← Beranda
Telat Panas Seperti Mesin Diesel! Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya Baru Meledak di Babak Kedua
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 10 April 2026 | 15.40 WIB
Persiapan skuad Persebaya Surabaya hadapi Persija Jakarta yang diprediksi memanas di babak kedua. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Duel panas antara Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 dipastikan menyajikan tensi tinggi.

Laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) malam itu menghadirkan satu fakta menarik yang jarang disadari.

Baca Juga: Koleksi 10 Gol dalam 5 Laga! Persija Jakarta Jauh Lebih Gacor Dibandingkan Persebaya Surabaya

Seperti Mesin Diesel

Baik Persija Jakarta maupun Persebaya Surabaya ternyata memiliki karakter yang sama dalam mencetak gol. Keduanya bak mesin diesel yang baru benar-benar panas saat memasuki babak kedua pertandingan.

Data menunjukkan, Persija Jakarta mencetak 12 gol di menit 1-45 dan 4 gol di masa injury time babak pertama.

Namun, produktivitas mereka melonjak drastis di babak kedua dengan 24 gol pada menit 46-90 dan tambahan 7 gol di injury time.

Baca Juga: PSIS Pincang di Belakang, Tiga Pemain Pelapis Siap Tampil di Kudus

Hal serupa juga terjadi pada Persebaya Surabaya yang mencetak 14 gol di babak pertama dan hanya 1 gol di injury time. Sementara di babak kedua, Green Force mengoleksi 21 gol dan tambahan 2 gol di menit akhir pertandingan.

Fakta ini menegaskan kedua tim sama-sama lebih berbahaya setelah turun minum. Intensitas permainan yang meningkat serta strategi yang mulai matang membuat laga berpotensi meledak di 45 menit kedua.

Kondisi tersebut menjadi sinyal duel klasik ini kemungkinan besar tidak akan langsung panas sejak menit awal. Justru, penentuan hasil pertandingan bisa sangat ditentukan oleh efektivitas di babak kedua.

Baca Juga: Bepe Blak-blakan Jelang Hadapi Persebaya Surabaya! Hidupkan Lagi Mimpi Persija Jakarta Raih Gelar Juara

Persiapan Persebaya Surabaya

Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang dengan persiapan yang cukup serius menghadapi hegemoni tuan rumah.

Pelatih Bernardo Tavares terus memantau kondisi pemainnya untuk memastikan kesiapan maksimal jelang pertandingan krusial ini.

“Kami akan melihat perkembangan para pemain sepanjang minggu ini, apakah kondisinya cukup baik untuk dimainkan saat menghadapi Persija,” ujar Tavares.

Ia menegaskan faktor kebugaran menjadi kunci utama dalam laga seintens ini.

Pelatih asal Portugal itu juga tidak menutup mata terhadap kekuatan Persija Jakarta. Apalagi, pada pertemuan pertama musim ini, Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Macan Kemayoran dengan skor 1-3.

Baca Juga: Bonek Pecahkan Rekor! Duel Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang Jadi Laga dengan Penonton Terbanyak

“Ini menjadi latihan pertama kami setelah pertandingan terakhir melawan Persita. Kami sudah mulai menganalisis Persija. Mereka adalah tim yang kuat dan berhasil menang 3-1 pada pertemuan pertama,” jelasnya.

Bermain di kandang Persija Jakarta tentu bukan perkara mudah bagi Persebaya Surabaya. Atmosfer GBK dan tekanan dari suporter tuan rumah menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi Green Force.

“Pertandingan melawan Persija selalu sulit. Mereka tim kuat dan sedang bersaing di papan atas. Tentu mereka juga membutuhkan kemenangan. Tapi kami datang dengan tujuan yang sama, yaitu berusaha meraih tiga poin,” katanya.

Meski demikian, ada sedikit celah yang bisa dimanfaatkan oleh Persebaya Surabaya. Persija Jakarta dipastikan kehilangan dua pemain belakangnya, Jordi Amat dan Thales Lira, yang absen karena kartu.

Namun, Tavares tidak menganggap absennya dua pemain tersebut sebagai keuntungan besar. Ia menilai kekuatan Persija Jakarta tetap merata dan memiliki banyak opsi pemain pengganti yang berkualitas.

“Saya tidak melihat itu sebagai keuntungan bagi kami. Jordi dan Thales memang pemain bagus, tetapi Persija masih memiliki banyak pemain berkualitas yang siap menggantikan mereka,” ucapnya.

Fokus utama Persebaya Surabaya saat ini justru tertuju pada kondisi internal tim. Tavares berharap memiliki lebih banyak opsi pemain agar strategi yang disiapkan bisa berjalan maksimal di lapangan.

Baca Juga: Paul Munster Tancap Gas! Bhayangkara FC Jaga Tren Positif Hindari Kejaran Persebaya Surabaya

“Saat ini fokus kami adalah melihat pemain mana saja yang tersedia. Kami berharap memiliki lebih banyak pilihan pemain untuk pertandingan nanti,” pungkasnya.

Dengan kesamaan karakter sebagai tim yang ‘telat panas’, duel ini berpotensi berlangsung ketat sejak awal. Namun, ledakan sesungguhnya kemungkinan baru akan terjadi setelah babak kedua dimulai.

Siapa yang mampu menjaga konsistensi dan memaksimalkan momentum di paruh kedua laga, berpeluang besar keluar sebagai pemenang.

Satu hal yang pasti, pertandingan ini tidak hanya soal gengsi, tetapi juga pertaruhan posisi di papan klasemen.

EDITOR: Banu Adikara