← Beranda
Deretan Kiper Muda yang Layak Mengisi Slot Penjaga Gawang Ketiga Timnas Indonesia Setelah Maarten Paes dan Emil Audero
Yoga Radyan NalendraSelasa, 25 Februari 2025 | 22.55 WIB
Emil Audero. (Dok.Palermo FC)

JawaPos.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir telah mengatakan bahwa Timnas Indonesia akan memberi satu slot pemain muda sebagai penjaga gawang ketiga setelah mempunyai Maarten Paes dan menaturalisasi Emil Audero.

Seperti yang diketahui, PSSI kini sedang berusaha mempercepat naturalisi Emil Audero. Kiper yang kini sedang membela klub Serie B Palermo itu diharapkan bisa mengenakan seragam Merah Putih di FIFA Matchday bulan Maret mendatang.

Timnas Indonesia sendiri akan menghadapi Australia (20/3) dan Bahrain (25/3). Ini merupakan laga lanjutan Putaran Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Ketum PSSI dalam suatu kesempatan mengatakan butuh dua kiper yang berpengalaman main di luar negeri, lalu kiper muda bisa belajar dari mereka. Praktis, dua slot sepertinya akan diamankan Maarten Paes dan Emil jika proses naturalisasinya rampung.

"Emil Audero Mulyadi prosesnya sekarang sudah baik sekali. Ini menjadi salah satu pilihan untuk kita menjadi tim bersama Maarten Paes. Kita tahu dia [Emil Audero] sudah berkarier lama di Liga Italia Serie A, Serie B, Juventus, Inter, Como, Palermo, Sampdoria," ujar Erick.

"Artinya, kita mempunyai dua kiper yang kokoh. Di posisi [kiper] ketiga, kita akan mempertahankan kiper yang muda supaya bisa belajar kepada senior-seniornya," tambahnya.

Sebelum Maarten Paes bergabung, penjaga gawang inti Timnas Indonesia adalah Ernando Ari Sutaryadi, berusia 22 tahun, yang menggeser Nadeo Argawinata, 27 tahun.

Namun, Ketum PSSI tidak memberikan alasan secara spesifik rentang kiper muda yang bisa masuk ke tim nasional senior. Akan tetapi, sudah banyak kiper muda Indonesia yang dirasa siap bersaing untuk memperebutkan satu tempat tersebut.

Lantas siapa yang kemungkinan akan menjadi pelapis Maarten Paes dan Emil Audero di sektor penjaga gawang tim nasional? Dilansir dari laman Transfermarkt, berikut lima kiper muda yang siap menjadi kiper ketiga Timnas Indonesia. 

Baca Juga: Ganjar Pranowo Sebut Pemerintahan Prabowo Gagal Tata Urusan Publik jika Model Efisiensi Anggaran Begini

Cahya Supriyadi

Nama pertama yang diprediksi akan masuk ke dalam pantauan pelatih Patrick Kluivert untuk pos kiper ketiga Timnas Indonesia adalah Cahya Supriadi. Pemain Bekasi City FC ini masih berusia 22 tahun.

Cahya sudah memiliki sejumlah pengalaman terkait memperkuat Timnas Indonesia. Terbaru, dirinya merupakan kiper utama Pasukan Garuda saat terjun di turnamen ASEAN Cup 2024.

Pemain yang sudah mencatatkan tiga caps bersama Timnas Indonesia ini sejatinya tampil gemilang di ajang ASEAN Cup 2024. Namun, dia gagal mengantarkan Pasukan Garuda lolos ke babak selanjutnya setelah tersisih dalam fase grup.

Sedangkan bersama Bekasi City FC, eks pemain Persija Jakarta ini telah bermain 10 kali dan mencatat lima kali kebobolan. Tak pelak dengan sederet pengalaman serta kemampuannya, Cahya merupakan salah satu kandidat kuat mengisi satu spot kiper Timnas Indonesia.

Adi Satryo

Adi Satryo merupakan kandidat selanjutnya yang berpotensi mengamankan satu slot kiper muda Timnas Indonesia. Dia merupakan andalan di bawah mistar PSIS Semarang dan sering masuk ke dalam skuad Pasukan Garuda.

Adi tercatat sudah meraih dua caps bersama Timnas Indonesia. Pemain yang mempunyai tinggi 179 cm ini dikenal sebagai kiper yang jago dalam bola atas maupun tangguh dalam menghalau tendangan lawan.

Bersama PSIS pada musim ini, pemain berusia 23 tahun sudah bermain 14 kali dan mencatatkan 7 clean sheet serta 14 kali kebobolan. Sayangnya, dia saat ini sedang mengalami cedera.

Reza Arya Pratama

Nama Reza Arya mencuat saat musim 2023/24, ketika itu Shin Tae-yong secara mengejutkan memanggilnya masuk ke dalam skuad Timnas Indonesia. Saat itu, kiper PSM Makassar ini dipersiapkan tampil melawan Palestina dan Argentina.

Saat itu, Reza dinilai mampu bersaing dengan kiper-kiper lainnya berkat mengantarkan PSM meraih gelar juara Liga 1. Bahkan torehan individunya cukup mentereng dengan mengemas 14 kali clean sheet.

Kini, pemain berusia 24 tahun ini baru bermain sebanyak 9 kali bersama PSM. Hal itu lantaran sang pemain sebelumnya mengalami cedera parah sehingga terpaksa absen cukup lama.

Cyrus Margono

Cyrus Margono adalah pemain selanjutnya yang berpotensi menjadi kiper ketiga Timnas Indonesia. Eks pemain Panathinaikos B ini digadang-gadang akan mendapatkan panggilan Pasukan Garuda pada beberapa waktu lalu itu harus kandas karena mengalami cedera maupun tidak mempunyai klub.

Kini, pemain berusia 23 tahun sudah mempunyai klub yaitu KF Dukagjini. Klub asal Liga Kosovo ini menjadi rumah baru bagi Margono untuk mengembalikan kembali performa maupun menit bermain yang sempat hilang.

Margono sejauh ini sudah bermain tiga kali. Rinciannya, dua laga di Liga Kosovo dengan dua kali kebobolan dan satu laga di Piala Kosovo dengan catatan nirbobol. 

Ernando Ari

Nama terakhir yang merupakan kandidat kuat untuk mengamankan satu tempat kiper ketiga Timnas Indonesia adalah Ernando Ari. Dia sudah cukup membuktikan karena sudah mempunyai pengalaman sebagai kiper utama Pasukan Garuda sebelum kedatangan Paes.

Ernando sudah menjadi andalan di bawah mistar gawang Timnas Indonesia ketika masih diasuh oleh Shin Tae-yong. Pemain berusia 22 tahun ini bahkan sering bermain di level senior maupun U-23.

Masih hangat dalam ingatan saat ajang Piala Asia, ketika Ernando sukses menjadi pahlawan Timnas Indonesia lewat aksinya dalam mementahkan tendangan penalti lawan dan membuat mereka melaju ke babak selanjutnya.

Pemain yang sudah meraih 19 caps bersama Timnas Indonesia ini juga menjadi andalan bagi klub Persebaya Surabaya. Sejauh ini, dia mencatatkan 16 kali bermain dan lima kali clean sheet.

EDITOR: Banu Adikara