← Beranda
Bongkar Regu Penembak Jitu Semen Padang di Era Eduardo Almeida! Siap Bombardir Lawan di Super League 2025/2026
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 26 Agustus 2025 | 18.52 WIB
Bruno Gomes siap jadi tumpuan bomber di lini depan Semen Padang pada Super League 2025/2026. (Media Semen Padang)
 

JawaPos.com — Semen Padang FC mulai memperlihatkan wajah baru yang lebih agresif di bawah asuhan Eduardo Almeida pada Super League 2025/2026. Kabau Sirah kini punya regu penembak jitu yang siap membombardir gawang lawan di setiap laga.

Daftar pemain dengan catatan tembakan terbanyak muncul sebagai senjata utama Semen Padang musim ini. Bruno Gomes memimpin dengan rata-rata 3,3 shots per game, diikuti Pedro Matos dengan 1,5 shots per game.

Nama lain yang tak kalah berbahaya adalah Filipe Chaby dengan 1 tembakan per laga. Sementara Alhassan Wakaso dan Cornelius Stewart sama-sama mencatatkan 0,7 shots per game hingga pekan ketiga.

Racikan Eduardo Almeida membuat deretan penyerang dan gelandang ini terlihat lebih hidup dalam menciptakan peluang.

Kombinasi tembakan yang datang dari berbagai lini pun menjadikan Semen Padang lebih sulit ditebak lawannya.

Meski pada pekan ketiga harus puas ditahan imbang 1-1 oleh PSM Makassar di Stadion H. Agus Salim, Padang, regu penembak jitu ini tetap tampil menjanjikan.

Gol Bruno Gomes di menit ke-28 menjadi bukti ancaman nyata lini serang Kabau Sirah.

Sayangnya, keunggulan itu harus buyar di babak kedua setelah Abu Kamara mencetak gol balasan di menit ke-77. Hasil ini membuat Semen Padang hanya meraih satu poin di kandang sendiri.

Kendati begitu, Eduardo Almeida justru menilai banyak sisi positif dari permainan anak asuhnya. Ia menegaskan timnya mampu mengontrol jalannya pertandingan terutama di babak pertama.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, Semen Padang sukses menciptakan peluang berbahaya dan menekan PSM yang dikenal memiliki fisik tangguh serta mengandalkan long ball. Skor 1-0 di babak pertama jadi bukti dominasi itu.

“Kita di babak pertama membuat game yang sangat positif. Kita bisa kontrol lawan dan ciptakan peluang untuk membuat gol. Kita bisa selesaikan babak pertama dengan skor 1-0,” kata Eduardo Almeida.

“Tapi inilah sepak bola. Kita tahu PSM adalah tim yang punya fisik bagus dan long ball yang bagus juga.”

Di babak kedua, PSM tampil lebih ngotot untuk memaksakan hasil imbang. Meski target tiga poin tidak tercapai, Eduardo Almeida mengapresiasi sikap pantang menyerah dari para pemainnya.

Baginya, attitude positif itu yang menjadi modal penting dalam perjalanan panjang Super League 2025/2026. Ia menekankan tim harus tetap fokus agar bisa meraih hasil maksimal di laga berikutnya.

“Pemain punya attitude positif. Kita harus tetap fokus untuk mempersiapkan laga berikutnya untuk hasil yang lebih baik dari laga ini,” Eduardo Almeida menegaskan.

Selain itu, Eduardo Almeida menyoroti kondisi fisik para pemainnya yang mampu bertahan di intensitas tinggi.

Berbeda dengan PSM yang terlihat kelelahan hingga beberapa pemain mengalami kram, skuad Kabau Sirah tetap bugar hingga peluit akhir.

“Hal positif dari laga ini adalah kita lihat ada banyak pemain PSM yang kram dan cedera, ada sekitar tiga hingga empat pemain,” ujar dia lagi.

“Sedangkan kita tidak ada, artinya kita bisa paksakan main dengan intensitas tinggi dan pemain bisa jalankan itu dengan baik.”

Situasi tersebut menunjukkan bagaimana program latihan dan persiapan fisik yang diterapkan berjalan efektif. Hal itu pula yang memberi optimisme besar bagi Eduardo Almeida dalam menatap laga-laga berikutnya.

Dengan empat poin dari tiga pertandingan, Semen Padang kini menempati posisi ke-9 klasemen sementara. Hasil ini memang belum maksimal, namun tren positif dalam permainan jelas terlihat.

Regu penembak jitu yang sedang dipoles Eduardo Almeida diyakini bisa menjadi kunci Semen Padang menembus papan atas.

Dengan rata-rata tembakan yang merata di beberapa pemain, ancaman serangan tak lagi hanya bertumpu pada satu nama.

Bruno Gomes tentu akan tetap jadi andalan utama dengan agresivitasnya di kotak penalti.

Namun dukungan dari Pedro Matos, Filipe Chaby, Alhassan Wakaso, dan Cornelius Stewart bisa membuat serangan Kabau Sirah lebih bervariasi.

Pola ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi Eduardo Almeida dalam merancang strategi menghadapi lawan yang berbeda-beda.

Lawan pun akan sulit mengantisipasi sumber gol Semen Padang karena banyak pemain yang bisa melepas tembakan.

Mentalitas yang mulai terbangun juga semakin menguatkan identitas baru Kabau Sirah. Mereka bukan hanya sekadar bertahan, tapi siap menekan dengan intensitas tinggi dari menit awal.

Jika konsistensi ini terjaga, regu penembak jitu Semen Padang berpotensi menjadi momok menakutkan di Super League musim ini. Kombinasi fisik kuat, attitude positif, dan variasi serangan bisa membawa mereka lebih jauh.

Eduardo Almeida pun berharap seluruh pemain tetap menjaga semangat dan fokus di setiap laga. Baginya, proses panjang ini akan berbuah manis jika semua elemen tim bersatu dengan satu tujuan.

Semen Padang kini bukan hanya membawa nama besar sejarahnya di sepak bola Indonesia. Mereka sedang membangun ulang identitas sebagai tim yang ofensif, modern, dan bermental baja.

Regu penembak jitu Kabau Sirah siap menggebrak Super League 2025/2026. Lawan-lawan harus bersiap menghadapi hujan tembakan yang bisa datang kapan saja dari berbagai lini serangan Semen Padang.

EDITOR: Edi Yulianto