← Beranda
Persija Jakarta Kehilangan Rp 21,30 Miliar! 3 Bintang Absen Hadapi Dewa United di Jakarta International Stadium
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 15 Maret 2026 | 20.48 WIB
Pemain Persija Jakarta melakukan persiapan jelang laga melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium pada lanjutan Super League 20252026. (Persija)

 

JawaPos.com — Persija Jakarta menghadapi ujian berat saat menjamu Dewa United Banten FC pada pekan ke-25 Super League 2025/2026, Minggu (15/3/2026) malam WIB. Bermain di Jakarta International Stadium (JIS), tim ibu kota harus berjuang tanpa tiga bintang yang memiliki nilai pasar fantastis hingga Rp 21,30 miliar.

Laga ini sangat krusial bagi Persija Jakarta dalam persaingan papan atas klasemen. Tambahan tiga poin menjadi target mutlak demi menjaga peluang mengejar pemuncak klasemen.

Situasi klasemen membuat pertandingan ini semakin menarik untuk disimak.

Persib Bandung masih memimpin dengan 57 poin, diikuti Borneo FC Samarinda dengan 53 poin, sementara Persija Jakarta menguntit di posisi ketiga dengan 51 poin.

Baca Juga: Persib Bandung Tanpa Thom Haye Hadapi Borneo FC di Segiri, Bojan Hodak Putar Otak

Persaingan semakin panas karena Persib Bandung juga akan bertanding pada waktu yang hampir bersamaan. Mereka dijadwalkan menghadapi Borneo FC Samarinda di Stadion Segiri, Samarinda.

Duel dua tim teratas tersebut berpotensi memberi dampak langsung pada peta persaingan juara. Hasil pertandingan itu bisa membuka peluang bagi Persija Jakarta untuk memangkas jarak poin.

Baca Juga: Kendal Tornado FC Youth Tembus Final Festival Liga Ramadhan, Modal Penting Jelang EPA 2026

Namun pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih untuk tidak terlalu memikirkan pertandingan rivalnya tersebut. Fokus penuh diarahkan pada duel melawan Dewa United Banten FC di JIS.

"Terlepas dari apa yang akan terjadi besok [hari ini] pada pertandingan antara Borneo FC dan Persib Bandung, fokus kami tetap pada pertandingan kami sendiri. Karena jika kami tidak menjalankan tugas kami dengan baik, tiga ada gunanya berharap A atau B melakukan kesalahan,” ucap Mauricio Souza saat sesi konferensi pers jelang laga, Sabtu (14/3/2026) malam WIB.

Souza menilai satu-satunya cara menjaga peluang juara adalah memastikan kemenangan terlebih dahulu. Persija Jakarta harus mengamankan tiga poin sebelum berharap hasil lain berpihak pada mereka.

“Itulah yang harus kami lakukan, bermain bagus, meraih tiga poin. Dan, apapun yang terjadi dalam pertandingan antara Persib dan Borneo FC, kami akan memperkecil jarak dengan mereka, atau dengan salah satunya dari kedua tim itu.”

Sayangnya, Persija Jakarta tidak datang dengan kekuatan terbaik. Beberapa pemain penting dipastikan absen dalam laga penting tersebut.

Tiga pemain menjadi kehilangan terbesar bagi tim Macan Kemayoran. Nilai pasar ketiganya jika digabungkan mencapai Rp 21,30 miliar.

Pemain pertama yang harus absen adalah Alaaeddine Ajaraie yang memiliki harga pasaran Rp 6,08 miliar. Ia masih menjalani proses pemulihan cedera setelah pertandingan sebelumnya.

Baca Juga: 4 Kali Jakmania Full Senyum! Intip Rekor 7 Pertemuan Persija Jakarta vs Dewa United di Era Super League

Selain itu, Mauro Zijlstra yang memiliki nilai pasar Rp 1,30 miliar juga belum bisa tampil. Kondisinya masih dalam pemantauan tim medis setelah mengalami cedera hamstring.

Satu bintang lain yang juga harus menepi adalah Allano Lima dengan nilai pasar Rp 6,96 miliar. Ia tidak dapat bermain karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Kehilangan para pemain tersebut tentu menjadi kerugian besar bagi Persija Jakarta. Ketiganya merupakan bagian penting dalam rotasi skuad sepanjang musim ini.

Baca Juga: Dishub Surabaya Lakukan Ramp Check Jelang Mudik Lebaran, Angkutan Tak Layak Tak Bisa Beroperasi

Absennya beberapa pemain inti memaksa Mauricio Souza memutar otak. Ia harus mencari kombinasi baru agar performa tim tetap stabil.

Meski demikian, Souza tetap menunjukkan rasa percaya diri tinggi terhadap skuad yang tersedia. Ia yakin para pemain yang mendapat kesempatan mampu tampil maksimal.

Menurutnya, situasi seperti ini justru menjadi momentum bagi pemain lain untuk membuktikan kemampuan mereka. Kesempatan tampil di laga penting tentu menjadi panggung besar bagi banyak pemain.

"Saya sangat percaya pada grup pemain yang kami miliki. Ini adalah momen bagi kami untuk menunjukkan kekuatan kami," ungkap pelatih 51 tahun ini.

Souza menegaskan timnya sudah mempersiapkan pertandingan ini dengan sangat matang. Seluruh pemain disebut memahami rencana permainan yang telah disusun oleh tim pelatih.

Persija Jakarta pun bertekad tampil agresif sejak awal pertandingan. Dukungan suporter di Jakarta International Stadium diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain.

Atmosfer stadion diprediksi akan menjadi salah satu faktor penting. JIS kerap menjadi tempat yang sulit bagi tim tamu untuk mencuri poin.

Baca Juga: Ratu Felisha Jadi Korban Tren Kecantikan di Film Tiba-Tiba Setan

"Saat ini kami sangat senang dengan apa yang telah kami lakukan, apa yang telah kami rencanakan untuk pertandingan ini. Kami siap untuk memainkan pertandingan yang hebat," tegasnya.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa. Bagi Persija Jakarta, laga melawan Dewa United Banten FC bisa menjadi titik penentu dalam perburuan gelar musim ini.

Jika mampu meraih kemenangan, tekanan terhadap dua tim teratas akan semakin besar. Persaingan juara Super League 2025/2026 pun dipastikan semakin panas hingga akhir musim.

EDITOR: Banu Adikara