← Beranda
Bernardo Tavares Tuntut Persebaya Surabaya Main Agresif saat Hadapi Persita Tangerang, Siapa Bakal Jadi Ujung Tombak Andalan?
Ardha Ihsan Asy'AriKamis, 2 April 2026 | 18.35 WIB
Suasana sesi latihan Persebaya Surabaya sebagi persiapan menghadapi Persita Tangerang akhir pekan ini. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares menuntut para pemainnya, terutama di sektor lini serang untuk menerapkan permainan agresif saat menjamu Persita Tangerang pada Sabtu (4/4) mendatang di Stadion Gelora Bung Tomo.

Ia pun sudah menerapkannya dalam latihan tim akhir-akhir ini untuk persiapan menghadapi Persita. Tavares bahkan memaksa para pemain tampil ekstra agresif disertai kecepatan dalam setiap aspek permainan, termasuk transisi, duel, sampai finishing sebagai proyeksi permainan untuk Sabtu mendatang.

“Dalam latihan kami tetap menuntut intensitas dan agresivitas seperti di pertandingan. Kami ingin pemain terbiasa dengan tempo permainan yang sebenarnya,” ujar Tavares seperti dikutip dari laman resmi klub.

Baca Juga: Jepang Cahaya Asia! Hanya Kalah 5 Kali Sejak 2023, Rekor 100 Persen Menang Hadapi Raksasa Eropa

Bagi Tavares, konsistensi permainan akan terbentuk jika menjalani intensitas latihan yang tinggi. Apalagi, Persebaya belum meraih kemenangan dalam dua laga terakhir, sehingga intensitas latihan tersebut harus diterapkan untuk kembali meraih tiga poin.

Meski begitu, pelatih asal Portugal itu tetap memperhatikan kondisi pemain karena intensitas latihan yang terlalu tinggi bisa juga mengganggu kebugaran pemain bahkan menyebabkan cedera.

“Kami juga berharap tidak ada pemain yang kembali mengalami cedera. Kami membutuhkan sebanyak mungkin pemain dalam kondisi siap agar memiliki lebih banyak pilihan untuk pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Baca Juga: Italia Layak Gagal ke Piala Dunia 2026? Kartu Merah Alessandro Bastoni Picu Kekalahan dari Bosnia-Herzegovina

Cedera pemain memang menjadi faktor penghambat bagi skuad Green Force, karena menurut Tavares, akibat banyak pemain yang cedera, persaingan sehat di dalam tim malah kurang. Padahal itu sangat diperlukan.

“Sangat penting bagi para pemain yang berlatih untuk merasa bahwa jika saya tidak melakukan 200% dalam latihan dan dalam pertandingan, saya akan kehilangan tempat utama saya di tim utama,” ujar Tavares lagi.

Kini yang menjadi pertanyaan, siapa yang akan diplot sebagai ujung tombak untuk menghasilkan gol-gol krusial sebagai hasil dari permainan agresif dan ofensif Green Force?

Jika mengutip dari Transfermarkt, penyerang murni andalan Persebaya, Mihailo Perovic dikabarkan masih cedera dan kemungkinan belum bisa bermain pada Sabtu mendatang.

Dengan demikian, posisi penyerang murni kemungkinan akan ditempati oleh Malik Risaldi, meskipun itu bukanlah posisi terbaiknya. Ia akan disupport oleh dua top skor klub saat ini yaitu Bruno Moreira dan Francisco Rivera, serta Gali Freitas yang mulai rajin mencetak gol.

EDITOR: Banu Adikara