JawaPos.com–Dewa United Banten FC harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 2-2 oleh Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Hasil yang diraih di Banten International Stadium, Senin (20/4), terasa pahit bagi tuan rumah yang sempat unggul nyaman dua gol.
Penyerang sayap andalan Dewa United Noah Sadaoui menjadi salah satu pemain yang paling merasakan kekecewaan tersebut. Bagaimana tidak, timnya tampil dominan sejak awal laga dan mampu mengontrol permainan hingga pertengahan babak kedua.
Dewa United bahkan berada di atas angin setelah berhasil unggul 2-0. Namun, situasi berubah di menit-menit akhir pertandingan. Kelengahan lini pertahanan dimanfaatkan Persib untuk mencetak dua gol balasan dan memaksakan hasil imbang.
Baca Juga: Jadi Penyelamat Persib, Andrew Jung Ungkap Rasa Kecewa usai Imbang Lawan Dewa United
”Jujur saja, ini sangat mengecewakan. Kami merasa menguasai pertandingan,” ujar Noah usai laga dikutip dari ileague.id.
Pemain asal Maroko itu menilai timnya sudah tampil cukup solid, baik saat bertahan maupun menyerang. Dia merasa secara permainan, Dewa United mampu mengimbangi bahkan menekan tim papan atas seperti Persib.
”Kami bermain baik secara defensif dan juga menyulitkan mereka saat menyerang,” lanjut Noah Sadaoui.
Baca Juga: Satu Gol Satu Assist, Carlos Franca Antar Persijap Jepara Menjauh Dari Zona Degradasi
Meski kecewa, Noah tetap mencoba melihat sisi positif dari hasil tersebut. Dia menyadari bahwa menghadapi tim pemuncak klasemen bukanlah perkara mudah, sehingga satu poin tetap layak disyukuri.
Menurutnya, hasil ini bisa menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan diri tim di sisa kompetisi. Namun, dia juga menegaskan pentingnya evaluasi, terutama dalam menjaga konsentrasi hingga peluit akhir.
”Kami harus belajar dari kesalahan ini dan terus melangkah,” kata Noah Sadaoui.
Hasil imbang ini membuat Dewa United belum mampu memangkas jarak secara signifikan dengan tim-tim papan atas. Meski begitu, performa yang ditunjukkan sepanjang laga menjadi sinyal bahwa mereka bukan lawan yang mudah.
Penampilan Noah Sadaoui dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa Dewa United memiliki kualitas untuk bersaing dengan tim besar. Tinggal bagaimana mereka menjaga konsistensi dan memperbaiki detail kecil yang kerap menjadi penentu hasil akhir.
Jika mampu belajar dari situasi ini, bukan tidak mungkin Dewa United akan tampil lebih matang di pertandingan-pertandingan berikutnya.