkinan akan digelar di luar Pulau Jawa, tepatnya di Samarinda.

Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung akan tersaji pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- akan memainkan laga kandang tersebut pada Minggu (10/5/2026) mendatang. Namun hingga kini, lokasi kandang tersebut masih menjadi misteri besar.

Persija Jakarta telah berupaya memainkan laga kandangnya itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dan Jakarta International Stadium (JIS). Namun peluang untuk menggelar laga di Jakarta menipis, karena surat perizinan yang tak kunjung keluar dari semua pihak terkait, baik kepolisian maupun pengelola.

Kabar soal lokasi pertandingan tersebut kini makin simpang siur. Berhembus kabar kalau duel klasik itu akan dimainkan di Bali atau Surabaya. Lalu kini kabar terbaru, duel Persija Jakarta vs Persib Bandung akan dimainkan di kandang Borneo FC, yakni Stadion Segiri Samarinda.

Kabar tersebut pun dikonfirmasi oleh Safety and Security Officer (SSO) Borneo FC, Ahmad Herman Almuflih. Herman mengungkapkan bahwa Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta telah menghubungi Borneo FC untuk menjadikan Stadion Segiri sebagai salah satu opsi jika duel klasik melawan Persib Bandung tak bisa digelar di Jakarta.

“Ya benar saya di info oleh pihak manajemen Borneo bahwa pihak panpel Persija ada menghubungi secara lisan bahwa Stadion Segiri menjadi salah satu stadion alternatif Persija vs Persib jika seandainya pertandingan tersebut tidak dapat digelar di Jakarta,” kata Herman saat dihubungi wartawan, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga: Menang Kontra Semen Padang Jadi Solusi! Marcos Reina Kejar 3 Poin Selamatkan Persik Kediri Bertahan di Super League

Herman menjelaskan proses tersebut masih penjajakan. Soal proses perizinan, kata dia, akan diurus sepenuhnya diurus oleh Panpel Persija dengan pihak-pihak terkait. Pihaknya hanya membantu pelaksanaan laga di Stadion Segiri.

“Benar masih penjajakan. Menurut info jika pihak Persija jadi menggunakan Stadion Segiri, meereka langsung yang mengurus perijinan. Untuk panpel Borneo hanya meyediakan sumber daya saja,” terang Herman. 

Skuad Macan Kemayoran bisa dikatakan cukup dirugikan jika laga kandang Persib Bandung tidak digelar di Jakarta. Jika hal ini terjadi, maka Persija Jakarta lagi-lagi harus terusir untuk memainkan duel klasik tersebut di kotanya sendiri.

Baca Juga: Rekor David da Silva! Bomber Malut United Ukir Sejarah Top Skor Tertua Liga Indonesia, Pecahkan Capaian Ilija Spasojevic

Persija Jakarta terakhir kali menjamu Persib Bandung di Jakarta, tepatnya di SUGBK, pada 2019 atau tujuh tahun yang lalu. Selebihnya, Macan Kemayoran selalu terusir dari Jakarta utuk memainkan laga kandang dalam duel klasik tersebut.

Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, menjadi venue favorit apabila terusir dari Jakarta.

Head to Head Persija Jakarta vs Persib Bandung

JawaPos.com pun akan coba mengulas seperti apa kekuatan antarlini kedua kesebelasan. Mana lebih kuat, Persija Jakarta atau Persib Bandung?

Kiper

Persija Jakarta memiliki dua kiper andalan yang secara bergantian tampil pada musim ini, yaitu Carlos Eduardo dan Andritany Ardhiyasa. Agaknya, Persija Jakarta akan menjadikan Eduardo sebagai kiper utamanya ketika melawan Persib Bandung nanti.

Kiper asal Brasil itu tampil cukup oke bersama Persija Jakarta, dengan mencatat 20 kali penampilan. Eduardo kerap melakukan penyelamatan-penyelamatan krusial saat dipercaya mengawal gawang Macan Kemayoran. Total Eduardo sudah mencatat delapan clean sheet bersama tim Ibu Kota di musim ini.

Sementara, Persib Bandung pastinya bakal menurunkan kiper andalannya yakni Teja Paku Alam. Harus diakui bahwa penampilan kiper berusia 32 tahun itu sangat gemilang di musim ini. Bayangkan saja, Teja mencatatkan 17 clean sheet dari 28 penampilan di Super League musim ini.

Catatan impresif itu mengantar Teja resmi menyamai rekor yang dimiliki kiper legendaris Yoo Jae-hoon, sekaligus memecahkan rekor sebelumnya milik Andritany Ardhiyasa dengan 15 clean sheet. Dengan performa impresifnya, Teja bisa dikatakan akan menjadi momok bagi skuad Persija Jakarta pada laga akhir pekan nanti.

Persib Bandung vs Persija Jakarta saat pertandingan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (Taofik Achmad Hidayat)
Persib Bandung vs Persija Jakarta saat pertandingan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (Taofik Achmad Hidayat)

Belakang

Persija Jakarta punya Rizky Ridho dalam mengawal pertahanan. Penampilan dari kapten tim Macan Kemayoran itu sangat konsisten di musim ini, terlepas dirinya berduet dengan siapa di lini belakang.

Dalam lima laga terakhir, pelatih Mauricio Souza kerap menduetkan Rizky Ridho dengan Paulo Ricardo. Hasilnya pun sangat oke, dengan Persija Jakarta hanya kebobolan sebiji gol saja dalam lima laga terakhir. Gol itu tercipta kala Macan Kemayoran imbang 1-1 lawan PSIM Yogyakarta.

Namun, Persib Bandung juga punya pemain bertahan yang tak kalah hebat. Tercatat ada dua pemain bertahan yang mengemas penampilan cukup banyak bersama Pangeran Biru, yakni Federico Barba dan Patricio Matricardi.

Barba dan Matricardi selalu berduet dalam beberapa laga, terkhusus di tiga laga terakhir Persib Bandung. Kedua pemain itu juga cukup produktif dalam urusan mencetak gol. Barba tercatat sudah mengemas lima gol, sementara Matricardi dua gol.

Tengah

Pada persaingan lini tengah, bisa dibilang Persija Jakarta dan Persib Bandung sama-sama kuat. Kedua kesebelasan punya pemain-pemain berkualitas dalam mengatur aliran bola serta bertahan dengan cukup baik.

Persija Jakarta memiliki dua pemain andalan di sektor lini tengah yakni Fabio Calonego dan Van Basty Sousa. Duet Calonego-Sousa ini tampil cukup apik dalam beberapa pertandingan terakhir Macan Kemayoran. Calonego sendiri punya kekuatan khusus dengan tendangan bola mati dan tendangan jarak jauh yang mematikan.

Sementara itu, Persib Bandung juga punya pemain tengah yang tak kalah hebat. Sedikitnya ada dua nama yang patut menjadi sorotan, yakni Thom Haye dan Marc Klok. Sebagai kapten, Klok memiliki peranan penting dalam tubuh Pangeran Biru.

Haye pun juga patut diwaspadai Persija Jakarta. Eks gelandang Almere City itu punya kelebihan dalam urusan mengirim umpan, yang cukup memanjakan para pemain. Gelandang berusia 31 tahun itu juga cukup produktif dalam mencetak gol, dengan sudah mengemas empat gol.

Persib Bandung vs Persija Jakarta saat pertandingan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (Taofik Achmad Hidayat)
Persib Bandung vs Persija Jakarta saat pertandingan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (Taofik Achmad Hidayat)

Depan

Sama seperti lini tengah, sektor penyerangan kedua kesebelasan punya jagoannya masing-masing. Persija Jakarta punya trio mematikan Allano Lima, Maxwell Souza, dan Gustavo Almeida. Trio Brasil itu cukup pandai dalam menjebol gawang lawan di musim ini.

Maxwell Souza tercatat sudah mengemas 15 gol, menjadikannya pemain ketiga tertajam di Super League sejauh ini. Kemudian Allano mengoleksi sembilan gol, dan Gustavo tujuh gol. Jadi, Persib Bandung wajib hati-hati dengan trio Brasil yang dimiliki Macan Kemayoran.

Namun demikian, Persib Bandung juga punya juru gedor yang tak kalah oke. Biasanya, Pangeran Biru akan memainkan skema tiga pemain di lini serang. Biasanya, pelatih Bojan Hodak menempatkan satu juru gedor, antara Andrew Jung atau Ramon Tanque. Keduanya sama-sama punya catatan apik, Jung mencatat 11 gol sementara Ramon delapan gol.

Jangan lupa juga, Persib Bandung punya pemain sayap berkualitas yang kerap menyuplai bola dengan mulus kepada strikernya. Setidaknya ada tiga pemain sayap yang patut diwaspadai, yakni Berguinho, Uilliam Barros, dan Beckham Putra. Beckham bahkan boleh dibilang menjadi momok bagi Persija Jakarta, karena sukses membawa timnya menang pada pertemuan pertama.

Sementara Berguinho merupakan winger lincah asal Brasil yang dimiliki Persib Bandung. Eks pemain Borneo FC itu sudah mengoleksi sembilan assist dan dua gol untuk skuad Pangeran Biru di musim ini.

Selebrasi pemain Persib Bandung Beckham Putra Nugraha usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta saat pertandingan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (Taofik Achmad Hidayat)
Selebrasi pemain Persib Bandung Beckham Putra Nugraha usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta saat pertandingan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). (Taofik Achmad Hidayat)
EDITOR: Hendra