← Beranda
Hilal Transfer Makin Terang! Striker Rp 4,78 Miliar Ini Bisa Jadi Jawaban Krisis Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 17 Maret 2026 | 17.12 WIB
Ramadhan Sananta disebut menjadi target Persebaya Surabaya untuk memperkuat lini depan musim depan. (Instagram @m.ramadhans)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali memanaskan bursa transfer dengan rumor kedatangan striker berlabel Timnas Indonesia. Nama Ramadhan Sananta mencuat dan disebut-sebut menjadi kepingan puzzle yang selama ini hilang di lini depan Green Force.

Kabar ini bukan tanpa alasan karena sejak paruh musim lalu, Persebaya Surabaya memang berburu striker tajam. Upaya itu bahkan sudah hampir berbuah manis sebelum akhirnya kandas di detik-detik akhir negosiasi.

Persebaya Surabaya sejatinya hampir mendapatkan tanda tangan pemain grade A Timnas Indonesia di paruh musim lalu.

Klub kebanggaan Bonek itu intens goda bekas anak asuh Bernardo Tavares yang kini tengah abroad bersama tim Liga Super Malaysia, DPMM.

Baca Juga: Bernardo Tavares Ogah Santai! Libur Super League Jadi Ajang Gembleng Skuad Persebaya Surabaya

Sosok pemain berlabel Timnas Indonesia yang coba didatangkan dari DPMM yakni Ramadhan Sananta. Namun, transfer itu tak terealisasi karena sang pemain memilih bertahan hingga akhir musim bersama klubnya saat ini.

Padahal, kehadiran Ramadhan Sananta sangat dinantikan Persebaya Surabaya di tengah krisis lini depan. Green Force saat itu harus memaksimalkan stok penyerang yang ada tanpa tambahan amunisi baru.

Baca Juga: Belum Resmi Diumumkan Perpanjang Kontrak! 9 Bintang Persebaya Surabaya Terancam Pergi Gratis, 2 Kiper Ikut Masuk Daftar

Kabar gagalnya transfer itu diungkap akun fanbase Persebaya Surabaya, @mbahboyo.cuk. Unggahan tersebut langsung menyita perhatian Bonek dan Bonita yang berharap ada kejutan di bursa transfer.

"Sang pemain lebih memilih fokus dengan timnya yang sekarang. Di tengah krisis striker yang di alami Persebaya Surabaya usai laga melawan BUFC pekan kemarin, bajul ijo gagal menambah slot di lini depan setelah salah satu pemain incarannya memilih tetap mendampingi klub yang saat ini di belanya," tulis @mbahboyo.cuk.

Meski sempat gagal, peluang Persebaya Surabaya untuk mendapatkan Ramadhan Sananta belum sepenuhnya tertutup. Justru, kans tersebut kini disebut semakin terbuka lebar menjelang akhir musim.

Hal ini diperkuat oleh kabar dari akun Instagram @transfernews__ft yang lebih dulu membocorkan rumor tersebut. Mereka menyebut ada dua momentum potensial bagi Persebaya Surabaya untuk mengamankan jasa sang striker.

"RUMOR Persebaya Surabaya, kabarnya tertarik untuk mendatangkan striker lokal Indonesia, Ramadhan Sananta (23) foot. Ramadhan Sananta saat ini bermain untuk DPMM FC Malaysia (1tier), dan telah mencatatkan 2 Gol 1 Assist dalam 15 Pertandingan," tulis @transfernews__ft.

“Namun tetapi, Ada 2 kemungkinan Sananta bergabung dengan Persebaya, Ntah pada paruh musim Super League Indonesia 2025/26, atau Musim Baru Super League Indonesia 2026/27. Dengan demikian kontrak Sananta bersama DPMM FC akan berakhir pada 30 Juni 2026. MENARIK UNTUK DITUNGGU.!”

