← Beranda
Persebaya Buru Striker Anyar, Mihailo Perovic dan Diego Mauricio Gagal Jadi Andalan
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 14 Januari 2026 | 21.01 WIB
Diego Mauricio santer dikabarkan jadi salah satu striker Persebaya Surabaya yang hengkang di paruh musim. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com–Mengintip potensi juru gedor baru Persebaya Surabaya di tengah kondisi Mihailo Perovic dan Diego Mauricio yang kurang gacor menjadi isu panas yang mengiringi gerak cepat Green Force di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.

Produktivitas lini depan yang belum memuaskan memaksa manajemen dan tim pelatih bergerak agresif demi menjaga ambisi bersaing di papan atas super league. Persebaya Surabaya memang tak ingin berlama-lama berkutat dengan masalah klasik ketajaman striker.

Klub kebanggaan Bonek itu melakukan gerilya transfer sejak awal Januari dengan mendatangkan amunisi baru dari Brasil. Di bawah arahan Pelatih Bernardo Tavares, Persebaya Surabaya tercatat sudah merekrut tiga pemain asing anyar. Mereka adalah Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes yang resmi diperkenalkan pada Sabtu (10/1).

Masuknya tiga pemain Brasil tersebut belum menutup agenda transfer Green Force. Bernardo Tavares disebut masih mengincar satu penyerang asing untuk memperbaiki daya gedor tim di putaran kedua kompetisi.

Rumor tersebut mencuat lewat akun Instagram @transfernews_ft pada Selasa (13/1). Nama yang dikaitkan dengan Persebaya Surabaya adalah striker muda asal Brasil Joao Tavares.

”2 Klub BRI Super League Indonesia, yakni Persebaya Surabaya, dan Persijap Jepara kabarnya tertarik untuk mendatangkan Striker asing asal Brasil, Joao Tavares (23),” tulis akun tersebut.

Situasi ini menandakan persaingan ketat dalam perburuan tanda tangan sang pemain. ”Joao Tavares, saat ini berstatus tanpa klub,” unggah akun @transfernews_ft.

Kondisi bebas transfer tentu menjadi nilai plus bagi klub peminat, termasuk Persebaya Surabaya. Riwayat karir Joao Tavares juga ikut disorot dalam rumor tersebut.

”Dan sebelumnya bermain untuk Radomiak Radom Polandia (1tier), dan mencatatkan 2 Gol 1 Assist dalam 9 pertandingan,” tulis akun itu lagi.

Meski statistiknya belum terlalu mencolok, usia muda Joao Tavares memberi harapan jangka panjang. Persebaya Surabaya dinilai membutuhkan striker dengan energi baru dan potensi berkembang di bawah sentuhan Bernardo Tavares.

Isyarat ketertarikan Joao Tavares ke Persebaya Surabaya semakin menguat lewat media sosial. Sang pemain diketahui mengikuti akun Instagram Bernardo Tavares, sinyal yang kerap dianggap sebagai kode awal negosiasi.

Namun, peluang Joao Tavares merapat ke Surabaya belum sepenuhnya aman. Persijap Jepara masih berada dalam radar persaingan dan bisa saja mengajukan tawaran yang lebih menarik.

Dikutip dari Transfermarkt, belum ada pembaruan nilai pasar Joao Tavares hingga kini. Pada musim ini, namanya juga belum tercatat memiliki statistik permainan bersama klub manapun.

Data terakhir yang tersedia berasal dari musim lalu di Liga Polandia. Saat itu, Joao Tavares tampil sembilan kali dengan kontribusi satu gol dan satu assist.

Baca Juga: Duet Hanif Sjahbandi dan Nadeo Argawinata Pimpin APPI, Kadek Arel Jadi Exco Termuda

Jika transfer ini benar-benar terealisasi, Persebaya Surabaya hampir pasti harus melakukan pengorbanan. Nama Diego Mauricio disebut menjadi kandidat kuat yang akan dilepas untuk memberi ruang bagi striker baru.

Kabar mengenai masa depan Diego Mauricio memang mencuat ke publik. Penyerang asal Brasil itu dikabarkan berpeluang dilepas Persebaya Surabaya pada bursa transfer paruh musim.

Informasi tersebut dibagikan akun Instagram sepak bola Indonesia @liga_dagelann, pada Minggu (11/1). ”Diego Mauricio diminati East Bengal dia kemungkinan bakal dilepas Persebaya,” tulis @liga_dagelann dalam Instagram Story-nya.

Minat dari klub India itu muncul seiring performa Diego Mauricio yang belum sesuai ekspektasi. Hingga pertengahan musim, dia belum mencetak satu gol pun untuk Persebaya Surabaya.

Situasi tak jauh berbeda dialami Mihailo Perovic. Striker yang diplot sebagai ujung tombak utama hanya mampu mencetak tiga gol dari 16 pertandingan.

Statistik tersebut menjadi alarm keras bagi tim pelatih. Dengan ambisi menembus papan atas, Persebaya Surabaya jelas membutuhkan striker yang lebih tajam dan konsisten.

Kondisi ini membuat kursi striker Persebaya Surabaya kian panas di putaran kedua Super League 2025/2026. Bernardo Tavares dituntut mengambil keputusan tegas demi menjaga performa tim.

Kehadiran Joao Tavares, jika terwujud, diharapkan memberi efek kompetitif di lini depan. Persaingan sehat antarpenyerang diyakini bisa memicu peningkatan performa seluruh tim.

Bagi Persebaya Surabaya, bursa transfer paruh musim bukan sekadar tambal sulam. Ini menjadi momentum krusial untuk menentukan arah perjuangan Green Force hingga akhir musim.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah