← Beranda
Menguak Fakta Pahit Kekalahan Persebaya Surabaya! Persib Bandung Digdaya Catat 7 Kali Kemenangan
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 14 September 2025 | 15.46 WIB
Persib Bandung tunjukkan taringnya di hadapan Persebaya Surabaya. (Media Persib)

JawaPos.com — Persib Bandung kembali menunjukkan kedigdayaannya atas Persebaya Surabaya dalam pekan ke-5 Super League 2025/2026. Kemenangan tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (12/9/2025), membuat Maung Bandung mencatatkan tujuh kemenangan dalam 13 pertemuan sejak era Liga 1.

Rekor tersebut menegaskan dominasi Persib dalam duel klasik melawan Green Force. Dari total 13 laga, Pangeran Biru meraih tujuh kemenangan, dua kali imbang, sementara Persebaya Surabaya hanya mampu menang empat kali.

Hasil di GBLA juga memperpanjang catatan apik Persib yang selalu tampil percaya diri ketika bersua Persebaya Surabaya. Bagi Green Force, kekalahan ini kembali membuka luka lama setiap kali bertemu rival beratnya itu.

Pertandingan sempat berlangsung sengit sejak menit awal dengan jual beli serangan dari kedua tim. Namun hingga babak pertama berakhir, skor masih 0-0 karena peluang yang tercipta tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Bruno Moreira sempat mengancam gawang Persib dengan tendangan keras yang masih bisa ditepis kiper Teja Paku Alam. Sebaliknya, Persib juga berbahaya lewat akselerasi Berguinho dan sepakan Frans Putros yang melenceng tipis.

Babak kedua menjadi panggung kebangkitan Persib Bandung dengan strategi serangan balik cepat. Hasilnya, gol tunggal Uilliam Barros pada menit ke-53 lahir dari skema apik yang diawali umpan matang Berguinho.

Gol tersebut membuat stadion bergemuruh karena ribuan bobotoh menyambutnya dengan sorak meriah. Barros yang tampil tajam kembali membuktikan perannya sebagai penyerang haus gol bagi Maung Bandung.

Keunggulan itu membuat Persib semakin percaya diri untuk menguasai jalannya pertandingan. Pelatih pun memasukkan sejumlah pemain pengganti demi menjaga intensitas permainan tetap stabil.

Namun laga sempat terhenti pada menit ke-72 akibat hujan deras yang mengguyur kawasan GBLA.

Lapangan yang tergenang air membuat wasit menghentikan pertandingan beberapa saat sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.

Meski kondisi lapangan kurang ideal, Persib tetap mampu menjaga fokus hingga peluit panjang berbunyi. Skor 1-0 bertahan dan memastikan tiga poin berharga untuk Pangeran Biru.

Kemenangan ini mengangkat posisi Persib Bandung ke peringkat lima klasemen sementara dengan koleksi tujuh poin. Sementara Persebaya Surabaya harus rela turun ke posisi tujuh dengan enam poin dari empat pertandingan.

Kekalahan ini menjadi pahit bagi Persebaya Surabaya karena memutus tren positif dua kemenangan beruntun. Green Force yang sempat naik daun kini harus kembali bekerja keras untuk menjaga konsistensi di papan atas.

Bagi Persib, hasil ini semakin mempertegas status mereka sebagai salah satu tim dengan mental juara.

Selain menambah rekor kemenangan, Maung Bandung juga masih menyimpan satu laga tunda yang bisa mengangkat posisi lebih tinggi.

Sorotan lain dari laga ini adalah debut tiga pemain anyar Persib yang langsung mendapat kepercayaan. Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Andrew Jung mencatatkan penampilan perdana di depan bobotoh.

Thom Haye masuk menggantikan Marc Klok, sedangkan Reijnders mengambil alih posisi Kakang Rudianto. Andrew Jung juga diturunkan sebagai opsi tambahan di lini depan Persib.

Debut mereka disambut meriah oleh publik GBLA yang menaruh harapan besar pada kontribusi para pemain baru ini. Meski belum banyak berbuat, kehadiran mereka diyakini bakal menambah kedalaman skuad Persib di kompetisi panjang.

Dominasi Persib atas Persebaya Surabaya tak lepas dari konsistensi mereka menjaga ritme permainan. Setiap kali menghadapi Green Force, Persib selalu tampil dengan motivasi berlipat karena rivalitas historis kedua tim.

Bagi Persebaya Surabaya, kekalahan ini adalah pelajaran penting agar lebih siap di pertemuan berikutnya. Green Force harus menemukan formula jitu untuk menghentikan rekor buruk melawan Maung Bandung.

Catatan tujuh kemenangan dari 13 laga tentu menjadi modal besar bagi Persib Bandung untuk melanjutkan tren positif. Bobotoh pun makin optimistis tim kebanggaannya bisa bersaing di jalur juara musim ini.

Persebaya Surabaya tak boleh larut dalam kekecewaan jika ingin tetap berada di papan atas. Dengan materi pemain yang dimiliki, mereka tetap punya peluang besar untuk bangkit di pertandingan selanjutnya.

Persaingan ketat di Super League 2025/2026 membuat setiap laga menjadi penting. Kekalahan atau kemenangan tipis bisa sangat menentukan posisi di klasemen hingga akhir musim.

Fakta pahit ini menegaskan duel Persib kontra Persebaya Surabaya selalu menghadirkan drama dan gengsi tinggi. Kali ini, Pangeran Biru kembali berjaya, sementara Green Force harus kembali pulang dengan tangan hampa.

EDITOR: Banu Adikara