← Beranda
Tampil Gemilang Lawan Persebaya Surabaya, Allano Brendon Kini Lebih Pede
Andre Rizal HanafiRabu, 15 April 2026 | 05.27 WIB
Pemain Persija Jakarta Allano melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persebaya pada pertandingan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Kemenangan meyakinkan 3-0 Persija atas Persebaya pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/26, Sabtu (11/4) malam, menjadi panggung pembuktian bagi Allano Brendon.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno, gelandang bernomor punggung 17 itu tampil efektif dan penuh percaya diri.

Allano berkontribusi langsung dalam dua gol Persija. Ia mencetak satu gol melalui eksekusi penalti yang tenang serta memberikan assist matang untuk gol yang dicetak Eksel Runtukahu. Penampilan tersebut membuatnya dinobatkan sebagai “Oppo Player of The Match”.

Baca Juga: Borja Martinez Pede Persijap Bertahan, Soroti Motivasi Tinggi dan Kekompakan

Meski menjadi sorotan, Allano memilih merendah. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, bukan hanya kontribusi individu.

“Setelah tiga pertandingan tanpa kemenangan, kami memang punya tekad kuat untuk bangkit. Kami ingin menang di hadapan suporter dan syukur akhirnya bisa meraih tiga poin penting,” ujar Allano usai pertandingan dikutip dari ileague.id.

Ia juga mengakui bahwa gol yang dicetaknya memberi tambahan kepercayaan diri. Namun, ia kembali menekankan bahwa kekompakan tim menjadi faktor utama di balik hasil positif tersebut.

Baca Juga: Ini Rahasia di Balik Gol Spektakuler Gelandang Arema FC Gustavo Franca ke Gawang Persita

“Kemenangan ini menunjukkan posisi yang seharusnya bagi tim. Tapi semua ini karena kerja keras semua pemain, bukan hanya saya,” lanjutnya.

Selain faktor kerja sama tim, Allano menilai atmosfer kandang menjadi salah satu kunci penting. Dukungan suporter di GBK dinilai mampu meningkatkan motivasi para pemain sejak awal laga.

“Kami tahu Persebaya adalah tim kuat. Tapi kami juga punya kekuatan saat bermain di GBK bersama suporter. Kami bisa menjaga ritme permainan sejak awal dan menikmati pertandingan,” jelasnya.

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Persija setelah sempat melalui tiga laga tanpa hasil maksimal. Hasil tersebut juga menjaga peluang tim untuk tetap bersaing di papan atas klasemen.

Selanjutnya, Persija akan menghadapi dua laga tandang yang tidak mudah. Mereka dijadwalkan bertemu PSBS Biak pada 18 April 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke markas PSIM Yogyakarta empat hari kemudian.

Dua laga tersebut akan menjadi ujian konsistensi bagi Macan Kemayoran. Jika mampu mempertahankan performa seperti saat menghadapi Persebaya, peluang untuk meraih poin penuh tetap terbuka.

EDITOR: Banu Adikara