← Beranda
Resmi! Rizky Dwi Pangestu Hengkang dari Persebaya Surabaya, Menuju Garudayaksa FC
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 14 Januari 2026 | 04.24 WIB
Rizky Dwi Pangestu resmi tinggalkan Persebaya Surabaya dan jadi pemain baru Garudayaksa FC. (Garudayaksa FC)

JawaPos.com — Rizky Dwi Pangestu hengkang dari Persebaya Surabaya dan melanjutkan karier ke klub anyar, Garudayaksa FC. Kepastian ini menandai berakhirnya kebersamaan striker asal Banyuwangi tersebut bersama Green Force pada kompetisi Super League 2025/2026.

Garudayaksa FC mengumumkan kedatangan Rizky Dwi Pangestu secara resmi melalui akun Instagram klub. Dalam unggahan itu, manajemen menyambut hangat kehadiran sang penyerang sebagai amunisi baru di lini depan.

“????????????????????????????, ???????????????????? ????????????,” tulis Garudayaksa FC membuka pengumuman mereka. Klub menegaskan Rizky siap menambah opsi serangan dan bersaing sehat bersama skuad yang ada.

Striker berusia 26 tahun itu datang dengan status resmi untuk musim ini. Garudayaksa FC juga menyelipkan semangat khas mereka dengan kalimat, “Let’s ignite the Spirit of Garuda,” sebagai simbol ambisi klub.

Rizky Dwi Pangestu dikenal sebagai penyerang dengan postur ideal dan karakter pekerja keras. Dengan tinggi badan 1,84 meter, ia diplot sebagai penyerang depan-tengah yang mengandalkan kaki kanan.

Pemain kelahiran Banyuwangi, 9 April 1999, ini merupakan pesepak bola berkewarganegaraan Indonesia. Posisi utamanya sebagai striker murni membuatnya kerap menjadi target man di kotak penalti lawan.

Sebelum resmi menuju Garudayaksa FC, Rizky tercatat memperkuat Persebaya Surabaya. Ia bergabung dengan klub kebanggaan Bonek itu sejak 6 Juli 2024.

Selama membela Persebaya Surabaya, Rizky mencatatkan total 22 penampilan di berbagai ajang. Dari jumlah tersebut, ia menyumbangkan satu gol untuk tim kebanggaan Kota Pahlawan.

Catatan statistik Rizky juga menunjukkan ia mengoleksi satu kartu kuning. Total menit bermainnya mencapai 713 menit sepanjang musim bersama Persebaya Surabaya.

Nilai pasar Rizky Dwi Pangestu saat ini berada di angka Rp 1,30 miliar. Angka tersebut mencerminkan statusnya sebagai striker potensial yang masih memiliki ruang besar untuk berkembang.

Meski tidak selalu menjadi pilihan utama, kontribusi Rizky tetap tercatat dalam perjalanan Persebaya Surabaya musim ini. Perannya kerap terlihat saat tim membutuhkan energi tambahan di lini depan.

Keputusan hengkang dari Persebaya Surabaya dinilai sebagai langkah baru yang menantang bagi Rizky. Garudayaksa FC menjadi panggung segar untuk membuktikan kapasitasnya sebagai penyerang.

Di klub barunya, Rizky diproyeksikan memperkuat daya gedor tim. Persaingan di lini depan Garudayaksa FC juga dipastikan semakin ketat dengan kehadirannya.

Kabar kepindahan ini langsung mendapat respons dari Bonek. Banyak suporter Persebaya Surabaya yang memberikan doa dan dukungan tulus untuk kelanjutan karier Rizky.

“Voommm. Jujur, perpidahan yang sangat bagus,” ujar salah satu Bonek dalam kolom komentar. Ungkapan itu mencerminkan penerimaan suporter terhadap keputusan sang pemain.

Dukungan lain datang dengan nuansa motivasi dan harapan kesuksesan. “Kerja keras dan sukses cak dwi , wayae juara dan naik liga 1 gawe,” tulis seorang Bonek.

Ada pula komentar bernuansa emosional khas Surabaya. “Wayahe nguasai kulonan maneh le,” ujar salah satu Bonek, menyiratkan keyakinan Rizky akan bersinar.

Ucapan terima kasih juga mengalir dari para pendukung Green Force. “Terima kasih perjuangan nya selama ini.. tetep ijo yo mas,” tulis seorang suporter.

Tak ketinggalan, doa singkat namun penuh makna ikut disampaikan. “Sukses selalu @rizkydwi.99,” ujar salah satu Bonek lainnya.

Respons positif tersebut menunjukkan hubungan baik antara Rizky dan suporter Persebaya Surabaya tetap terjaga. Meski berpisah, rasa hormat dan dukungan tidak ikut hilang.

Bagi Garudayaksa FC, kedatangan Rizky menjadi sinyal keseriusan membangun tim kompetitif. Klub berharap pengalaman Rizky di level atas bisa memberi dampak nyata.

Rizky sendiri diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan barunya. Peran sebagai striker utama atau pelapis akan ditentukan oleh performanya di lapangan.

Perjalanan karier Rizky Dwi Pangestu kini memasuki babak baru. Dari Persebaya Surabaya menuju Garudayaksa FC, langkah ini menjadi momen penting dalam usahanya terus berkembang.

Dengan usia yang masih produktif, peluang Rizky untuk bersinar masih terbuka lebar. Garudayaksa FC pun menjadi tempat baru untuk membuktikan potensi tersebut.

Kepindahan ini menutup satu kisah dan membuka cerita lain. Rizky Dwi Pangestu resmi meninggalkan Green Force, lalu terbang bersama Garudayaksa FC dengan harapan dan ambisi baru.

EDITOR: Edi Yulianto