JawaPos.com — Duel panas bertajuk Derbi Suramadu antara Persebaya Surabaya melawan Madura United terancam kehilangan daya ledaknya. Tim tamu kini dibayangi krisis pemain setelah sejumlah pilar diprediksi absen di laga krusial pekan ke-28 Super League 2025/2026.
Situasi ini jelas bukan kabar baik bagi Madura United yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Kondisi kebugaran pemain menjadi persoalan serius yang bisa memengaruhi performa tim saat menghadapi tekanan tinggi dari Green Force.
Pelatih interim Madura United, Rahmad Basuki, mengungkapkan beberapa nama dipastikan sulit tampil dalam laga sarat gengsi tersebut.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Boncos Rp 15 Miliar! Derbi Suramadu Lawan Madura United Terancam Jadi Mimpi Buruk
Dua pemain yang hampir pasti absen adalah Mendonca dan penjaga gawang Miswar Saputra.
Khusus Mendonca, kondisinya belum memungkinkan setelah menjalani operasi akibat cedera kepala yang dialaminya beberapa waktu lalu. Situasi ini membuat lini pertahanan Madura United kehilangan salah satu kekuatan utamanya.
“Kemungkinan besar keduanya akan absen di Derby Suramadu,” kata Rahmad Basuki, Rabu (15/04/2026).
Pernyataan itu mempertegas Madura United harus mencari alternatif lain untuk menutup lubang yang ditinggalkan pemain inti.
Tak hanya dua nama tersebut, kekhawatiran juga menghantui tiga pemain lain yakni Nur Diansyah, Kartika Vedhayanto, dan Aji Kusuma. Ketiganya disebut masih diragukan tampil karena kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.
Menurut Rahmad Basuki, peluang ketiga pemain itu untuk merumput melawan Persebaya Surabaya cukup kecil. Ini membuat opsi rotasi pemain semakin terbatas dan memaksa tim pelatih memutar otak.
Namun, kabar yang paling mengkhawatirkan justru datang dari dua pemain asing andalan, Lulinha dan Brandao. Keduanya mengalami masalah kebugaran yang membuat peluang tampil di Derby Suramadu menjadi tanda tanya besar.
“Justru yang paling mengkhawatirkan adalah yang terbaru kondisi Lulinha dan Brandao. Mereka mengalami masalah di kebugaran mereka,” lanjut Rahmad Basuki.
Kehilangan dua pemain ini jelas bisa mengurangi daya gedor Madura United secara signifikan.
Meski begitu, tim medis dan fisioterapis disebut terus bekerja keras untuk mempercepat proses pemulihan kedua pemain tersebut.
Harapan tetap ada agar Lulinha dan Brandao bisa tampil meski dalam kondisi yang belum sepenuhnya ideal.
“Cuma fisioterapis dan tim dokter juga sudah melakukan usaha yang maksimal untuk bisa segera memulihkan keduanya sehingga kita harapkan mereka bisa turun di pertandingan dengan lawan Persebaya,” tegas Rahmad Basuki.
Pernyataan ini menjadi secercah optimisme di tengah situasi sulit yang dihadapi tim.
Di sisi lain, Rahmad Basuki memastikan dirinya akan tetap berupaya menurunkan komposisi terbaik yang tersedia. Ia tidak ingin mengambil risiko dengan melakukan rotasi besar-besaran jika pemain inti masih bisa dimainkan.
“Selama pemain terbaik yang selama ini kita andalkan kondisinya bagus, kita tidak akan melakukan rotasi pemain. Jadi itu yang menjadi prioritas kami di pertandingan lawan Persebaya,” lanjutnya.
Strategi ini menunjukkan stabilitas tim tetap menjadi fokus utama.
Kondisi ini membuat laga melawan Persebaya Surabaya diprediksi berjalan semakin berat bagi Madura United. Apalagi Green Force dikenal tampil agresif saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Meski dihantui badai cedera, semangat juang para pemain Madura United disebut tidak akan luntur. Semua pemain yang tersedia diyakini tetap memiliki motivasi besar untuk memberikan hasil terbaik.
“Tapi saya yakin siapapun yang turun besok pasti punya motivasi yang sama, punya tujuan yang sama ingin memenangkan pertandingan. Karena semua pemain punya keinginan untuk bisa membantu tim ini supaya bisa keluar dari zona degradasi,” tandas Rahmad Basuki.
Derby Suramadu kali ini bukan sekadar soal rivalitas, tetapi juga pertaruhan nasib bagi Madura United. Di tengah keterbatasan skuad, laga ini menjadi ujian mental sekaligus pembuktian karakter tim.
Sementara bagi Persebaya Surabaya, situasi ini bisa menjadi peluang emas untuk mengamankan poin penuh. Namun, mereka tetap harus waspada karena tim yang tertekan justru sering menghadirkan kejutan.
Dengan kondisi yang tidak ideal di kubu Madura United, tensi pertandingan dipastikan tetap tinggi. Derby Suramadu selalu menyajikan drama, dan kali ini potensi kejutan tetap terbuka lebar.