JawaPos.com — Rendy Oscario hengkang dari Persebaya Surabaya dan pulang ke Semen Padang pada putaran kedua Super League 2025/2026. Kepastian ini menutup spekulasi masa depan sang kiper yang tak masuk rencana pelatih Bernardo Tavares.
Kabar perpisahan Rendy Oscario dengan Persebaya Surabaya mencuat pada Kamis (15/1/2026). Momen tersebut sekaligus menandai akhir perjalanan singkat sang penjaga gawang bersama Green Force.
Persebaya Surabaya sejatinya merekrut Rendy Oscario dengan ekspektasi memperkuat kedalaman skuad. Namun, dinamika tim membuat kiprah kiper berusia 27 tahun itu tak berjalan sesuai harapan.
Isyarat perpisahan disampaikan lebih dulu oleh media fanbase Persebaya Surabaya, @emosijiwakucom, melalui unggahan di media sosial.
Unggahan tersebut menjadi penanda resmi berakhirnya kebersamaan Rendy Oscario dengan klub kebanggaan Bonek.
“Terima kasih @rendysroyer dan keluarga ???? Perjalanan singkat di Surabaya tak akan kami lupakan ???? Sukses buat karirmu ke depan ✊????,” tulis @emosijiwakucom.
Pesan itu menggambarkan apresiasi meski Rendy hanya sebentar berseragam hijau.
Dengan keputusan ini, Rendy Oscario dipastikan tak masuk skema Bernardo Tavares untuk putaran kedua Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya pun memilih melanjutkan kompetisi dengan opsi penjaga gawang lain yang dianggap lebih sesuai kebutuhan tim.
Tak berselang lama setelah pamit dari Surabaya, Rendy Oscario langsung diresmikan sebagai pemain baru Semen Padang.
Klub asal Sumatera Barat itu bergerak cepat mengamankan jasa kiper berpengalaman demi misi bertahan di liga.
Semen Padang mengumumkan kembalinya Rendy Oscario melalui media sosial resmi klub. “Welcome Back @rendysroyer at SPFC ????,” tulis Semen Padang singkat namun penuh makna.
Kata “Welcome Back” menegaskan status Rendy Oscario sebagai pemain yang pulang ke rumah lama. Semen Padang memang bukan klub asing dalam perjalanan karier sang penjaga gawang.
Rendy Oscario merupakan produk asli pembinaan Semen Padang sejak usia muda. Klub tersebut menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya Rendy sebelum berkelana ke klub lain.
Catatan kariernya bersama Semen Padang dimulai pada level akademi. Ia tercatat membela Semen Padang Youth pada musim 2013/2014 hingga 2015/2016.
Perjalanan Rendy berlanjut ke Semen Padang U-21 pada musim 2015/2016 hingga 2016/2017. Konsistensinya membuat ia kemudian dipromosikan ke tim senior.
Rendy Oscario memperkuat tim utama Semen Padang sejak musim 2016/2017 hingga 2021/2022. Dalam periode tersebut, ia menjadi salah satu kiper yang diandalkan klub Kabau Sirah.
Statistik Rendy Oscario bersama Semen Padang menunjukkan kontribusi nyata. Ia mencatatkan 20 pertandingan dengan total menit bermain mencapai 1.766 menit.
Selama memperkuat Semen Padang, Rendy Oscario kebobolan 31 gol. Ia juga mampu mencatatkan empat clean sheet dalam periode tersebut.
Dari sisi disiplin, Rendy hanya mengoleksi satu kartu kuning. Catatan ini memperlihatkan gaya bermainnya yang relatif tenang dan minim pelanggaran.
Kepulangan Rendy Oscario ke Semen Padang membawa misi besar. Klub asal Sumatera Barat itu tengah berjuang keluar dari zona degradasi Super League 2025/2026.
Rendy Oscario tak menyembunyikan tekadnya membantu Semen Padang bangkit. Ia langsung menyampaikan pesan penuh semangat sesaat setelah resmi diperkenalkan.
“Bismillah, kito bangkik ✊????❤️,” tulis Rendy Oscario. Ungkapan tersebut mencerminkan optimisme dan ikatan emosionalnya dengan klub masa mudanya.
Kehadiran Rendy Oscario diharapkan menambah ketenangan di lini belakang Semen Padang. Pengalaman dan kedekatannya dengan kultur klub menjadi nilai tambah tersendiri.
Bagi Rendy, kepindahan ini bukan sekadar transfer biasa. Ia kembali ke tempat yang membesarkan namanya di sepak bola profesional.
Sementara itu, Persebaya Surabaya memilih menatap putaran kedua dengan komposisi baru. Keputusan melepas Rendy Oscario menjadi bagian dari evaluasi tim di era Bernardo Tavares.
Saga transfer ini akhirnya berakhir dengan cerita pulang kampung. Rendy Oscario meninggalkan Surabaya dan membawa harapan baru untuk Semen Padang.