JawaPos.com - Persib Bandung tengah bergerak cepat untuk mengamankan masa depan pelatih mereka, Bojan Hodak.
Manajemen klub saat ini sedang melakukan negosiasi kontrak baru agar sang pelatih tetap bertahan dalam beberapa tahun ke depan.
Kontrak Hodak diketahui akan berakhir pada penghujung musim BRI Super League 2025/26. Namun, performa impresif yang ditunjukkan pelatih asal Kroasia tersebut membuat manajemen tak ingin kehilangan sosok kunci di balik kesuksesan tim dalam dua musim terakhir.
Hodak mengakui bahwa pembicaraan dengan manajemen, termasuk pemilik klub Glenn Sugita, berjalan cukup positif. Ia bahkan menyebut telah menerima penawaran yang menarik, meski masih mempertimbangkan beberapa aspek lain dalam kehidupannya.
“Kami sedang dalam pembicaraan. Pak Glenn memberi saya penawaran yang bagus, tapi saya masih mempertimbangkan beberapa hal lain. Saya harap semuanya akan baik pada akhirnya,” ujar Hodak dikutip dari ileague.id.
Sejak datang menggantikan Luis Milla, Hodak langsung memberikan dampak signifikan. Ia berhasil membawa Persib meraih gelar juara di musim pertamanya, lalu melanjutkan dominasi dengan mempertahankan trofi pada musim berikutnya. Catatan tersebut menjadikannya salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah klub.
Dengan torehan tersebut, Persib kini berada di jalur untuk mencatatkan hattrick juara. Hodak hanya membutuhkan sekitar enam hingga tujuh kemenangan lagi untuk mengunci gelar ketiga secara beruntun.
Peluang itu bahkan bisa lebih cepat terwujud jika pesaing terdekat, Borneo FC Samarinda, terpeleset dalam beberapa laga ke depan.
Meski demikian, perjalanan Persib tidak akan mudah. Sejumlah pertandingan penting sudah menanti, termasuk menghadapi Bali United FC, Dewa United Banten FC, Arema FC, hingga rival klasik Persija Jakarta.
Selain itu, Maung Bandung juga akan berhadapan dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSIM Yogyakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara dalam rangkaian laga krusial penutup musim.
Dengan konsistensi yang terjaga serta dukungan penuh dari Bobotoh, Persib memiliki peluang besar untuk kembali mencatat sejarah.
Kini, selain fokus di lapangan, langkah mempertahankan Hodak juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas tim pada masa depan.