← Beranda
Duel Pemain Kunci PSBS Biak vs Persis Solo! Cleylton Santos Siap Redam Aksi Ruyery Blanco di Maguwoharjo
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 23 Agustus 2025 | 18.10 WIB
Cleylton Santos Siap Redam Aksi Ruyery Blanco di laga PSBS Biak vs Persis Solo, Sabtu (23/8/2025). (Media Persis/PSBS)
 

JawaPos.com — Duel panas bakal tersaji di Stadion Maguwoharjo, Sabtu sore (23/8), ketika PSBS Biak menjamu Persis Solo pada pekan ketiga Super League 2025/2026. Sorotan utama tertuju pada bentrokan dua pemain kunci, Ruyery Blanco dari PSBS dan Cleylton Santos dari Persis, yang diprediksi jadi penentu jalannya laga.

PSBS Biak datang dengan catatan buruk setelah dua kali tumbang di awal musim. Mereka dihantam Arema FC 1-4 dan kalah tipis 0-1 dari Borneo FC, membuat selisih gol mereka sudah minus empat.

Persis Solo masih lebih baik meski belum konsisten. Setelah membuka musim dengan kemenangan 2-1 atas Madura United, Laskar Sambernyawa justru dipukul Persija Jakarta 0-3 di laga kandang pekan lalu.

Kedua tim punya sejarah pertemuan yang cukup menarik. Dalam empat duel terakhir, Persis lebih dominan termasuk kemenangan 2-0 di Stadion Lukas Enembe lewat gol Fransiskus Alesandro dan Ramadhan Sananta.

Pada laga kali ini, PSBS diprediksi tetap mengandalkan skema 4-3-3 racikan Divaldo Alves. Ruyery Blanco akan diplot sebagai motor serangan bersama Mohcine Hassan dan Yano Putra di lini depan.

PSBS Biak (4-3-3): Manuel Kadu; George Brown, Sandro Embalo, Kevin Lopez, Nurhidayat Haris; Eduardo Barbosa, Luquinhas, Andre Oktaviansyah; Ruyery Blanco, Mohcine Hassan, Yano Putra.

Persis Solo di bawah arahan Peter de Roo juga akan tampil dengan formasi 4-3-3. Nama-nama seperti Sho Yamamoto, Kodai Tanaka, dan Ikhwan Tanamal siap menopang daya dobrak lini depan tim tamu.

Persis Solo (4-3-3): Muhamad Riyandi; Gio Numberi, Jose Cleyton, Xandro Schenk, Jordy Tutuarima; Zulfahmi Arifin, Adriano Castanheira, Sidik Saimima; Ikhwan Tanamal, Kodai Tanaka, Sho Yamamoto.

Namun, duel yang paling ditunggu tentu saja pertemuan Ruyery Blanco dengan Cleylton Santos.

Blanco yang punya rating 6,9 diprediksi jadi ancaman nyata bagi lini belakang Persis, sementara Cleylton dengan rating 6,7 siap mengawalnya ketat.

Blanco memang baru sekali tampil musim ini, tetapi langsung meninggalkan jejak impresif. Ia mencatatkan rata-rata satu tembakan tepat sasaran, satu umpan kunci, serta dua dribel sukses dengan efektivitas 100 persen.

Kecepatan dan keberaniannya dalam duel satu lawan satu membuat Blanco jadi momok menakutkan. Hanya saja, kelemahannya terlihat dari minimnya kemenangan duel udara dan tingginya jumlah pelanggaran yang ia buat.

Di sisi lain, Cleylton Santos tampil lebih stabil bersama Persis dalam dua laga awal. Bek asal Brasil ini menjadi palang pintu utama dengan rata-rata 16 recovery bola per laga serta 4,5 clearance.

Cleylton juga piawai membaca permainan dengan distribusi bola yang rapi. Ia mencatatkan akurasi umpan 85 persen dengan rata-rata 37,5 operan sukses per pertandingan.

Namun, performanya tak sepenuhnya tanpa celah. Cleylton sudah melakukan tiga kali kesalahan yang berujung tembakan lawan, catatan yang bisa dimanfaatkan PSBS jika Ruyery Blanco mampu bermain efektif.

Pertemuan keduanya akan jadi duel menarik antara kecepatan melawan ketangguhan fisik. Blanco punya keunggulan dalam eksplosivitas serangan, sementara Cleylton mengandalkan pengalaman dan kekuatan duel.

PSBS jelas membutuhkan inspirasi dari Blanco untuk memutus tren negatif. Tanpa kreativitas dan agresivitasnya, lini depan Biak terlihat tumpul dalam dua laga awal.

Sebaliknya, Persis butuh ketenangan Cleylton agar tidak kembali kecolongan seperti ketika dihajar Persija. Jika bek jangkung ini mampu mengawal ketat pergerakan Blanco, Persis punya peluang besar membawa pulang poin.

Laga di Maguwoharjo juga akan menguji mental kedua tim. PSBS butuh kemenangan perdana untuk bangkit, sementara Persis ingin membuktikan diri mampu konsisten di papan tengah.

Atmosfer panas dipastikan mewarnai jalannya pertandingan. Kedua tim sama-sama punya motivasi tinggi untuk menebus kekalahan pekan lalu.

Publik tentu menanti apakah Blanco mampu menembus tembok kokoh milik Cleylton. Atau justru Cleylton yang sukses meredam ancaman dan membuat Persis lebih leluasa menguasai laga.

Apapun hasilnya, duel PSBS Biak melawan Persis Solo kali ini bukan sekadar laga pekan ketiga. Pertemuan Blanco dan Cleylton bisa jadi gambaran siapa yang lebih siap bersaing di Super League 2025/2026.

Jika Blanco berhasil melewati penjagaan ketat, PSBS bisa saja membuat kejutan di Maguwoharjo. Tetapi jika Cleylton berdiri kokoh, Persis punya modal kuat untuk menambah derita tuan rumah.

Semua mata pun tertuju pada 90 menit mendebarkan di Sleman sore ini. Duel pemain kunci, Ruyery Blanco dan Cleylton Santos, akan jadi cerita utama yang menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang.

EDITOR: Edi Yulianto