JawaPos.com — Performa impresif bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian publik sepak bola Eropa. Media Belanda bahkan dibuat geleng kepala melihat perkembangan pesat sang pemain yang kini disebut sebagai pesepak bola paling bernilai dalam sejarah Indonesia.
Sorotan tersebut datang dari media Belanda, FootballTransfers, yang mengulas perjalanan karier Idzes dalam beberapa tahun terakhir.
Mereka menilai lonjakan performa pemain berusia 25 tahun itu sebagai salah satu perkembangan paling menarik dari pesepak bola Asia di kompetisi Eropa.
Karier Jay Idzes memang melesat cepat sejak meninggalkan klub Belanda Go Ahead Eagles pada 2023.
Sejak saat itu bek Timnas Indonesia tersebut terus menunjukkan peningkatan kualitas hingga akhirnya menembus level kompetisi yang lebih tinggi di Eropa.
Kini Jay Idzes menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan klub Italia, US Sassuolo. Kehadirannya bahkan disebut memberi dampak besar terhadap kestabilan lini belakang tim berjuluk I Neroverdi tersebut.
US Sassuolo merekrut Jay Idzes dari Venezia FC pada Agustus 2025 dengan nilai transfer sekitar 8 juta euro. Nilai tersebut awalnya sempat dianggap cukup besar untuk seorang bek yang baru pertama kali tampil di Serie A.
Namun keputusan itu terbukti tepat setelah Idzes langsung beradaptasi dengan cepat. Ia tidak membutuhkan waktu lama untuk menembus skuad inti dan mendapatkan kepercayaan penuh dari tim pelatih.
Musim ini Jay Idzes tampil sebagai pemain inti yang nyaris tak tergantikan di lini belakang US Sassuolo. Perannya sangat vital dalam menjaga keseimbangan pertahanan sekaligus membantu tim membangun serangan dari belakang.
Sepanjang musim Serie A 2025/2026, bek Timnas Indonesia tersebut telah mencatatkan 26 penampilan bersama US Sassuolo.
Angka itu menunjukkan konsistensi luar biasa dari seorang pemain yang baru menjalani musim perdananya di level tersebut.
Statistik lain bahkan lebih mengesankan dari sekadar jumlah pertandingan. Sejak 29 Agustus 2025, Idzes tidak pernah absen satu menit pun dalam pertandingan liga yang dimainkan US Sassuolo.
Hal tersebut menunjukkan tingkat kebugaran sekaligus kepercayaan besar dari pelatih Fabio Grosso. Sang pelatih terus menempatkan Idzes sebagai pilihan utama di jantung pertahanan timnya.
Di lini belakang US Sassuolo, Jay Idzes membentuk duet bek tengah yang solid bersama Tarik Muharemovic. Kombinasi keduanya membuat pertahanan tim tampil lebih disiplin dan sulit ditembus lawan.
Baca Juga: Kans Arema FC Selamatkan Persebaya Surabaya! Singo Edan Berpeluang Tahan Laju Bhayangkara FC
Duet tersebut juga membantu US Sassuolo mencatat sejumlah hasil positif dalam beberapa pertandingan penting. Lini belakang yang semakin kokoh membuat tim mampu bersaing dengan klub-klub besar Serie A.
Performa stabil Idzes turut berkontribusi pada tren positif yang sedang dialami US Sassuolo. Tim tersebut bahkan sempat mencatat tiga kemenangan beruntun di kompetisi liga musim ini.
Kemenangan tersebut diraih saat menghadapi Udinese, Hellas Verona, dan Atalanta. Hasil itu membuat posisi US Sassuolo semakin aman di papan tengah klasemen Serie A.
Saat ini klub tersebut menempati peringkat kesembilan klasemen sementara Serie A. Posisi itu membuka peluang besar bagi US Sassuolo untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Italia musim depan.
FootballTransfers bahkan menilai kontribusi Jay Idzes sangat terasa dalam perjalanan tim musim ini. Media tersebut menyoroti dampak langsung kehadiran pemain internasional Indonesia itu terhadap performa klub.
"Performa konsisten pemain internasional Indonesia ini juga tercermin dalam hasil di lapangan. Dengan Idzes di starting line-up, Sassuolo telah memenangkan pertandingan kandang dan tandang melawan Atalanta musim ini dan saat ini berada di paruh atas Serie A. Sebuah pencapaian luar biasa untuk klub yang bermain di Serie B musim lalu," tulis FootballTransfers.
Konsistensi performa tersebut tidak hanya berdampak pada hasil pertandingan tim. Nilai pasar Jay Idzes juga mengalami peningkatan signifikan dalam pembaruan terbaru pada Maret 2026.
Berdasarkan estimasi terbaru, nilai pasar bek Timnas Indonesia itu kini mencapai sekitar 11,7 juta euro. Jika dirupiahkan, angka tersebut setara dengan sekitar Rp 230 miliar.
Nilai tersebut sekaligus membuat Jay Idzes memecahkan rekor baru dalam sejarah sepak bola Indonesia. Ia kini resmi menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi yang pernah dimiliki Timnas Indonesia.
Rekor sebelumnya dipegang oleh bek FC Twente, Mees Hilgers. Pada puncak performanya, Hilgers pernah memiliki estimasi nilai pasar sebesar 11,6 juta euro.
Kini angka tersebut berhasil dilewati oleh Jay Idzes dengan selisih tipis namun tetap bersejarah. Hal itu semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain Indonesia paling sukses yang berkarier di Eropa.
FootballTransfers juga menegaskan status baru tersebut dalam ulasan mereka.
"Ini menjadikan Idzes sebagai pemain paling berharga dalam sejarah Indonesia. Rekor sebelumnya dipegang oleh Mees Hilgers, yang bernilai 11,6 juta euro pada puncak kariernya," tulis media tersebut.
Performa gemilang Jay Idzes juga mulai menarik perhatian klub-klub besar Italia. Sejumlah raksasa Serie A dilaporkan mulai memantau perkembangan bek Timnas Indonesia tersebut.
Klub seperti AC Milan, Juventus, hingga Inter Milan disebut masuk dalam daftar peminat. Mereka terus mengikuti performa Idzes yang tampil konsisten sepanjang musim ini.
Meski begitu, US Sassuolo masih memegang kendali penuh atas masa depan sang pemain. Klub tersebut tidak memiliki tekanan untuk melepas Idzes dalam waktu dekat.
Jay Idzes saat ini masih terikat kontrak jangka panjang bersama US Sassuolo hingga tahun 2029. Kontrak tersebut memberi posisi tawar kuat bagi klub jika ada tawaran dari tim lain.
Bahkan beredar kabar US Sassuolo hanya bersedia melepas Idzes jika ada klub yang berani membayar sekitar 40 juta euro. Nilai itu setara dengan sekitar Rp787 miliar dan bisa menjadi rekor transfer bagi pemain Indonesia.
Jika benar terjadi, transfer tersebut berpotensi menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia. Jay Idzes bisa membuka jalan baru bagi pemain Tanah Air untuk semakin diperhitungkan di panggung Eropa.