Baca Juga: Hanya Beda 1 Poin Dengan Persib Bandung! Tim Promosi di Putaran Dua Super League 2025-2026 Hadirkan Kejutan

Situasi kontrak menjadi faktor kunci dalam potensi transfer ini. Ramadhan Sananta hanya memiliki sisa kontrak hingga 30 Juni 2026 bersama DPMM, yang membuka peluang negosiasi lebih fleksibel.

Jika tak ada perpanjangan kontrak, Persebaya Surabaya bisa mengamankan sang pemain secara gratis di awal musim depan. Ini tentu menjadi peluang emas bagi manajemen untuk mendapatkan striker berkualitas tanpa biaya transfer.

Selain faktor kontrak, kedekatan emosional dengan Bernardo Tavares juga bisa menjadi penentu. Ramadhan Sananta pernah berkembang pesat di bawah arahan pelatih asal Portugal tersebut saat masih bersama PSM Makassar.

Chemistry itu diyakini bisa menjadi nilai tambah bagi Persebaya Surabaya dalam membujuk sang pemain. Apalagi, Tavares dikenal sebagai sosok yang mampu memaksimalkan potensi penyerang muda.

Baca Juga: 90 Persen Minyak Mentah Impor dari Timur Tengah, Jepang Sepakat dengan AS Jaga Keamanan Selat Hormuz

Potensi 9 Pemain Hengkang

Di sisi lain, rumor ini muncul di tengah potensi perombakan besar dalam skuad Persebaya Surabaya.

Hingga kini, ada sembilan pemain yang belum mendapatkan kejelasan kontrak untuk musim depan yang diumumkan secara resmi di kanal media klub.

Situasi tersebut membuat Persebaya Surabaya berada di persimpangan penting menjelang bursa transfer. Jika tak segera diantisipasi, Green Force berisiko kehilangan banyak pilar utama secara gratis.

Dari sembilan pemain yang kontraknya akan habis, enam di antaranya merupakan pemain inti. Ini tentu menjadi ancaman serius terhadap stabilitas tim jika tidak segera ditangani.

Posisi penjaga gawang menjadi salah satu sektor krusial yang terdampak. Dua nama utama berpotensi hengkang jika tak ada kesepakatan baru dalam waktu dekat.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Rabu 18 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius dan Pisces

Berikut ini daftar sembilan pemain Persebaya Surabaya yang kontraknya akan habis pada akhir musim 2025/2026. Situasi ini membuat manajemen harus bergerak cepat sebelum semuanya terlambat:

Francisco Rivera: 31 Mei 2026. Bruno Moreira: 30 April 2026.

Ernando Ari: 31 Mei 2026. Andhika Ramadhani: 30 Juni 2026.

Bruno Paraiba: akhir musim 2025/2026. Leo Lelis: akhir musim 2025/2026.

Risto Mitrevski: akhir musim 2025/2026. Pedro Matos: akhir musim 2025/2026.

Riyan Ardiansyah: pinjaman hingga akhir musim 2025/2026. Nama-nama ini menjadi prioritas yang harus segera diputuskan oleh manajemen.

Jika banyak pemain inti benar-benar hengkang, maka kedatangan Ramadhan Sananta bisa menjadi awal dari proyek regenerasi tim. Kehadirannya tak hanya menambah daya gedor, tapi juga memberi harapan baru bagi lini depan.

Kini, semua kembali pada langkah manajemen Persebaya Surabaya dalam memanfaatkan momentum. Bursa transfer awal musim 2026/2027 bisa menjadi titik balik bagi kebangkitan Green Force.

Apakah Ramadhan Sananta benar-benar akan merapat dan menjadi solusi krisis lini depan Persebaya Surabaya. Atau justru hanya menjadi rumor panas yang kembali menguap tanpa realisasi.

Satu yang pasti, sinyal kedatangannya semakin terlihat jelas. Dan Bonek hanya bisa menunggu, sambil berharap kejutan besar benar-benar terjadi di akhir musim nanti.

EDITOR: Banu Adikara