← Beranda
Bruno Moreira Buka Suara usai Dibantai 1-5! Persebaya Surabaya Bangkit dan Lupakan Malam Kelam di Samarinda
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 8 Maret 2026 | 21.47 WIB
Bruno Moreira mencoba menguatkan rekan-rekannya setelah Persebaya Surabaya kalah telak 1-5 dari Borneo FC. (Persebaya)

 

JawaPos.com–Kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC menjadi malam yang sulit dilupakan bagi Persebaya Surabaya. Namun di tengah kekecewaan itu, Bruno Moreira justru mengajak seluruh tim untuk segera bangkit dan melupakan hasil memalukan tersebut.

Bruno Moreira tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Persebaya Surabaya harus pulang dengan hasil pahit dari Samarinda. Dia mengakui malam di markas Borneo FC menjadi pertandingan yang berat bagi seluruh pemain Green Force.

Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan telak saat melawat ke kandang Borneo FC pada pekan ke-25 Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3) malam, Green Force takluk dengan skor mencolok 1-5 dari tuan rumah.

Baca Juga: Peluang Persebaya Surabaya Tersisa 25 Persen! Dibantai Borneo FC Bikin Jalan ke 4 Besar Super League Makin Terjal

Hasil tersebut menjadi salah satu kekalahan paling menyakitkan yang dialami Persebaya Surabaya musim ini. Bukan hanya karena selisih gol yang besar, tetapi juga karena tim gagal menunjukkan permainan terbaik sepanjang pertandingan.

Borneo FC yang mendapat dukungan penuh suporter tampil sangat dominan sejak awal laga. Tim berjuluk Pesut Etam mampu mengendalikan permainan dan membuat Persebaya Surabaya kesulitan mengembangkan strategi yang sudah dipersiapkan.

Pada babak pertama, tuan rumah berhasil membuka keunggulan lewat satu gol yang membuat tekanan terhadap Green Force semakin besar. Situasi itu memaksa Persebaya Surabaya mencoba bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.

Baca Juga: Malut United Minta Pemain Tetap Jaga Kebugaran Selama Libur Lebaran

Namun keadaan justru semakin sulit setelah memasuki babak kedua pertandingan. Borneo FC tampil semakin agresif dan berhasil menambah empat gol lagi ke gawang Ernando Ari.

Serangan bertubi-tubi dari tuan rumah membuat lini pertahanan Persebaya Surabaya kewalahan. Green Force kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain Borneo FC yang tampil sangat efektif di depan gawang.

Di tengah tekanan tersebut, Persebaya Surabaya sebenarnya sempat memperkecil ketertinggalan. Gol hiburan tercipta melalui Leo Lelis yang memanfaatkan peluang di depan gawang lawan.

Baca Juga: PWI Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan pada Laga Malut Lawan PSM

Meski berhasil mencetak satu gol, situasi pertandingan tetap sulit dikendalikan. Persebaya Surabaya tak mampu mengejar ketertinggalan yang sudah terlalu jauh dari tuan rumah.

Setelah pertandingan berakhir, Bruno Moreira memahami betapa beratnya hasil yang harus diterima timnya. Dia menyadari laga tersebut jauh dari harapan Persebaya Surabaya.

”Pertandingan ini jelas bukan laga yang biasa bagi Persebaya. Kami tentu tidak menyangka harus kebobolan hingga lima gol dan hanya mampu membalas satu. Namun, pertandingan sudah selesai dan kami harus menerima hasil tersebut,” ujar Bruno Moreira.

Baca Juga: Sumbang Assist, Rio Fahmi Kecewa Arema FC Tumbang dari Bali United

Pemain asal Brasil itu menilai kekalahan besar tersebut harus diterima dengan lapang dada. Dia menegaskan sepak bola selalu menghadirkan dua kemungkinan, yakni kemenangan atau kekalahan.

Menurut Bruno Moreira, situasi seperti ini memang sangat menyakitkan bagi seluruh pemain. Namun dia menilai terlalu lama meratapi hasil buruk juga tidak akan membawa manfaat bagi tim.

