← Beranda
Pentas di Jurang Degradasi! Semen Padang Bertekad Jadikan Madura United Pelampiasan
Andika RachmansyahRabu, 29 April 2026 | 18.16 WIB
Ilustrasi: Sesi latihan Semen Padang. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Duel tim zona degradasi antara Semen Padang vs Madura United bakal tersaji pada pekan ke-30 Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Rabu (29/4/2026) pukul 15.30 WIB.

Pertandingan tersebut sangat krusial bagi kedua kesebelasan, karena sedang berjuang untuk keluar dari zona degradasi. Kabau Sirah -julukan Semen Padang- duduk di peringkat ke-17 dengan 20 poin, sementara Madura United menempati urutan 16 dengan 26 poin.

Sebagai tuan rumah, Semen Padang mengusung misi bangkit. Memang, tambahan tiga poin tidak akan mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara, karena terpaut enam angka dari Madura United. Akan tetapi, tambahan tiga poin sangat berarti bagi Kabau Sirah untuk menjaga asa keluar dari zona merah.

Baca Juga: Sang Raja yang Sudah Semenjana: Indonesia Perdana Gagal Lolos Fase Grup Thomas Cup, Padahal Langganan Masuk Final

Apalagi, Semen Padang dalam periode buruk jelang menghadapi Madura United, dengan menelan kelalahan di empat laga terakhir. Kabau Sirah hanya mampu mencetak satu gol saja ke gawang lawan dan kebobolan sembilan gol. Bahkan di dua laga terakhir, mereka kebobolan lima gol dan tak mampu mencetak gol ke gawang lawan.

Karena itu, Semen Padang mengusung misi bangkit. Imran Nahumarury sebagai pelatih menegaskan telah mempersiapkan skuadnya sebaik mungkin. Baik finishing dan lini pertahanan telah dibenahi guna mengunci kemenangan di laga kandang nanti.

“Kita bermain di laga home, kita butuh kemenangan. Sudah kita siapkan semuanya. Kekurangan yang ada, sudah kita perbaiki. Kelemahan pada finishing jadi pekerjaan rumah kita. Kita juga perbaiki pertahanan kita karena ini juga sangat penting,” kata Imran, dipetik dari laman I.League, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: Prediksi Semen Padang vs Madura United: Duel Hidup Mati Dua Tim Zona Degradasi

Imran menyadari Semen Padang tidak dalam kondisi ideal papan klasemen sementara. Apalagi, kompetisi hanya tinggal menyisakan empat laga. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki tekad yang sama, membawa Kabau Sirah bertahan di Super League.

“Saya melihat anak-anak masih bersemangat dan antusias. Ini bagus untuk kita karena akan hadapi laga yang sangat penting. Kesempatan untuk bertahan masih sangat besar,” tegasnya.

“Tersisa tiga laga home dari total lima laga terakhir, saya selalu tekankan pada pemain, kita tidak hanya bicara secara verbal saja, tapi juga harus buktikan di lapangan. Yang pasti, lima laga terakhir tentu ini adalah final. Harus berjuang sampai akhir kompetisi,” tambah Imran. 

Di saat tim sangat membutuhkan poin, sayangnya Semen Padang justru tampil tidak dengan kekuatan terbaiknya. Empat pemain yang sudah absen di beberapa pekan, termasuk Alhassan Wakaso, dipastikan masih bakal absen. Belum lagi juga bek andalan Angelo Meneses yang absen karena akumulasi kartu kuning.

Sementara, Madura United memiliki modal lebih baik ketimbang Semen Padang. Jika tuan rumah belum mencatat kemenangan dalam empat laga terakhir, Laskar Sape Kerrab justru mencatat dua kemenangan dan dua kekalahan di empat laga terakhirnya.

Namun, Madura United menelan kekalahan dari Dewa United di laga terakhirnya. Kendati demikian, Laskar Sape Kerrab punya modal cukup oke karena menang telak 5-1 atas Semen Padang di putaran pertama Super League 2025/2026.

EDITOR: Banu Adikara