JawaPos.com – Deltras FC Sidoarjo akan menjalani laga kandang di pekan ke-21 grup 2 Championship 2025-2026. Pertandingan lawan Barito Putera yang berlangsung Minggu (1/3) malam di Gelora Delta, Sidoarjo akan menjadi pertandingan pemungkas The Lobster di bulan Ramadan ini.
Jelang laga ini, Deltras FC sedang dalam performa yang tidak bagus. Dalam dua laga terakhirnya, Deltras FC selalu kalah.
Deltras FC kalah 1-3 oleh PSS Sleman di Sleman (14/2). Kemudian takluk dari PSIS Semarang di Sidoarjo (22/2).
Baca Juga: Megahnya Masjid Jamik Sumenep: Padukan Budaya Jawa, Tionghoa, Madura, dan Eropa
Akibatnya posisi Deltras FC pun melorot ke posisi lima klasemen sementara grup 2. Jalan untuk finis di dua posisi teratas kian sulit.
Barito menjalani situasi yang sama dengan Deltras FC. Tim asal Kalimantan Selatan itu juga nirmenang di dua pertandingan. Tim berjuluk Laskar Antasari itu kalah 1-4 oleh Persipura Jayapura (15/2) di Jayapura. Serta imbang 0-0 lawan Kendal Tornado FC di Banjarmasin.
Jelang laga ini, pemain Deltras FC Wisal El Burji mengatakan rekan-rekannya siap all out. Apalagi di dua laga belakangan, Deltras FC mengalami kekalahan.
“Kami tahu jika Barito tim yang solid. Namun laga ini merupakan laga kandang terakhir di bulan Ramadan dan kami akan berjuang semaksimal mungkin,” ujar Burji.
Baca Juga: Kritik Impor Mobil Pickup Koperasi Merah Putih, Said Iqbal: Bisa Serap 10 Ribu Tenaga Kerja Lokal
Namun melihat rekor pertemuan Deltras FC kontra Barito musim ini, tuan rumah justru inferior. Dalam dua kali perjumpaan, The Lobster selalu kalah dengan skor 0-1.
Pelatih Deltras FC Widodo Cahyono Putro berkata evaluasi untuk performa tim serta analisis kekuatan Barito sudah dilakukan tim pelatih. Dan Widodo berharap anak asuhnya bisa memaksimalkan laga kandang ini.
“Harapan saya semua pemain akan tampil fight. Dan kita menargetkan tiga poin untuk pertandingan ini,” kata pelatih kelahiran Cilacap, Jawa Tengah itu.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Sagitarius 1 Maret 2026: Mulai dari Cinta, Karier, Kesehatan, dan Keuangan
Widodo berkata Barito memang memiliki kekuatan di eksekusi bola mati. Dan itu menurutnya hal itu akan jadi ancaman besar bagi pertahanan timnya.
“Barito juga sangat cerdik melakukan delay permainan dan mengontrol lewat ball possession. Karena itu kita harus agresif melawan mereka,” ungkap eks pelatih Bali United itu.
Widodo juga melihat di sepertiga pertahanan Deltras FC, anak asuhnya harus lebih sigap dalam mengantisipasi serangan lawan. Apalagi bola-bola diagonal dari sisi flank Barito cukup berbahaya.diarcan