← Beranda
Prediksi Persib Bandung vs PSIM Yogyakarta, Antara Tekanan dan Kepercayaan
Edi YuliantoSenin, 4 Mei 2026 | 14.04 WIB
Marc Klok di depan ribuan Bobotoh di GBLA, dan mereka kini bakal menghadapi PSIM Yogyakarta. (Dok. Persib)

 

JawaPos.com - Persib Bandung ingin melanjutkan tren positif usai melakukan comeback luar biasa saat mempermalukan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC. Kemenangan yang membawa Persib kembali ke puncak klasemen, kini akan menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-31 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Senin (4/5) sore.

Pelatih Persib Bojan Hodak mengatakan atmosfer di ruang ganti begitu positif. Epic comeback melawan Bhayangkara FC adalah faktornya. “Hanya berselang empat hari di antara pertandingan-pertandingan ini, atmosfer (tim) sedang bagus karena hasil pertandingan terakhir dan performa di babak kedua saja,” kata Hodak. 

Persib tak mau memandang sebelah mata PSIM Yogyakarta yang kini menghuni posisi 10 klasemen sementara. Tim asuhan Jean-Paul van Gastel itu tak bisa Hodak kalahkan pada putaran pertama. Baginya, Laskar Mataram adalah tim yang cukup terorganisasi dengan baik.

Baca Juga: Persib vs PSIM: Bojan Hodak Wanti-Wanti Ancaman Tim Kuda Hitam, Laga Diprediksi Berlangsung Sengit!

“Kami sedang fokus pada Yogya (PSIM), tim yang terorganisir dengan baik, sulit dikalahkan di semua pertandingan mereka, bahkan ketika mereka kalah, mereka kalah dengan selisih satu gol saja. Tak ada yang (meremehkan) mereka, tim yang bekerja sangat keras,” tuturnya. 

Hodak memperkirakan Maung Bandung akan kesulitan menghadapi Ze Valente dkk. Namun, rekor kandang bisa menjadi modal tim Biru Barat meraih hasil maksimal. Seperti diketahui Persib belum pernah kalah di kandang musim ini. 

“Jadi, saya memperkirakan pertandingan yang sulit, tapi saya berharap di akhir pertandingan kami akan mendapatkan hasil yang positif,” harap Hodak.

Baca Juga: Jadwal Persib vs PSIM Jogjakarta: Laga Krusial Penentu Gelar di Puncak Klasemen Super League 2025/2026

Bek Persib, Federico Barba, menyebutkan dengan kerja keras dan kebersamaan, timnya bisa melalui momen sulit itu untuk terus bertarung di trek juara. Kemenangan terakhir tersebut jadi modal penting melakoni laga selanjutnya, Barba tak ingin kehilangan kesempatan memenangkan gelar musim ini. 

“Saya rasa dari pertandingan terakhir, kami mendapat banyak kepercayaan diri karena itu jadi pertandingan yang sangat sulit, tetapi kami bisa melewatinya bersama-sama. Dan, ini sangat bagus karena sekarang kami butuh lebih banyak energi,” ucap Barba. 

Dalam perjuangan menjadi juara, Barba menegaskan hanya fokus kepada pertandingan terdekat di depannya. Ia sementara melupakan tiga laga lainnya. Laga melawan PSIM perlu dimenangkan jika tak ingin posisi teratas kembali dikudeta Borneo FC Samarinda. 

“Kami hanya perlu terus mendorong sekarang dan memikirkan pertandingan demi pertandingan karena sekarang pertandingan berikutnya adalah yang terpenting. Saya tidak ingin memikirkan tiga pertandingan lainnya setelah ini dan terus mendorong diri karena kami perlu menang,” paparnya. 

Persib sementara berada di puncak klasemen, punya nilai yang sama dengan Borneo FC 69 poin. Pangeran Biru unggul head-to-head atas Pesut Etam. Pada pekan yang sama Borneo FC akan menjajal Persita Tangerang di Segiri. 

Sementara PSIM Yogyakarta ada di peringkat ke-10 dengan 39 poin. PSIM sedang dalam tren tak meyakinkan dengan empat kekalahan dari lima laga terakhirnya. Bandingkan dengan Persib yang belum juga kembali tersentuh kekalahan pada 18 laga terakhirnya.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Jakmania! Panpel Optimistis "El Clasico" Persija vs Persib Digelar di Jakarta

Menatap laga nanti, Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, mengaku tetap menjaga fokus tim, meski masa recovery tim terbilang cukup singkat. “Persiapan berjalan dengan baik, hanya ada jeda beberapa hari bagi kami, tetapi itu bukan masalah,” kata Jean-Paul Van Gastel pada sesi Pre Match Presss Conference, Minggu (3/5).

Juru taktik asal Negeri Kincir Angin tersebut menilai pertandingan akan menjadi laga yang berat. Meski demikian, dia menegaskan persiapan tim berjalan dengan baik.

“Persib Bandung merupakan salah satu klub terbesar di Indonesia. Laga nanti akan menjadi pertandingan yang sangat berat bagi kedua tim, serta saya rasa akan ada atmosfer yang luar biasa,” ucapnya.

Baca Juga: Venue Persija Jakarta vs Persib Bandung Ditentukan Besok, Ketua Panpel Bung Ferry Beri Bocoran

Dan, dengan persiapan yang ada, Van Gastel menegaskan timnya akan berjuang keras untuk dapat memetik poin dari Persib.

Terkait prediksi Stadion GBLA bakal penuh oleh suporter tuan rumah, Van Gastel mengaku tidak mengkhawatirkan hal tersebut. Menurutnya, pengalaman bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno saat dijamu Persija pada November 2025 justru memberi motivasi tersendiri bagi pemain untuk bisa mencuri poin.

“Terkait motivasi, jika Anda bisa bermain di stadion seperti ini, sama halnya ketika kami bermain tandang melawan Persija dihadapan 55.000 penonton, dan sekarang saya pikir saya bisa hadir di sini dengan 30.000 penonton,” lanjutnya.

Mantan pelatih FC Besiktas tersebut juga melihat tekanan untuk laga itu lebih berat bagi Persib guna memenangkan gelar juara Super League 2025/2026.

“Persib harus menang dari kami karena mereka sedang berusaha memenangi gelar juara, dan pada pertandingan berikutnya mereka harus tandang ke Jakarta, sehingga itu akan menjadi pertandingan yang sangat berat bagi mereka. Jadi, saya pikir ada lebih banyak tekanan bagi mereka dibandingkan bagi kami,” pungkasnya.

EDITOR: Edi Yulianto