JawaPos.com — Update 3 rumor pelatih Persebaya Surabaya kembali menghangat dan menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola nasional. Bekas incaran Persib Bandung disebut makin dekat ke Gelora Bung Tomo di tengah ketidakpastian sosok pengganti Eduardo Perez.
Persebaya Surabaya hingga kini belum merilis pelatih anyar usai mendepak Eduardo Perez. Kondisi tersebut membuat berbagai spekulasi berkembang dan memancing rasa penasaran Bonek.
Sejumlah pelatih asing dengan rekam jejak mentereng dikaitkan dengan Persebaya Surabaya. Setidaknya ada tiga nama utama yang paling sering disebut dalam bursa pelatih Green Force.
Bernardo Tavares
Nama pertama yang mencuat adalah Bernardo Tavares. Isu kedekatan Bernardo Tavares dengan Persebaya Surabaya muncul tak lama setelah Edu Perez resmi dilepas.
Status Bernardo Tavares yang saat itu tanpa klub membuat rumor semakin menguat. Persebaya Surabaya bahkan disebut telah mencapai kesepakatan dengan eks pelatih PSM Makassar tersebut.
Kabar tersebut langsung disambut antusias oleh Bonek. Banyak yang menilai Persebaya Surabaya bakal menjadi tim kuat di tangan Bernardo Tavares.
Kepercayaan itu bukan tanpa alasan. Bernardo Tavares memiliki catatan manis bersama PSM Makassar, termasuk membawa tim berjuluk Juku Eja juara Liga 1 2022/2023.
Namun harapan itu pupus setelah agen Bernardo Tavares memberikan klarifikasi. Pernyataan tersebut disampaikan Azmi melalui akun Instagram @aps.footballagent pada 25 November 2025.
Azmi menegaskan kabar kesepakatan itu tidak benar. Ia menyebut, “Perlu saya luruskan bahwa informasi tersebut tidaklah benar.”
Azmi juga memastikan kliennya belum menandatangani kontrak dengan klub manapun. “Saat ini Coach Bernardo Tavares masih berstatus tanpa klub dan belum menandatangani kontrak apapun,” tulisnya.
Bernardo Tavares bahkan disebut tengah berada di Portugal. “Coach Bernardo Tavares berada di Portugal untuk menikmati perayaan Natal dan akhir tahun bersama keluarga,” lanjut Azmi.
Klarifikasi tersebut otomatis menutup rumor kesepakatan dengan Persebaya Surabaya. Hingga kini, Bernardo Tavares masih belum menentukan pelabuhan berikutnya.
Miljan Radovic
Nama kedua yang masuk dalam radar adalah Miljan Radovic. Pelatih berusia 50 tahun itu dikenal luas oleh publik sepak bola Indonesia.
Miljan Radovic pernah berkiprah sebagai pemain dan pelatih di Persib Bandung. Pengalaman tersebut membuatnya dinilai paham karakter sepak bola Tanah Air.
Saat ini, Miljan Radovic tengah menangani Al-Ramtha SC di Liga Yordania. Catatannya terbilang impresif dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang dari 10 laga.
Performa tersebut membuat namanya kembali dilirik klub-klub Asia, termasuk dari Indonesia. Persebaya Surabaya diprediksi bisa tampil solid di bawah racikan Miljan Radovic.
Persis Solo sempat dikabarkan juga mengincar Miljan Radovic. Namun klub tersebut akhirnya kembali menunjuk Milomir Seslija yang diresmikan pada Selasa (16/12/2025).
Situasi itu sempat membuka jalan bagi Persebaya Surabaya. Meski begitu, hambatan muncul karena Miljan Radovic diperkirakan masih terikat kontrak dengan Al-Ramtha SC.
Hingga saat ini, rumor Miljan Radovic belum menunjukkan perkembangan berarti. Nama tersebut masih sebatas wacana tanpa konfirmasi resmi dari manajemen Green Force.
Benjamin Mora
Nama ketiga justru menjadi rumor paling panas. Sosok tersebut adalah Benjamin Mora, pelatih asal Meksiko yang pernah membuat Persib Bandung kepincut.
Benjamin Mora dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan modern. Namanya sempat dikaitkan dengan Persib Bandung setelah Robert Alberts didepak.
Saat itu, sinyal kedekatan muncul ketika Benjamin Mora mengikuti akun Instagram resmi Persib Bandung. Namun Maung Bandung akhirnya memilih Luis Milla sebagai pelatih.
Tak hanya Persib, Persis Solo juga pernah dikaitkan dengan Benjamin Mora pada 2023. Sayangnya, Persis Solo gagal mendaratkan sang pelatih.
Benjamin Mora kala itu memilih melanjutkan karier ke klub asal Kanada, Atlas. Keputusan tersebut membuat Liga 1 kembali gigit jari.
Kini, nama Benjamin Mora kembali mencuat di bursa pelatih Liga Indonesia. Persebaya Surabaya disebut menjadi kandidat terkuat untuk mendapatkan jasanya.
Akun Instagram @gossindo_ menulis, “RUMOR: Benjamin Mora On Persebaya Surabaya,” pada 14 Desember 2025. Sehari sebelumnya, akun @transfernews_ft juga memberi sinyal kuat.
“Rumornya akan melatih salah satu klub BRI Super League Indonesia,” tulis @transfernews_ft pada 13 Desember 2025. Unggahan tersebut langsung memantik spekulasi luas.
Kabar itu makin menguat setelah Benjamin Mora pamit dari Quertaro FC. Ia menulis, “Gracias Queretaro,” dalam unggahan Instagram pribadinya pada 18 November 2025.
Dengan status bebas kontrak, peluang Persebaya Surabaya semakin terbuka. Manajemen Green Force kini tinggal menyodorkan nilai kontrak yang sesuai.
Di tengah tiga rumor besar tersebut, Persebaya Surabaya masih memilih diam. Bonek pun menanti siapa sosok yang akhirnya memimpin dari pinggir lapangan Gelora Bung Tomo.