JawaPos.com - Sebanyak 18 pemain dari Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 2024/2025 terpilih untuk mengikuti EPA Future Star Camp 2024/2025 dan berkesempatan gabung enam klub Spanyol untuk berlatih. Tapi Persija Jakarta kemungkinan tak bisa mengirimkan perwakilannya.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menyelesaikan EPA Liga 1 2024/2025 baik U-16, U-18, maupun U-20. Sejumlah klub telah dipastikan menjadi juara, beserta penghargaan individu untuk para pemain.
Meski sudah rampung, tugas PT LIB belum selesai. Operator kompetisi itu masih punya program bernama EPA Future Star Camp 2024/2025, yang bekerja sama dengan Ekkaono serta Kickoff Indonesia.
Program EPA Future Star Camp 2024/2025 ditujukan untuk para pemain jebolan EPA Liga 1 U-16 untuk berlatih dan menimba ilmu di Spanyol selama dua pekan. Total ada 18 pemain yang dipilih dan bakal bergabung dengan klub asal Spanyol untuk belajar selama berada di sana.
Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus mengungkap alasan pemilihan Spanyol sebagai negara untuk para pemain berlatih. "Grassroot di Spanyol yang terbaik lah, sesuai dengan karakteristik pemain di klub," katanya beberapa waktu lalu.
Selain 18 pemain yang ikut serta, PT LIB juga mengirim 18 pelatih klub EPA U-16 untuk mendapatkan program magang kepelatihan ke negara yang sama. Mereka nantinya akan disebar ke beberapa klub yang ada di Spanyol.
Daftar 18 pemain jebolan EPA Liga 1 U-16 2024/2025 pun telah diumumkan oleh PT LIB. Ada enam tim yang jadi tujuan para pemain tersebut, yakni Reus Reddis, Andorra, CE Europa, Osasuna, Deportivo Alaves, Girona.
"Petualangan pun dimulai! Enam akademi di Spanyol akan jadi tempat persinggahan 18 pemain Future Stars terpilih," kata Abdi Rafi Kamal selaku Performance Development PT LIB, dalam akun X pribadinya.
“Empat di antaranya masih di daerah Barcelona, dan sekitarnya, sedangkan sisanya agak menjauh dikit ke utara Spanyol," tambahnya.
Ke-18 pemain itu terdiri dari masing-masing satu pemain tiap kontestan EPA Liga 1 U-16. Mereka mendapatkan kesempatan bergabung dengan klub asal Spanyol selama 14 hari.
“Masing-masing rombongan akan menjalani kehidupan baru selama 14 hari ke depan,” terang Abdi Rafi.
“Semuanya akan jauh dari zona ternyaman mereka, mulai dari rekan setim, pelatih, bahasa, suhu, makanan, dan yang lain-lainnya,” kata Abdi Rafi menambahkan.
Hanya saja, ada dua dari 18 pemain tersebut yang kemungkinan besar tak akan bisa merasakan kesempatan tersebut. Mereka adalah Peres Akwila Tjoe (Persija Jakarta), dan Fardan Farras Prawita (Borneo FC).
Abdi Rafi menjelaskan, keduanya tak bisa bergabung dengan 16 pemain lain ke Spanyol karena dapat panggilan ke Timnas U-17 Indonesia, yang sedang dalam persiapan menuju Piala Asia U-17 2025.
“Fardan dan Peres sedang dalam panggilan tugas negara. Masih ada agenda Timnas yang tak bisa mereka tinggalkan untuk berpetualang bersama 16 rekan mereka lainnya," kata Abdi.
Daftar 18 Pemain EPA Liga 1 U-16 yang Dikirim ke Spanyol:
Klub Girona
- Fardan Farras Prawita (Borneo FC)*
- Defvandra Arjunodh K (PSIS Semarang)
- Yulius Stenlly Watikitaka P (PSBS Biak)
Klub Deportivo Alaves
- Keanu Senjaya (Bali United)
- Arigo Juniville Fabiano (Persita Tangerang)
- Maickel Protasius Yesaya (Persebaya Surabaya)
Klub Osasuna
- Peres Akwila Tjoe (Persija Jakarta)*
- Waliyuddin Shofa Arridho (Persib Bandung)
- Rohmat Nurhidaya (PSM Makassar)
Klub CE Europa
- M Sutan Riehansyah (Persik Kediri)
- Alvaro Adriano Dwi Santoso (Persis Solo)
- Vinoo Mayvan Styngky (Dewa United)
Klub FC Andorra
- Rayandra Ardhy Ramadhan (Barito Putera)
- Bramantyo Wahyu Dinata (PSS Sleman)
- Fardan Ary Setyawan (Madura United)
Klub Reus Reddis
- Faiz Hikmal Kurniawan (Semen Padang FC)
- Briant Rhere Aldinnaldo (Arema FC)
- Faisal Ade (Malut United)