← Beranda
Harapan Van Gastel saat PSIM Yogyakarta Menjamu PSM Makassar
Edi Yulianto• Jumat, 10 April 2026 | 19.46 WIB
Skuad PSIM Yogyakarta saat menggelar latihan. (Dok ILeague)

 

JawaPos.com – PSIM Yogyakarta akan menjalani pekan ke-27 Super League 2025/2026 dengan menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4) kick-off pukul 15.30 WIB. Misi untuk mengamankan tiga poin dikibarkan Laskar Mataram mengingat kemenangan menjadi hal yang sulit didapat pada sembilan laga terakhir.

Tercatat, dari sembilan laga terakhir yang dijalani, PSIM hanya mampu mencatat sekali menang, lima kali imbang, dan tiga kali kalah. Satu-satunya kemenangan didapat PSIM saat tandang melawan PSBS Biak pada laga pekan ke-23 lalu dengan menang lewat skor 4-2.

Pada laga terakhir di pekan ke-26 pekan lalu, PSIM harus menyerah 0-1 dari Dewa United FC di kandang lawan. Tak heran jika Laskar Mataram mengusung motivasi tinggi demi mengamankan tiga poin dihadapan pendukung sendiri.

Baca Juga: Preview PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar: Adu Cerdik Para Wonderkid, Savio Sheva dan Gala Pagamo Bersaing Raih 3 Poin

Meski catatan kemenangan tim sedang menjadi sorotan, pelatih kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel menegaskan bahwa proses persiapan lawan PSM tidak mengalami perubahan signifikan.

“Persiapannya, seperti biasa, tetap sama terlepas dari hasil yang kita dapatkan, jadi tidak ada perbedaan. Sudah jelas bahwa kami mencoba memenangkan setiap pertandingan. Jadi tidak ada bedanya apakah kami menghadapi Persija Jakarta, Persib Bandung, Persijap Jepara, atau Semen Padang,” Van Gastel.

Dia mengakui jika evaluasi mendalam telah dilakukan tim pelatih, terutama pada sisi produktivitas gol. Van Gastel menyoroti efisiensi anak asuhnya dalam memaksimalkan peluang yang tercipta selama sembilan laga terakhir.

Baca Juga: Kabar Baik dari PSIM: Pemulihan Anton Fase Hampir Tuntas, Rahmatsho Rahmatzoda Kembali Latihan

“Tentu saja kami sudah berlatih sepanjang musim dalam hal eksekusi dan pengambilan keputusan di sepertiga akhir. Tapi, tampaknya kami memiliki kekurangan dalam kemampuan mencetak gol, karena kami butuh banyak energi untuk menciptakan peluang dan butuh banyak peluang untuk mencetak gol,” dia menambahkan.

Untuk pertandingan nanti, PSIM juga bakal kehilangan dua pemain yang absen akibat cedera maupun akumulasi kartu.

“Saat ini Anton Fase masih belum berlatih. Kita kehilangan Fahreza Sudin karena akumulasi kartu kuning, dan Rahmatsho Rahmatzoda sudah kembali. Jadi, kita akan kehilangan Anton dan Fahreza di laga lawan PSM,” ujar pelatih asal Belanda itu.

PSIM saat ini ada di peringkat kedelapan dengan koleksi 38 poin. Posisi ini sudah dalam ancaman dua kompetitor dibawahnya, yakni Dewa United yang ada di peringkat kesembilan dengan 37 poin dan Bali United FC di posisi ke-10 dengan 36 poin.

Jika gagal mengamankan poin penuh, posisi PSIM tentunya sangat mungkin tergusur dan melorot.

Sementara gelandang muda PSIM Yogyakarta, Savio Sheva, dalam motivasi tinggi menatap laga pekan ke-27 Super League 2025/2026. Dia memastikan siap tempur jika dipercaya pelatih Jean-Paul Van Gastel untuk menghadapi PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4) sore.

Baca Juga: Kemenangan Tipis atas PSIM, Egy Sebut Chemistry Tim Dewa United Makin Kuat

Pemilik nomor punggung delapan di PSIM itu menyatakan seluruh penggawa Laskar Mataram memiliki motivasi kuat untuk memenangkan laga ini. Kegagalan meraih poin maksimal pada laga sebelumnya menjadi pelecut semangat bagi para pemain untuk bisa tampil maksimal.

“Untuk persiapannya, semua pemain sudah siap menghadapi pertandingan nanti. Karena kita tahu di pertandingan terakhir kemarin, kita kehilangan poin, jadi bagaimanapun tiga poin adalah harga mati,” tegas Sheva.

Terkait perannya yang kini sering masuk dalam jajaran starting eleven, Sheva mengaku tidak merasa terbebani. Ia secara mandiri menambah porsi latihan guna menunjang performanya di lapangan.

Baca Juga: Ciptakan 6 Kreasi Peluang tapi Sulit Cetak Gol, Jean-Paul Van Gastel Bongkar Penyebab Kekalahan PSIM Yogyakarta dari Dewa United

Tercatat di tiga laga terakhir PSIM, Savio Sheva selalu dimainkan 90 menit di tiap laganya. Total musim ini dia mencatat 26 pertandingan bersama PSIM dengan 809 menit bermain dan menyumbang dua gol.

“Mau main dari babak pertama atau babak kedua, saya harus tampil maksimal. Tentu ada tambahan di luar latihan PSIM, saya tambah latihan di gym,” ucap pemain kelahiran Yogyakarta tersebut.

Untuk laga nanti, misi mengamankan tiga poin dikibarkan Laskar Mataram mengingat kemenangan menjadi hal yang sulit didapat pada sembilan laga terakhir. PSIM hanya mampu mencatat sekali menang, lima kali imbang dan tiga kali kalah.

Satu-satunya kemenangan didapat PSIM saat tandang melawan PSBS Biak pada laga pekan ke-23 dengan menang lewat skor 4-2.

Pada laga terakhir di pekan ke-26 pekan lalu, PSIM harus menyerah 0-1 dari Dewa United FC di kandang lawan. Tak heran jika Laskar Mataram mengusung motivasi tinggi demi mengamankan tiga poin dihadapan pendukung sendiri pada laga lawan PSM nanti.

EDITOR: Edi Yulianto