← Beranda
Strategi Jitu Tavares Bawa Persebaya Surabaya Kalahkan Persita Tanpa Kebobolan
Andre Rizal HanafiMinggu, 5 April 2026 | 19.55 WIB
Bernardo Tavares memantau kondisi pemain Persebaya Surabaya yang belum sepenuhnya fit jelang laga krusial. (Persebaya)

 JawaPos.com - Persebaya Surabaya akhirnya berhasil bangkit dari keterpurukan setelah sebelumnya menelan kekalahan telak.

Menjamu Persita Tangerang pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/26, Bajul Ijo tampil lebih disiplin dan sukses mengamankan kemenangan tipis tanpa kebobolan di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4) malam.

Kemenangan ini terasa spesial bagi Persebaya. Selain menghapus luka dari hasil buruk sebelumnya, tiga poin yang diraih juga menjadi bukti kuatnya mentalitas tim di tengah kondisi yang tidak ideal.

Baca Juga: Fokus Mental dan Intensitas, Strategi Imran Nahumarury Angkat Performa Semen Padang

Pelatih Bernardo Tavares menilai para pemainnya mampu menjawab tekanan dengan performa yang lebih terorganisir.

Menurut Tavares dikutip dari ileague.id mengatakan dukungan suporter menjadi faktor penting di balik kebangkitan tim. Ia mengapresiasi loyalitas Bonek yang tetap memenuhi stadion meski tim sempat terpuruk. Baginya, kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga soal karakter tim yang tidak menyerah dalam situasi sulit.

Secara permainan, Persebaya tampil lebih berhati-hati. Setelah berhasil unggul lebih dulu, mereka memilih bermain lebih dalam untuk meredam agresivitas lawan.

Baca Juga: Dibayangi Persib dan Borneo FC, Persija Fokus Maksimalkan 9 Laga Sisa Musim Ini

Strategi ini cukup efektif karena Persita kesulitan menciptakan peluang berbahaya meski lebih banyak menguasai bola.

Persebaya sendiri mengandalkan skema serangan balik cepat. Taktik tersebut terbukti mampu menghasilkan beberapa peluang berbahaya.

Secara keseluruhan, tim tuan rumah mencatatkan sembilan peluang sepanjang laga, menunjukkan efektivitas permainan meski tidak terlalu dominan dalam penguasaan bola.

Situasi semakin menantang karena beberapa pemain harus tampil di luar posisi aslinya akibat badai cedera.

Namun, hal itu tidak mengurangi semangat juang tim. Para pemain tetap tampil militan dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik.

Bek tengah Risto Mitrevski menegaskan bahwa kunci keberhasilan tim terletak pada disiplin dalam menjalankan taktik. Ia menyebut lini belakang tampil solid, terutama dalam mengantisipasi bola mati dan tembakan jarak jauh.

“Kami fokus untuk tidak kebobolan dan mengontrol permainan. Semuanya berjalan sesuai rencana, terutama di babak pertama,” ujar Risto.

Baca Juga: Krisis Pemain, Semen Padang Tetap Percaya Diri Tantang Pemuncak Klasemen Persib Bandung

Hasil ini berdampak positif di papan klasemen. Persebaya kini naik ke peringkat kelima dengan 42 poin dari 26 pertandingan. Sementara itu, Persita harus turun satu tingkat ke posisi keenam dengan 41 poin.

Performa ini menjadi modal penting bagi Persebaya untuk menjaga konsistensi di sisa kompetisi. Jika mampu mempertahankan disiplin permainan, peluang mereka untuk bersaing di papan atas tetap terbuka lebar.

EDITOR: Banu Adikara