← Beranda
Statistik Buktikan Pertahanan Persebaya Surabaya Bobrok! Bernardo Tavares Segera Terapkan Prinsip Garis Perlindungan
Ardha Ihsan Asy'AriKamis, 2 April 2026 | 21.54 WIB
Skuad Persebaya diharapkan lebih memperkuat pertahanan mereka saat menghadapi Persita Tangerang pada Sabtu (4/4) mendatang. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares mulai dalam tekanan besar. Pasalnya, sejak ia menangani tim kebanggaan Arek Suroboyo tersebut, posisi mereka tidak lebih baik daripada masa kepelatihan Eduardo Perez.

Persebaya bahkan terlempar dari jajaran lima besar klasemen sementara Super League. Mereka saat ini menduduki peringkat tujuh. Padahal, masuknya Tavares pada Januari lalu diharapkan mampu membawa Persebaya menembus empat besar.

Tavares pun mengevaluasi apa saja kekurangan timnya saat ini. Salah satunya adalah lini pertahanan yang bobrok, sehingga membuat mereka banyak mendapat tekanan dan juga kemasukan gol dari lawan-lawannya yang punya agresivitas serangan tinggi.

Baca Juga: Persib Bandung Boncos! Rp 13 Miliar Hilang Seketika, Ujian Berat di Kandang Semen Padang

Mengutip dari laman Persebaya, sejak Tavares menangani Green Force, mereka sudah kemasukan 15 gol! Dan hanya memasukkan 15 gol. Itu berarti, mereka hanya punya selisih nol gol.

Tak hanya itu, dalam enam pertandingan terakhir, pertahanan Surabaya juga relatif mudah dibongkar dan jadi sasaran empuk barisan penyerang tim lawan, terutama klub-klub papan atas.

Selama periode itu, para rival yang menjadi lawan tanding Persebaya sudah melepaskan 30 tendangan ke gawang! Yang paling banyak membombardir gawang Green Force adalah Borneo FC (10 shoot on goal) dan Persib Bandung (tujuh shoot on goal).

Baca Juga: Derbi Jatim Bawa Pesan Damai! Cara Panpel Arema FC Amankan Duel Sarat Emosi Lawan Persebaya Surabaya

Mantan pelatih PSM Makassar itu tidak ingin timnya kembali mengulang kebobolan banyak gol saat menghadapi Persita Tangerang Sabtu (4/4) mendatang. Ia pun ingin timnya menerapkan prinsip garis perlindungan.

"Kami menyusun beberapa prinsip garis pertahanan dan juga skema menyerang, seperti hal penting saat kami menguasai bola. Keseimbangan ini perlu lebih baik karena kami kemasukan banyak gol melalui proses serangan balik lawan," ujar Tavares seperti dikutip dari ILeague.

Ia juga menginginkan adanya pemain yang memiliki kemampuan defensif mumpuni untuk meredam serangan Persita, terutama dalam hal penempatan posisi saat bertahan.

"Target kami adalah memperbaiki kesalahan pada pertandingan terakhir. Kami memerlukan pemain yang memiliki keseimbangan defensif mumpuni agar tidak mengalami kerugian lagi karena penempatan diri pemain sebelumnya tidak begitu bagus," ungkapnya juga.

Tavares juga menekankan pemainnya untuk lebih cerdik dalam mengambil keputusan pada situasi transisi menyerang dan bertahan, serta menambah porsi latihan untuk memegang kendali permainan.

EDITOR: Banu Adikara