JawaPos.com–Persebaya Surabaya mendapat kabar menggembirakan jelang duel klasik melawan Persija Jakarta pada pekan ke-27 Super League 2025/2026. Laga panas yang akan digelar di Jakarta International Stadium, Sabtu (11/4), dipastikan berlangsung dengan kondisi timpang di lini belakang tuan rumah.
Persija Jakarta harus menerima kenyataan pahit karena kehilangan dua bek andalannya dalam pertandingan krusial ini. Situasi ini tentu menjadi keuntungan besar bagi Green Force yang tengah memburu poin penting dalam persaingan papan atas.
Dua nama yang dipastikan absen adalah Jordi Amat dan Thales Lira. Keduanya tidak bisa tampil akibat akumulasi kartu yang didapat pada laga sebelumnya.
Absennya dua pemain ini jelas menjadi pukulan telak bagi lini pertahanan Persija Jakarta. Apalagi keduanya merupakan pilar utama yang selama ini menjaga kestabilan sektor belakang Macan Kemayoran.
Pada pertandingan terakhir melawan Bhayangkara FC, Jordi Amat harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Dia menerima kartu merah setelah mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-48.
Sementara itu, Thales Lira juga tak luput dari hukuman disiplin. Bek asal Brasil tersebut menerima kartu kuning pada menit ke-56 yang membuatnya mencapai batas akumulasi.
Akibat kartu tersebut, Thales kini telah mengoleksi empat kartu kuning sepanjang musim ini. Regulasi kompetisi membuatnya wajib absen satu pertandingan, termasuk saat menghadapi Persebaya Surabaya.
Jika melihat kontribusinya, kehilangan Thales jelas bukan hal sepele. Dia sudah tampil dalam 20 pertandingan dengan total 1.347 menit bermain, menjadi salah satu sosok penting di lini pertahanan.
Di sisi lain, peran Jordi Amat bahkan lebih krusial. Pemain naturalisasi tersebut telah mencatatkan 23 penampilan dengan sumbangan tiga gol dari lini belakang serta total 1.966 menit bermain.
Kehilangan dua pemain sekaligus membuat pelatih Mauricio Souza harus memutar otak. Dia dituntut segera menemukan komposisi terbaik untuk menjaga soliditas tim saat menjamu rival klasik.
Meski demikian, Persija Jakarta masih memiliki alternatif di sektor pertahanan. Nama Rizky Ridho dipastikan akan menjadi tumpuan utama di lini belakang.
Penampilan Rizky Ridho sepanjang musim ini terbilang konsisten. Dia telah mengoleksi 24 pertandingan dengan total 2.141 menit bermain serta menyumbang satu gol untuk timnya.
Selain itu, ada pula Paulo Ricardo yang berpotensi mengisi kekosongan. Meski tak sepopuler dua nama yang absen, dia tetap menjadi opsi penting dalam skema pertahanan tim.
Namun, kehilangan dua bek utama tetap menjadi celah yang bisa dimanfaatkan Persebaya Surabaya. Green Force berpeluang lebih leluasa menekan lini belakang lawan yang tidak tampil dengan kekuatan penuh.
Kondisi ini tentu menjadi suntikan moral tersendiri bagi skuad Persebaya Surabaya. Mereka bisa datang ke Jakarta dengan rasa percaya diri tinggi untuk mencuri poin, bahkan mengincar kemenangan.
Apalagi duel antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta selalu berlangsung panas dan penuh gengsi. Kedua tim memiliki sejarah panjang yang membuat setiap pertemuan selalu dinanti suporter.
Dalam situasi seperti ini, faktor mental dan kesiapan tim akan sangat menentukan hasil akhir. Persebaya Surabaya diharapkan mampu memanfaatkan momentum absennya pemain kunci lawan secara maksimal.
Di sisi lain, Persija Jakarta tentu tidak akan tinggal diam meski pincang di lini belakang. Bermain di kandang sendiri, mereka tetap berambisi mengamankan tiga poin demi menjaga peluang di papan atas.
Pertandingan ini diprediksi berjalan sengit sejak menit awal. Kedua tim akan saling menyerang demi membuktikan siapa yang lebih siap dalam laga sarat gengsi tersebut.
Bagi Persebaya Surabaya, ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah kesempatan emas untuk menekan rival sekaligus mempertegas posisi mereka dalam perburuan gelar musim ini.
Kini, semua mata tertuju pada duel klasik di Jakarta International Stadium. Apakah Persebaya Surabaya mampu memanfaatkan absennya dua bek Persija Jakarta, atau justru tuan rumah yang mampu bangkit dengan komposisi baru?
Jawabannya akan tersaji di atas lapangan dalam salah satu laga paling dinanti musim ini. Yang jelas, duel ini menjanjikan drama, tensi tinggi, dan potensi kejutan yang sulit diprediksi.