← Beranda
Empat Laga Penentuan, Madura United Pilih Stadion Gelora Bangkalan Jadi Markas Baru
Andre Rizal HanafiRabu, 8 April 2026 | 18.20 WIB
Perjuangan Madura United akhirnya kandas di tangan Borneo FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan. (Borneo FC)

 

JawaPos.com - Madura United FC akan menjalani empat pertandingan kandang terakhir di BRI Super League 2025/26 dengan suasana yang berbeda. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab dipastikan berpindah markas ke Stadion Gelora Bangkalan (SGB) untuk sisa musim ini.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Madura United, Moh. Alwi. 

Ia menyebut keputusan ini sudah melalui berbagai pertimbangan, termasuk kesiapan fasilitas dan dukungan suporter.

Baca Juga: Kursi Panas di Liverpool Goyah! Arne Slot Terancam Dipecat, Jurgen Klopp Dikabarkan Siap Comeback

“Insya Allah, kami pindah tempat pertandingan ke Stadion Gelora Bangkalan untuk empat laga kandang sisa musim ini,” ujar Alwi dikutip dari ileague.id.

Empat laga yang akan digelar di SGB terbilang penting. Madura United dijadwalkan menghadapi Persik Kediri pada 11 April, kemudian Dewa United Banten FC (25 April), Bali United FC (5 Mei), dan terakhir PSM Makassar.

Menurut Alwi, panpel saat ini tengah fokus melakukan berbagai persiapan teknis. Mengingat SGB sudah cukup lama tidak digunakan untuk kompetisi kasta tertinggi, sejumlah pembenahan harus dilakukan agar memenuhi standar yang ditetapkan regulator.

Baca Juga: Iran Buka Jalur Selat Hormuz Dua Minggu Jika Serangan AS dan Israel Dihentikan

“Karena sudah lama tidak dipakai untuk BRI Super League, tentu ada beberapa hal yang harus dibenahi agar sesuai standar,” jelasnya.

Selain itu, proses pemindahan perlengkapan dari Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, juga sedang berjalan. Mulai dari perangkat pertandingan hingga kebutuhan operasional lainnya dipindahkan secara bertahap.

Perpindahan ini diharapkan bisa membawa dampak positif, terutama dari sisi dukungan suporter. Alwi optimistis atmosfer di SGB akan memberikan energi tambahan bagi para pemain yang sedang berjuang keluar dari zona merah.

Ia menegaskan bahwa basis pendukung Madura United tidak hanya berasal dari Pulau Madura, tetapi juga cukup besar di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

“Harapannya, dukungan semakin besar dan bisa menambah semangat tim,” tambahnya.

Baca Juga: Kursi Panas di Liverpool Goyah! Arne Slot Terancam Dipecat, Jurgen Klopp Dikabarkan Siap Comeback

Saat ini, Madura United masih berada dalam situasi yang cukup sulit. Dari 26 pertandingan yang sudah dijalani musim ini, tim asuhan Rakhmad Basuki baru mengoleksi 20 poin. Catatan tersebut membuat mereka terjebak di papan bawah klasemen.

Dengan hanya menyisakan empat laga kandang, setiap poin menjadi sangat berharga. Perubahan venue ini diharapkan bisa menjadi momentum kebangkitan bagi Laskar Sape Kerrab untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi musim depan.

EDITOR: Banu Adikara