← Beranda
Prediksi Bali United vs PSS Sleman, Awas Kepeleset di Kandang
Edi YuliantoSenin, 16 September 2024 | 17.07 WIB
Pelatih PSS Sleman Wagner Lopes mengupayakan timnya bakal membuat kejutan saat dijamu Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (16/9) sore. (Badan Liga Indonesia)

JawaPos.com – Perjalanan PSS Sleman berlanjut di pekan kelima BRI Liga 1 2024/25 dengan bertandang melawan Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (16/9) sore. Menantang tuan rumah Serdadu Tridatu, PSS mewaspadai kecepatan lawan dari sisi lebar lapangan.

Skuad berjuluk Super Elang Jawa sendiri tidak punya banyak waktu untuk beristirahat usai menjalani laga pekan keempat lawan tim kuat lainnya, yakni Borneo FC Samarinda yang berlangsung pada Kamis (12/9) lalu.

Artinya, praktis PSS ada waktu tiga hari saja untuk dapat digunakan sebagai recovery sekaligus persiapan untuk laga lawan Bali United.

Bermodal hasil imbang lawan Borneo FC yang berkesudahan imbang 1-1, PSS bertekad kembali mendulang poin di Pulau Dewata.

“Persiapan kita untuk pertandingan lawan Bali United lebih ke bagaimana recovery pemain. Selain itu, kita juga sudah melakukan analisis kekuatan lawan. Pertandingan nanti kita tahu adalah laga yang penting dan harus ada organisasi yang bagus di setiap menitnya. Kita juga harus kuat dalam perebutan bola di lapangan untuk membuat pertandingan yang bagus,” kata Pelatih PSS, Wagner Lopes.

Mengenai kekuatan Bali United, pelatih asal Brasil itu menyebutkan timnya harus mewaspadai beberapa hal dari tuan rumah.

“Bali United mempunyai transisi ofensif yang sangat cepat. Dua winger di sisi kanan dan kiri dari Bali United juga sangat cepat. Mereka juga sangat kuat dalam duel di lapangan. Kita juga harus mewaspadai mereka saat ada di dalam kotak penalti,” Wagner Lopes menambahkan.

Dia juga menggarisbawahi hal lain yang harus diperhatikan anak asuhnya untuk laga yang krusial nanti.

“Kita harus hati-hati di dalam ruang tertentu di mana mereka berada dan kita harus mengambil kesempatan yang kita punya dan tidak membuang kesempatan yang ada,” ucapnya lagi.

PSS sendiri sangat membutuhkan tambahan poin untuk dapat mengerek posisi mereka di klasemen. Dengan posisi yang masih ada di dasar klasemen alias peringkat terbawah dari 18 tim, butuh perjuangan ekstra bagi PSS untuk bangkit dan merangkak naik.

Tim dengan warna kebesaran hijau saat ini masih dalam posisi minus dua poin. Dari empat laga yang dijalani, PSS baru meraih satu hasil imbang dan tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Sementara pemain PSS Sleman, Kevin Gomes, menatap laga pekan kelima BRI Liga 1 2024/25 dengan optimistis. Dirinya bertekad untuk membawa timnya mendapatkan hasil maksimal.

Kevin Gomes menyebutkan walaupun menghadapi salah satu tim penghuni papan atas di BRI Liga 1, PSS memiliki keyakinan mampu tampil maksimal dan meraih hasil positif yang lebih baik dari pertandingan sebelumnya.

“Laga nanti adalah pertandingan yang sangat penting bagi kami menjadi lebih baik. Kami menjadikan pertandingan sebelumnya sebagai pembelajaran penting bagi kami untuk lebih kuat dan lebih baik,” kata Kevin Gomes.

Pemain kelahiran Sidoarjo, 26 tahun yang lalu ini, juga memberikan penegasan bahwa bersama koleganya telah banyak belajar dari catatan-catatan merah di pertandingan sebelumnya.

Bagi Kevin, hal tersebut juga meningkatkan rasa percaya diri dan mental bertanding yang meningkat. “Secara mentalitas, kami siap meraih poin penuh dari Bali United. Kami yakin bahwa dengan kerja keras dan fokus, kami bisa mendapatkan hasil yang kami inginkan,” tambahnya.

Jelang pertandingan menghadapi tuan rumah yang berjulukan Serdadu Tridatu, pemain bernomor punggung enam di PSS ini menekankan pentingnya menjaga fokus dan kewaspadaan terhadap organisasi permainan lawan.

Menurut Kevin, setiap lini Bali United harus diwaspadai, mengingat kualitas mereka yang tinggi dalam setiap aspek permainan.

“Menurut saya, semua pemain dari tuan rumah harus diwaspadai. Bali United memiliki pemain kualitas bagus dari lini depan hingga belakang,” ucapnya.

“Tidak ada pemain spesial, semua harus diwaspadai. Kami tentu akan bermain disiplin setiap posisi untuk menutup rapat semua kemungkinan mereka cetak gol ke gawang PSS Sleman,” pungkasnya.

Di kubu tuan rumah, Pelatih Stefano Cugurra tentunya mewaspadai kebangkitan Super Elang Jawa. Pelatih asal Brasil yang biasa disapa Teco itu merujuk hasil imbang mereka kontra Borneo FC sebelumnya.

Karena itu, mantan pelatih Persija Jakarta ini tak sedikit pun meremehkan kekuatan PSS. Dia mengaku timnya wajib fokus jika tak ingin mengalami masalah seperti Borneo.

EDITOR: Edi Yulianto