← Beranda
Bisa Tembus 200 Ribu Penonton! Bernardo Tavares Minta Bonek Penuhi GBT Dukung Persebaya dan Teror Persib Bandung
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 2 Maret 2026 | 15.23 WIB
Atmosfer Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo siap menggetarkan laga Persebaya Surabaya vs Persib Bandung. (Persebaya)

JawaPos.com — Laga Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung bukan sekadar duel klasik penuh gengsi di Super League 2025/2026. Bernardo Tavares secara tegas meminta Bonek dan Bonita memadati Stadion Gelora Bung Tomo demi mendorong total penonton tembus 200 ribu musim ini.

Persebaya Surabaya akan menjamu Persib pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026) malam WIB.

Atmosfer panas khas GBT diyakini kembali menyelimuti pertandingan yang selalu sarat emosi itu.

Bagi Tavares, laga besar ini bukan hanya soal adu taktik di atas lapangan. Lebih dari itu, pertandingan kontra Persib menjadi ujian kebugaran, daya tahan, sekaligus kekuatan mental para pemain.

Pelatih asal Portugal tersebut memahami betul tekanan laga klasik seperti ini selalu berlipat ganda. Intensitas tinggi sejak menit pertama membuat detail kecil bisa menentukan hasil akhir.

Di tengah tensi tersebut, dukungan dari tribun dipercaya menjadi faktor pembeda. GBT bukan sekadar stadion, tetapi rumah besar yang kerap berubah menjadi lautan hijau mengintimidasi lawan.

Menariknya, data menunjukkan animo luar biasa publik Surabaya sepanjang musim ini. Total penonton laga kandang Persebaya Surabaya sudah mencapai 190.482 orang dengan rata-rata 15.874 per pertandingan.

Angka itu membuka peluang besar terciptanya rekor baru saat menjamu Persib. Jika laga berlangsung full house, total penonton Persebaya Surabaya musim ini berpotensi menembus 200 ribu.

Rinciannya, pada pekan pertama saat menghadapi PSIM Yogyakarta, kehadiran penonton mencapai 17.488 orang. Atmosfer awal musim langsung memberi sinyal jika dukungan Bonek tetap konsisten.

Pekan ketiga melawan Bali United dihadiri 10.200 penonton. Meski tidak sebesar laga pembuka, dukungan tetap solid mengawal perjuangan Green Force.

Saat menjamu Semen Padang di pekan keenam, 9.321 suporter hadir di tribun. Angka itu kembali menunjukkan loyalitas tanpa syarat dari pendukung Persebaya Surabaya.

Duel kontra Persija di pekan kedelapan disaksikan 12.378 penonton. Namun rekor fantastis justru tercipta saat kembali bertemu Persija pada pekan kesembilan dengan 55.432 penonton memadati stadion.

Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi musim ini. GBT benar-benar bergemuruh dan menghadirkan tekanan luar biasa bagi tim tamu.

Pada pekan ke-11 melawan PERSIS, 9.423 penonton tetap setia hadir. Atmosfer kembali membara ketika menjamu Arema FC di pekan ke-13 dengan 29.475 suporter memenuhi tribun.

Laga pekan ke-15 kontra Borneo FC dihadiri 9.432 penonton. Kemudian saat menghadapi Malut United di pekan ke-17, tercatat 12.978 orang datang memberi dukungan langsung.

Pekan ke-19 melawan Dewa United menghadirkan 25.431 penonton. Sementara itu, duel pekan ke-21 kontra Bhayangkara FC disaksikan 13.423 suporter.

Terakhir, pada pekan ke-23 saat menjamu PSM Makassar, kehadiran penonton mencapai 7.327 orang. Total keseluruhan hingga laga tersebut menyentuh angka 190.482 penonton.

Melihat tren tersebut, laga melawan Persib berpotensi menjadi magnet terbesar berikutnya. Rivalitas panjang kedua tim selalu memantik antusiasme luar biasa dari publik sepak bola nasional.

Tavares pun tak menampik pentingnya peran suporter dalam laga sepenting ini. Ia ingin para pemain merasakan dorongan energi sejak pemanasan hingga peluit akhir berbunyi.

"Besok akan menjadi laga besar di GBT menghadapi tim juara. Kami berharap Bonek dan Bonita memadati stadion, karena dukungan kalian sangat berarti dan menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan," pungkasnya.

Pernyataan itu bukan sekadar ajakan formal. Tavares sadar betul tekanan dari tribun bisa membuat lawan kehilangan fokus dalam momen-momen krusial.

Menghadapi Persib yang datang dengan status tim juara, Persebaya Surabaya butuh lebih dari sekadar strategi matang. Mental baja dan stamina prima harus berpadu dengan dukungan tanpa henti dari tribun.

Jika GBT kembali bergemuruh dan penuh sesak warna hijau, peluang meraih hasil maksimal terbuka lebar. Target menembus 200 ribu penonton pun bisa tercapai bersamaan dengan tiga poin penting.

Kini semua mata tertuju pada Senin malam di Surabaya. Apakah Bonek dan Bonita siap menciptakan sejarah baru sekaligus meneror Persib di kandang sendiri?

Satu yang pasti, laga Persebaya Surabaya vs Persib Bandung kali ini membawa dua pertaruhan sekaligus. Hasil di klasemen dan rekor 200 ribu penonton menunggu untuk dipecahkan.

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra