JawaPos.com - Gelandang serang PSIM Yogyakarta, Muhammad Iqbal, menyatakan kesiapannya menghadapi laga pekan ke-30 Super League 2025/2026 saat timnya menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4) sore.
Pemain asal Padang Pariaman itu menegaskan target utama tim adalah meraih tiga poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen sekaligus membalas kekalahan pada pertemuan sebelumnya.
Iqbal menegaskan seluruh pemain sudah siap menghadapi pertandingan penting ini. Ia berharap bisa kembali dipercaya tampil sejak awal dan memberikan kontribusi maksimal.
Baca Juga: PSIM Siap Tempur Lawan Persita, Van Gastel Waspadai Situasi Bola Mati
“Melawan Persita, kita sudah siap untuk semuanya. Untuk laga nanti, semoga kita bisa petik tiga poin,” ujar Iqbal dengan optimistis dikutip dari ileague.id.
Pemain yang sebelumnya membela Semen Padang FC itu mengaku masih terus beradaptasi dengan sistem permainan PSIM.
Pada laga pekan ke-29 lalu, ia untuk pertama kalinya dipercaya masuk starting XI dan mengaku sempat merasakan sedikit grogi. Meski demikian, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan rasa percaya dirinya di laga berikutnya.
Baca Juga: Jelang Lawan PSIM, Carlos Pena Tegaskan Persita Harus Bangkit dan Rebut Tiga Poin
Di musim ini, Iqbal memang belum banyak mendapatkan menit bermain. Ia baru mencatatkan delapan penampilan dengan total 146 menit bersama Laskar Mataram.
Sementara itu, PSIM juga dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh pada laga nanti karena beberapa pemain harus absen.
Rahmatsho Rahmatzoda, Anton Fase, dan Fahreza Sudin masih dalam masa pemulihan cedera. Selain itu, Ezequiel Vidal dan Riyatno Abiyoso harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
PSIM sendiri datang ke laga ini dengan catatan kurang ideal. Dalam enam pertandingan terakhir, tim asuhan Jean Paul Van Gastel belum mampu meraih kemenangan dengan rincian tiga kali imbang dan tiga kali kalah.
Hasil tersebut membuat PSIM harus turun ke peringkat ke-10 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin, jauh dari performa mereka di putaran pertama yang sempat bersaing di papan atas.
Meski begitu, laga kontra Persita menjadi kesempatan penting untuk bangkit. Selain mengincar kemenangan, PSIM juga membawa misi revans setelah pada pertemuan pertama harus menelan kekalahan telak 0-4.
Dukungan suporter di kandang diharapkan bisa menjadi dorongan tambahan bagi tim untuk kembali ke jalur positif dan mengakhiri tren buruk yang sedang berlangsung.