JawaPos.com – Persela Lamongan akan berkandang sementara di Stadion Bumi Wali Tuban untuk laga terakhir penyisihan Grup C Liga 2 melawan Persipa Pati pada Minggu (17/12).
Pelatih Persela, Djadjang Nurdjaman, mengharapkan timnya mendapatkan dukungan suporter saat bermain di Tuban. “Support kalian sangat berarti, jadi terima kasih dan tetap dukung kami,” ujar Djadjang Nurdjaman setelah meraih kemenangan saat berjumpa Deltras FC Sidoarjo di Stadion Surajaya Lamongan, Kamis (30/11).
Persela menang dengan satu gol yang diciptakan oleh Rahel Radiansyah pada menit ke-82. Kemenangan ini memberikan hasil manis sebelum Stadion Surajaya, Lamongan, dibongkar untuk renovasi.
Djajang Nurdjaman sangat bersyukur karena kemenangan itu bisa memberikan kenangan manis sebelum mereka berkandang sementara di Tuban.
Djanur, sapaan akrab dari Djadjang Nurdjaman, mengatakan bahwa pasukannya berhasil mematahkan terkait asumsi Persela akan meremehkan Deltras FC.
Asumsi tersebut karena Persela sudah pasti lolos ke babak 12 besar. Pasukan Djanur berhasil memperlihatkan kerja keras selama pertandingan pada Kamis (30/11).
“Pertandingan kemarin berjalan sangat seru, jual beli serangan dan pemain bisa membuktikan dengan kualitas dan profesionalitasnya. Saya mengapresiasi kerja keras pemain,” ujar Djanur.
Djanur juga memberikan apresiasi kepada Ridwan Tawainela, rekrutan terbaru Persela, saat dimainkan di laga itu pada babak kedua. Djanur mengutarakan bahwa kehadiran Ridwan cukup memberikan harapan bagi Persela. “Kita akan terus berbenah karena persaingan 12 besar sangat ketat,” ujarnya.
Sementara gelandang Persela, Agung Pribadi, senang bisa mendapatkan poin penuh di Surajaya. “Semoga kami bisa menyelesaikan putaran kedua sesuai target,” ujar Agung Pribadi.
Sedangkan Widodo Cahyono Putro selaku pelatih Deltras FC Sidoarjo mengucapkan selamat atas kemenangan Persela Lamongan.
Widodo mengungkapkan bahwa dia sudah mengantisipasi, namun pemainnya kurang disiplin selama pertandingan tersebut.
Widodo juga memberitahukan bahwa setiap latihan selalu ada sesi pinalti. Namun, pihaknya gagal mengonversi penalti menjadi sebuah gol. “Kita harus semangat untuk dua pertandingan home nanti,” pungkasnya.