JawaPos.com – Seiring gemuruh Piala Asia 2023, muncul nama baru yang memikat hati para pencinta sepak bola Tanah Air, yaitu Rafael Struick.
Performa gemilangnya pada FIFA Matchday Juni 2023, khususnya dalam laga melawan Palestina, telah menarik perhatian banyak pihak. Bagi yang penasaran mengenai pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang satu ini, berikut adalah profil dan biodata lengkapnya.
Statistik Rafael Struick Piala Asia 2023
vs Irak
Menit Bermain: 76
Tembakan: 2
xG: 0,05
Passing: 9
Akurasi Passing: 56%
Ball Recovery: 1
Peluang: 2
Profil Rafael Struick
Rafael Struick tumbuh di lingkungan yang mencampurkan dua budaya, Belanda dan Indonesia. Orang tuanya, Brian Struick dan Soraya Noraly Soedito, meskipun memiliki kewarganegaraan Belanda, memiliki akar kebudayaan Indonesia yang kuat.
Ibunda Rafael berdarah Jawa dan Suriname, sedangkan sang ayah memiliki keturunan dari Semarang, Indonesia.
Perjalanan karier Rafael Struick dimulai sebagai pesepak bola amatir di Belanda, bersama klub RKAVV Leidschendam Youth. Melalui dedikasi dan prestasinya, dia kemudian merambah ke dunia profesional dengan menjadi bagian dari tim utama ADO Den Haag pada musim 2022.
Tak hanya berkibar di kancah klub, Struick juga memperlihatkan kepiawaiannya bersama Timnas Indonesia U-20 dalam laga uji coba melawan Slovakia U-20.
Meski pertandingan berakhir dengan kekalahan, Struick mencuri perhatian dengan mencetak gol yang menunjukkan kualitas dan ketajamannya sebagai penyerang.
Dalam lintasan karier yang terus menanjak, Rafael Struick tak lantas melupakan akar budayanya. Meski memperkuat ADO Den Haag, dia mendapat panggilan dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Struick kemudian menjalani uji coba internasional dan membuktikan keberhasilannya dengan satu gol saat melawan Slovakia U-20.
Pencapaian itu membuat Shin Tae-yong merekomendasikan Struick untuk menjalani proses naturalisasi. Sang penyerang memiliki darah Indonesia dari sang ayah dan keturunan yang berdarah Jawa melalui ibundanya. Kini, Rafael Struick menjadi salah satu aset berharga yang memperkaya lini depan Timnas Indonesia.
Debut resmi Rafael Struick bersama Timnas Indonesia terjadi pada FIFA Matchday Juni 2023 dalam pertandingan melawan Palestina. Meskipun laga berakhir tanpa gol, Struick mencuri perhatian dengan pergerakan lincah dan kecerdasannya dalam menciptakan peluang.
Banyak yang menilai bahwa gaya bermainnya menyerupai bintang Chelsea, Kai Havertz. Terlepas dari waktu bermain yang terbatas pada babak pertama, Struick mampu meninggalkan kesan yang kuat.
Rafael Struick, dengan prestasi dan bakatnya, menjadi sosok yang penuh harapan untuk masa depan sepak bola Indonesia. Dengan kemampuan sebagai striker falses nine, pergerakannya mampu menciptakan kesulitan bagi pertahanan lawan, bahkan membuat penalti ketika bersua Vietnam.
Proses naturalisasinya menjadi tambahan berharga dalam upaya Timnas Indonesia memperkuat skuadnya. Dengan dukungan penuh dari pelatih dan rekan setim, Rafael Struick siap memberikan kontribusi maksimal untuk membawa prestasi bagi sepak bola Indonesia.
Sejarah menarik Rafael Struick, pemain muda yang membawa harapan segar bagi sepak bola Tanah Air, masih terus terurai. Bagaimana langkah selanjutnya di Piala Asia 2023 dan apa yang akan ditorehkan dalam perjalanan kariernya? Kita tunggu bersama.