”Sekarang bukan waktunya untuk terus menyesali hasil. Dalam sepak bola, ada kalanya tim meraih kemenangan, dan ada kalanya harus menelan kekalahan. Hari ini kami berada di sisi yang kalah, dan tentu semua pemain sangat kecewa dengan situasi ini,” jelas Bruno Moreira.

Baca Juga: Demi Persebaya Surabaya! 3 Wonderkid Timnas Indonesia U-20 Belum Gabung TC Piala AFF di Surabaya

Sebenarnya Persebaya Surabaya tidak memulai pertandingan dengan buruk. Pada awal laga, Green Force mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya melalui Malik Risaldi dan Francisco Rivera.

Dua peluang emas tersebut sempat memberikan harapan bagi Persebaya Surabaya untuk mencetak gol lebih dulu. Namun sayangnya kesempatan itu gagal dimaksimalkan dengan baik oleh para pemain.

Kegagalan memanfaatkan peluang menjadi salah satu titik balik pertandingan. Sebaliknya, Borneo FC justru mampu tampil lebih efektif dan memaksimalkan peluang yang mereka miliki.

Baca Juga: Debut John Herdman Langsung Diuji! Badai Cedera Paksa 6 Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026

Situasi itulah yang kemudian membuat jalannya pertandingan semakin berat bagi Persebaya Surabaya. Ketika tuan rumah sudah unggul jauh, tekanan terhadap Green Force menjadi semakin besar.

Melihat perjuangan rekan-rekannya di lapangan, Bruno Moreira tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh pemain. Dia menilai semua pemain sudah berusaha maksimal meski hasil akhir tidak berpihak kepada Persebaya Surabaya.

Pemain berusia 26 tahun itu juga mengajak seluruh tim untuk menjadikan kekalahan ini sebagai bahan pembelajaran. Ia percaya setiap pertandingan selalu memberikan pelajaran penting bagi tim.

Baca Juga: Awas Ledakan Mariano Peralta dan Juan Villa! Ernando Ari Siap Mati-matian Kawal Gawang Persebaya Surabaya Hadapi Borneo FC

”Saya rasa semua pemain perlu merefleksikan pertandingan ini. Setelah itu, pelatih akan melakukan analisis lebih detail dan berdiskusi bersama kami. Kami akan melihat kembali apa saja yang sudah berjalan baik, sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih kurang selama pertandingan,” timpal Bruno Moreira.

Bruno Moreira menegaskan proses evaluasi akan menjadi langkah penting bagi tim. Dengan analisis yang tepat, dia yakin Persebaya Surabaya bisa menemukan solusi untuk memperbaiki performa.

Kekalahan telak ini memang menjadi pukulan besar bagi mental tim. Namun Bruno Moreira berharap situasi tersebut justru bisa menjadi momentum untuk bangkit.

Baca Juga: Eks Wonderkid Persebaya Surabaya Kembali! Marselino Ferdinan Kirim Sinyal Comeback ke Timnas Indonesia di FIFA Series

Dia mengingatkan seluruh pemain agar tidak kehilangan kepercayaan diri setelah hasil buruk tersebut. Dalam kompetisi panjang seperti Super League, setiap tim pasti pernah mengalami fase sulit.

Menurut dia yang terpenting adalah bagaimana tim mampu merespons situasi tersebut. Reaksi setelah kekalahan akan menjadi penentu apakah sebuah tim bisa kembali bangkit atau justru semakin terpuruk.

Meski Persebaya Surabaya pulang tanpa membawa poin ke Surabaya, Bruno tetap menatap ke depan dengan optimistis. Dia berharap Green Force bisa segera menunjukkan reaksi positif pada pertandingan berikutnya.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Berambisi Hentikan Rekor Buruk di Segiri saat Lawan Borneo FC

”Kami berharap bisa belajar dan tampil lebih baik pada laga berikutnya. Sebagai sebuah tim, itulah yang harus kami lakukan,” terang Bruno Moreira.

Kini Persebaya Surabaya dituntut untuk segera bangkit setelah kekalahan memalukan di Samarinda. Respons tim pada pertandingan selanjutnya akan menjadi bukti apakah Green Force benar-benar mampu move on dari malam kelam tersebut.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah