JawaPos.com–Persebaya Surabaya datang ke Jakarta dengan kepercayaan diri tinggi jelang laga kontra Persija Jakarta pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) ini diprediksi berlangsung ketat.
Persija dan Persebaya sama-sama mengincar poin penting di fase krusial super league musim ini. Pelatih Persebaya Bernardo Tavares, menyebut timnya telah menjalani persiapan yang cukup baik.
Waktu jeda yang lebih panjang dari jadwal super league sebelumnya dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik para pemain yang sempat terkuras dalam rangkaian pertandingan padat.
Baca Juga: Prediksi Persija vs Persebaya: Laga Krusial di GBK, Momentum Bangkit Macan Kemayoran
Menurut Bernardo Tavares, kondisi pemain Persebaya memang belum sepenuhnya ideal. Namun, dia memastikan tim pelatih terus memantau perkembangan kebugaran skuad hingga mendekati hari pertandingan lawan Persebaya.
”Para pemain punya waktu istirahat lebih banyak, itu sangat membantu. Tapi memang ada beberapa yang belum 100 persen. Kami akan lihat lagi kondisi mereka sebelum pertandingan,” ujar Bernardo Tavares dikutip dari persebaya.id.
Tak hanya soal fisik, aspek taktik juga menjadi fokus utama. Persebaya disebut sudah menyiapkan pendekatan permainan khusus untuk menghadapi Persija yang dikenal memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.
Baca Juga: Ambisi Persijap Hadiahkan Kemenangan di HUT Jepara ke-477, Ini Tantangannya
Meski beberapa pemain lawan kemungkinan absen, Tavares menilai hal itu tidak akan banyak mengurangi kekuatan tim tuan rumah. ”Persija tetap tim yang kuat. Mereka punya banyak pilihan pemain. Jadi kami harus benar-benar siap,” tambah Bernardo Tavares.
Laga ini juga menyimpan tantangan tersendiri bagi Persebaya. Dalam lima tahun terakhir, tim berjuluk Green Force itu belum pernah meraih kemenangan di GBK. Catatan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk memutus tren negatif.
Meski begitu, Tavares tidak ingin anak asuhnya terbebani statistik masa lalu. Dia lebih menekankan fokus pada permainan dan peluang yang ada di pertandingan nanti.
”Kami tahu ini tidak mudah. Tapi sepak bola selalu memberi peluang untuk kejutan. Kami datang bukan untuk bertahan, kami ingin menang,” tegas Bernardo Tavares.
Secara statistik, pertemuan kedua tim memang cukup seimbang. Dari 13 laga terakhir, Persebaya mencatatkan empat kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Namun, pada pertemuan pertama musim ini, Persebaya harus mengakui keunggulan Persija dengan skor 1-3. Hal itu menjadi pelajaran penting bagi Persebaya untuk tampil lebih efektif dan disiplin.
Dengan kombinasi persiapan fisik, strategi matang, dan motivasi tinggi, Persebaya berharap bisa mencuri poin, bahkan membawa pulang kemenangan dari ibu kota. Pertandingan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga pembuktian bahwa Persebaya mampu bersaing di level tertinggi dan mengakhiri catatan kurang baik mereka di GBK.