JawaPos.com — Persebaya Surabaya berpeluang besar mengamankan poin penuh saat menjamu PSBS Biak pada pekan ke-31 Super League, Sabtu (2/5/2026). Laga di Stadion Gelora Bung Tomo ini jadi momentum penting bagi Green Force untuk menjaga tren positif di penghujung musim.
Performa Persebaya Surabaya tengah menanjak dalam dua laga terakhir yang berakhir dengan kemenangan tanpa kebobolan. Skuad asuhan Bernardo Tavares sukses melibas Arema FC 4-0 dan Malut United 2-0.
Hasil tersebut bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan bukti solidnya lini pertahanan dan tajamnya serangan. Kombinasi lini tengah hingga depan terlihat semakin padu jelang fase krusial kompetisi.
Sebaliknya, PSBS Biak datang dengan kondisi yang jauh dari ideal. Tim berjuluk Badai Pasifik itu kini berada di ambang degradasi setelah delapan kekalahan beruntun yang menghantam mental dan performa mereka.
Lebih parah lagi, PSBS Biak telah kebobolan 21 gol hanya dalam lima laga terakhir. Catatan itu menunjukkan betapa rapuhnya lini belakang mereka saat menghadapi tekanan dari tim lawan.
Situasi tersebut membuat peluang Persebaya Surabaya untuk menang semakin terbuka lebar. Apalagi, mereka akan bermain di hadapan pendukung sendiri yang selalu memberikan energi tambahan.
Baca Juga: Jangan Jemawa! Pesan Terakhir Bernardo Tavares Jelang Persebaya Surabaya Jamu PSBS Biak
Meski diunggulkan, Bernardo Tavares memilih tetap merendah dan meminta timnya tidak terlena. Ia menilai PSBS Biak justru bisa berbahaya karena bermain tanpa beban.
“Kami harus tetap rendah hati. PSBS Biak bermain tanpa beban. Meski mereka berada dalam situasi sulit, itu justru bisa membuat mereka tampil lebih lepas. Karena itu kami harus menghormati mereka,” ujarnya.
Peringatan itu cukup beralasan mengingat tim yang tertekan sering kali tampil lebih berani. Kondisi “nothing to lose” bisa membuat PSBS Biak bermain lebih agresif dan tidak terduga.
Dari segi komposisi pemain, Persebaya Surabaya diprediksi tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1. Nama-nama seperti Toni Firmansyah, Francisco Rivera, hingga Bruno Paraíba akan menjadi tumpuan serangan.
Sementara itu, PSBS Biak kemungkinan tetap menggunakan skema 4-3-3 untuk mencoba menekan sejak awal. Pemain seperti Moses Madjar dan Nelson Alom diharapkan mampu memberi keseimbangan di lini tengah.
Namun, jika melihat kualitas dan konsistensi, Persebaya Surabaya jelas lebih unggul di hampir semua lini. Faktor pengalaman dan kedalaman skuad juga menjadi pembeda signifikan.
Rekor pertemuan kedua tim juga berpihak pada Persebaya Surabaya. Dalam lima laga terakhir, Green Force belum pernah kalah dari PSBS Biak dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Dominasi tersebut memperkuat kepercayaan diri tuan rumah jelang laga. Apalagi, beberapa pemain kunci seperti Bruno Moreiras dan Ernando Ari sudah kembali berlatih meski belum tentu tampil sejak awal.
Kehadiran mereka tetap menjadi suntikan moral penting bagi tim. Kedalaman skuad yang semakin lengkap memberi banyak opsi bagi pelatih untuk mengatur strategi.
Di sisi lain, tekanan besar justru menghantui PSBS Biak. Kekalahan dalam laga ini akan memastikan mereka turun kasta, sehingga situasi semakin sulit bagi tim tamu.
Baca Juga: PSBS Biak Segera Resmi Degradasi di Pekan 31! Persebaya Surabaya Jadi Aktor Intelektual Penyebabnya
Meski begitu, kondisi tersebut bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi mereka tertekan, di sisi lain mereka bisa tampil lepas tanpa beban hasil akhir.
Persebaya Surabaya tetap harus mewaspadai potensi kejutan tersebut. Konsentrasi penuh selama 90 menit menjadi kunci agar tidak terpeleset di laga yang seharusnya bisa dimenangkan.
Jika mampu bermain disiplin dan efektif, peluang mencetak gol terbuka lebar bagi Green Force. Terutama melihat lemahnya koordinasi lini belakang PSBS Biak dalam beberapa pertandingan terakhir.
Dengan segala pertimbangan tersebut, Persebaya Surabaya diprediksi akan mendominasi jalannya pertandingan. Dukungan suporter di Stadion Gelora Bung Tomo juga akan menjadi faktor penting dalam mengunci kemenangan.
Secara keseluruhan, laga ini lebih mengarah pada kemenangan tuan rumah. Persebaya Surabaya punya kualitas, momentum, dan motivasi lebih untuk mengamankan tiga poin.
Prediksi skor akhir mengarah pada kemenangan meyakinkan bagi Green Force. Persebaya Surabaya diperkirakan menang 3-0 atas PSBS Biak.
Baca Juga: Dulu Ahmad Nufiandani, Kini Mikael Tata! Regenerasi Supersub Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Laga ini akan disiarkan langsung di Indosiar dan bisa disaksikan melalui layanan streaming Vidio mulai pukul 15.30 WIB.
Pertandingan ini layak dinanti untuk melihat apakah Persebaya Surabaya mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.