JawaPos.com – PSS Sleman membentuk PSS for Humanity. Mereka menggalang dana untuk membantu warga yang terdampak pandemi.
Seluruh elemen di Super Elang Jawa, julukan PS Sleman, membantu. Mereka melelang barang berharga yang dimiliki. Di antaranya, 32 jersey, 7 sepatu, 2 sarung tangan kiper, dan 1 bola rugby.
Lelang ditutup pada 8 Agustus lalu.
Dari hasil penjualan seluruh barang yang dilelang, terkumpul dana Rp 78,5 juta. Dana itu langsung disalurkan kepada warga yang terdampak pandemi, terlebih selama PPKM diterapkan.
Agar bantuan tepat sasaran, PSS for Humanity menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT). Sebab, mereka sudah punya data siapa yang layak diberi bantuan.
’’Kami data mana (warga) yang paling perlu dibantu. Kemudian, mulai melakukan pengadaan barang, packing, lalu diberikan kepada target,’’ terang Event Manager PT PSS Leonardo Gaetano.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok. Bantuan itu tidak hanya disebar di Sleman, tapi juga Jogjakarta dan sekitarnya.
Leonardo pun senang dengan adanya PSS for Humanity. Itu menjadi bukti bahwa klub tak cuma berfokus pada sepak bola. Pemain hingga ofisial tetap peduli dengan kondisi sekitar.
’’Kami sadar kondisi saat ini sangat berat. Tapi, yang membuat kami terharu, masih banyak orang baik yang mau membantu dan berbagi dalam keadaan sulit ini,’’ jelasnya.
Karena itu, dia mengapresiasi seluruh elemen yang turut serta dalam PSS for Humanity. ’’Para penggawa PS Sleman dan mantan pemain sudah memberikan memorabilianya yang pasti sangat bersejarah. Karena semangat dan rasa cinta kepada sesama, mereka mau memberikannya,’’ tutur pria yang akrab disapa Leo itu.
Setelah ini, program PSS for Humanity tidak akan berhenti. Pihak manajemen berharap masih ada aksi selanjutnya.
’’Semoga apa yang kami lakukan bermanfaat bagi orang banyak, serta menginspirasi teman-teman yang lain. Dan (program ini) juga bisa berlanjut,’’ ucap Nuru Syifa, stakeholder media relations PT Putra Sleman Sembada.