← Beranda
Mauricio Souza Keluhkan Singkatnya Waktu Persiapan Jelang Persija Jakarta Vs Persis Solo
Andika RachmansyahSenin, 27 April 2026 | 02.12 WIB
Pelatih Mauricio Souza memilih fokus evaluasi tim Persija Jakarta. (Instagram @mauricio___souza_)

 

JawaPos.com–Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengungkap masalah yang dialami timnya jelang menghadapi Persis Solo di pekan ke-30 Super League 2025/2026. Souza mengeluhkan singkatnya waktu persiapan skuad Macan Kemayoran, julukan Persija Jakarta.

Persija Jakarta dan klub Super League lainnya bisa dibilang sedang menjalani rintangan yang sama, yakni perihal waktu persiapan yang mepet. Setelah melakoni laga tandang melawan PSIM Jogjakarta pada Rabu (22/4), kini skuad Macan Kemayoran akan menjalani laga kandang kotra Persis Solo.

Sesuai jadwal, Persija Jakarta akan menjamu Persis Solo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (27/4) pukul 19.00 WIB. Artinya, praktis Macan Kemayoran hanya punya waktu persiapan selama lima hari saja.

Baca Juga: Ditahan Imbang New England 1-1, Lionel Messi Gagal Bawa Inter Miami Menang di Kandang Baru

Bahkan secara total, Persija Jakarta memainkan tiga laga sekaligus dalam kurun waktu 10 hari. Mengingat, sebelum melawan PSIM Jogjakarta, Macan Kemayoran memainkan laga tandang lainnya menghadapi PSBS Biak pada (18/4).

Masalah persiapan mepet inilah yang dikeluhkan Souza menjelang laga krusial Persija Jakarta vs Persis Solo.

”Persiapan cukup singkat karena keterbatasan waktu. Seperti yang kalian tahu, kami akan bermain dan sedang menjalani dua pertandingan dalam waktu kurang dari lima hari,” kata Souza dalam konferensi pers jelang laga melawan Persis Solo, Minggu (26/4).

Baca Juga: Jakmania Wajib Simak, Berikut Panduan Akses Masuk dan Keluar saat Persija Jakarta Jamu Persis Solo di SUGBK

Kendati demikian, Souza menegaskan bahwa Persija Jakarta berjalan dengan baik. Juru taktik asal Brasil itu mengungkapkan bahwa fokus utama Macan Kemayoran selama masa persiapan adalah penyelesaian akhir.

”Namun, sesuai dengan yang kami rencanakan, kami berhasil melakukan semua yang ingin kami capai. Kami banyak berlatih soal penyelesaian akhir dan permainan di sepertiga akhir lapangan, agar kami bisa lebih efektif dalam pertandingan,” terang Souza.

Masalah penyelesaian akhir memang menjadi persoalan besar bagi Persija Jakarta. Hal itu bisa dilihat dalam dua laga terakhir mereka, yakni saat menghadapi PSBS Biak dan PSIM Jogakarta.

Meski menang tipis 1-0 atas PSBS Biak, Persija Jakarta gagal memanfaatkan banyak momentum. Begitu juga saat menghadapi PSIM Jogjakarta. Macan Kemayoran tampil begitu dominan dan menciptakan banyak peluang, namun hanya mampu bermain imbang 1-1.

Hasil imbang tersebut membuat Persija Jakarta semakin tertinggal dari dua pesaing teratas yakni Persib Bandung dan Borneo FC. Dalam tabel klasemen sementara Super League musim ini, Macan Kemayoran masih terkunci di posisi ketiga dengan raihan 59 poin, tertinggal tujuh angka dari dua peringkat teratas.

Persija Jakarta wajib memaksimalkan lima laga tersisa musim ini jika ingin memanaskan persaingan gelar juara Super League 2025/2026. Macan Kemayoran haram hukumnya terpeleset di laga melawan Persis Solo besok.

Baca Juga: Profil Kiandra Ramadhipa! Juara Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 di Jerez

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah