JawaPos.com–Semen Padang FC akan menjamu tim promosi PSIM Jogja di pekan ke-24 Super League 2025-2026. Duel kedua tim akan berlangsung Rabu (4/3) malam di Stadion H. Agus Salim, Padang.
Dalam pertemuan pertama musim ini di Stadion Sultan Agung, Bantul, tuan rumah PSIM berhasil menang tipis 1-0 (4/1). Gol kemenangan Laskar Mataram lahir dari titik putih yang dieksekusi Ze Valente.
Nah, kabar baik bagi Semen Padang jelang duel lawan PSIM adalah absennya Valente. Pemain asal Portugal itu akan menepi lantaran hukuman akumulasi kartu kuning yang didapatnya.
Baca Juga: Absen Lawan Borneo FC, Pelatih Persija Ungkap Mauro Zijlstra Alami Cedera Paha
”Terkadang kita tidak bisa mengontrol segala sesuatu di atas lapangan. Laga berikutnya nanti saya harus menepi karena mendapat tambahan kartu kuning di laga lawan PSBS,” kata Valente dikutip dari situs resmi liga.
Di pekan ke-23 lawan PSBS Biak, eks pemain juga kapten Persebaya itu kena kartu kuning. Dengan demikian sesuai regulasi liga, setelah mengoleksi tujuh kartu kuning, sang pemain harus menjalani skorsing satu laga.
”Namun, ini akan menjadi momen yang bagus untuk sedikit beristirahat dan memulihkan kondisi hingga 100 persen untuk pertandingan kandang melawan Persijap Jepara (11/3). Laga tersebut juga menjadi pertandingan penting bagi kami,” tambah Valente.
Baca Juga: Persija Tertahan di JIS, Mauricio Sesalkan Kurangnya Kontrol Permainan
Absennya Valente ini kerugian besar buat PSIM. Valente adalah top skor PSIM sejauh ini dengan koleksi delapan gol.
Tidak hanya soal produktivitas yang ciamik. Valente adalah penyuplai umpan gol bagi rekan-rekannya. Musim ini, Valente membuat empat assist. Hanya Ezequiel Vidal yang punya koleksi assist lebih banyak dari Valente yaitu lima buah.
Statistik juga menunjukkan ketika Valente absen, petaka bagi PSIM pun terjadi. Saat kalah 0-2 lawan Persija Jakarta (28/11) di Jakarta, Valente menepi karena hukuman akumulasi kartu kuning.
Baca Juga: Kapten Rizky Ridho Sayangkan Persija Kembali Buang Poin di Kandang
Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel menyadari jika Valente adalah jenderal lini tengah sekaligus pemain tergacor timnya. Namun problem absennya Valente ini harus segera dicarikan solusi.
”Ze (Valente) harus menjalani skorsing. Di sisi lain, saya selalu menekankan kepada para pemain cadangan bahwa mereka harus siap kapan pun tim membutuhkan,” ungkap Van Gastel dikutip dari situs resmi liga.