JawaPos.com — Libur latihan dimanfaatkan pemain Persebaya Surabaya dengan berbagai cara untuk menyegarkan pikiran. Salah satunya dilakukan gelandang andalan Francisco Rivera yang memilih menonton pertandingan basket di Surabaya.
Skuad Persebaya Surabaya memang sedang menjalani masa libur Lebaran. Tim asuhan Bernardo Tavares dijadwalkan kembali menggelar latihan pada 23 Maret 2026.
Di tengah masa istirahat itu, Francisco Rivera terlihat menikmati waktu luangnya. Ia hadir langsung menyaksikan pertandingan Pacific Caesar Surabaya melawan Dewa United Banten dalam lanjutan IBL pada Minggu malam, 8 Maret 2026.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Persebaya Beri Libur 2 Pekan untuk Pemain Namun Tetap Wajib Jalani Latihan Mandiri
Kehadiran pemain asal Meksiko tersebut tertangkap kamera dan langsung diunggah akun resmi Pacific Caesar. Klub basket tersebut bahkan memberikan sambutan hangat kepada Rivera yang datang mendukung pertandingan.
“Terima kasih sudah datang dan mendukung kami tadi malam,” tulis Pacific Caesar sembari menyematkan foto Francisco Rivera.
Momen santai itu menunjukkan sisi lain pemain yang selama ini dikenal sebagai motor permainan Persebaya Surabaya.
Baca Juga: 4 Klub Jawa Timur Terpuruk! Persebaya Surabaya Jadi Satu-satunya Harapan di Super League 2025/2026
Setelah melewati jadwal padat kompetisi, Rivera tampak menikmati suasana pertandingan dari tribun penonton.
Di lapangan sepak bola, perannya untuk Persebaya Surabaya tidak bisa dianggap sepele. Ia menjadi salah satu pemain paling konsisten dalam skuad Bernardo Tavares sepanjang Super League 2025/2026.
Catatan statistik menunjukkan kontribusi Rivera sangat signifikan bagi tim. Dari total 21 pertandingan yang dimainkan, ia selalu menjadi starter dalam setiap laga.
Rivera bahkan mengoleksi total 1.867 menit bermain sepanjang musim sejauh ini. Angka tersebut menunjukkan kepercayaan penuh dari pelatih kepada dirinya sebagai pemain inti.
Dari sisi produktivitas, Rivera sudah mencetak enam gol untuk Persebaya Surabaya. Rata-rata ia mencetak satu gol setiap 311 menit dengan rata-rata 0,3 gol per pertandingan.
Selain mencetak gol, kontribusi kreatifnya juga terlihat lewat empat assist yang sudah dicatatkan musim ini. Ia juga menghasilkan rata-rata 2,3 operan kunci per pertandingan yang kerap membuka peluang bagi rekan setimnya.
Akurasi operannya juga cukup baik. Rivera mencatat rata-rata 20,9 operan akurat per laga dengan tingkat keberhasilan mencapai 72 persen.
Baca Juga: Kritik Hantam Lini Belakang Persebaya Surabaya! Bernardo Tavares Minta Green Force Bangkit!
Kemampuan distribusi bola jarak jauh juga menjadi senjata penting. Ia mencatat rata-rata dua bola panjang akurat per pertandingan dengan tingkat keberhasilan 47 persen.
Kontribusinya tidak berhenti di lini serang. Rivera juga aktif membantu pertahanan dengan rata-rata 4,7 pemulihan bola setiap pertandingan.
Catatan lain menunjukkan kemampuan dribelnya juga cukup efektif. Ia mencatat rata-rata 1,7 dribel berhasil dengan tingkat keberhasilan mencapai 60 persen.
Namun, musim ini juga menghadirkan beberapa catatan yang perlu diperbaiki. Rivera tercatat melakukan enam kesalahan yang berujung tembakan lawan.
Dari sisi disiplin, ia sudah menerima tiga kartu kuning sepanjang musim. Bahkan dua kartu merah langsung juga sempat ia dapatkan dalam perjalanan kompetisi.
Sementara itu, Persebaya Surabaya sendiri baru saja melewati periode yang cukup berat selama bulan Ramadan. Performa tim tidak sepenuhnya stabil dalam empat pertandingan terakhir.
Dari empat laga tersebut, Persebaya Surabaya hanya mampu mengoleksi empat poin. Hasil itu berasal dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Kekalahan pertama terjadi saat menghadapi Persijap Jepara pada 21 Februari 2026. Dalam laga itu Persebaya Surabaya harus menyerah dengan skor 3-1.
Tim sempat bangkit pada pertandingan berikutnya. Mereka meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSM Makassar pada 25 Februari 2026.
Namun hasil positif itu tidak berlanjut secara konsisten. Laga melawan Persib Bandung pada 2 Maret 2026 hanya berakhir imbang 2-2.
Hasil paling mengecewakan terjadi pada pertandingan terakhir Ramadan. Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan telak 5-1 saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada 7 Maret 2026.
Rangkaian hasil tersebut membuat tim pelatih langsung melakukan evaluasi menyeluruh. Bernardo Tavares menegaskan tim harus segera mencari penyebab performa yang naik turun.
“Sekarang kami harus melihat kembali pertandingan ini dan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
Baca Juga: Lewandowski Ingatkan Barcelona Soal Liga Champions: Jangan Terlalu Cepat Bicara Soal Gelar
Kemenangan atas PSM Makassar memang menjadi satu-satunya titik terang dalam periode tersebut. Namun kekalahan besar dari Borneo FC Samarinda memperlihatkan masih adanya celah di lini pertahanan.
Hasil imbang melawan Persib Bandung sebenarnya menunjukkan semangat juang tim. Sayangnya, performa tersebut belum cukup untuk menjaga konsistensi hasil pertandingan.
Situasi ini membuat masa jeda kompetisi menjadi sangat penting. Tim pelatih memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan evaluasi menyeluruh sebelum kompetisi kembali bergulir.
Selain masalah performa, manajemen juga menghadapi persoalan lain. Beberapa pemain kunci diketahui memiliki kontrak yang akan segera berakhir.
Nama-nama penting seperti Ernando Ari dan Bruno Moreira menjadi perhatian utama. Kepastian masa depan mereka dinilai penting untuk menjaga stabilitas tim.
Di tengah situasi tersebut, dukungan Bonek tetap mengalir untuk Persebaya Surabaya. Meski kecewa dengan hasil terakhir, mereka berharap tim segera bangkit.
Baca Juga: Bukan Cuma Iran, Ini Sejarah Negara yang Pernah Menolak Tampil di Piala Dunia
Harapan besar tentu tertuju pada para pemain inti termasuk Francisco Rivera. Gelandang kreatif itu diharapkan tetap menjadi motor permainan saat kompetisi kembali berjalan.
Sebelum kembali ke lapangan, Rivera tampaknya memilih menikmati momen sederhana. Menonton basket dari tribun mungkin menjadi cara terbaiknya untuk melepas penat sejenak.