JawaPos.com- Gresik United (GU) berbenah menjelang bersua Persipura Jayapura, Kamis (9/2). Pelatih GU Hanafi menegaskan bahwa Agus Indra dan kawan-kawan diminta lebih disiplin dalam bertahan. Mereka juga diharuskan lebih cekatan saat menyerang.
GU tumbang di laga perdana Piala Presiden melawan Mitra Kukar dengan skor 0-1. Gol semata wayang Naga Mekes lahir dari tendangan bebas Oh In-Kyun dipenghujung babak pertama. ”Saya sudah melakukan evaluasi selesai pertandingan lawan Mitra Kukar,” kata Hanafi kepada JawaPos.com, Selasa (7/2).
Menurut mantan pelatih Perseru Serui itu, hampir semua aspek harus diperbaiki. ”Kekurangan-kekurangan itu sudah kami sampaikan ke pemain. Kami agak longgar waktu bertahan. Waktu menyerang juga begitu. Kami tidak berani memainkan bola dari belakang,” ulas Hanafi.
Pelatih asal Malang tersebut dibuat geleng-geleng kepala saat timnya berlaga kontra Mitra Kukar. Sebab, para pemainnya justru mengandalkan long pass yang sejatinya tidak diinstruksikan. Bagi Hanafi, pemain GU seharusnya lebih bersabar dalan menguasai bola. Sebab, permainan bola-bola panjang membuat GU mudah kehilangan bola.
”Kami bisa saja atur semuanya. Tapi, kalau anak-anak tidak paham ya susah. Dengan hasil kemarin, tentu anak-anak harus bekerja keras lagi saat melawan Persipura,” tegasnya.
Jika masih ingin lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2017, GU harus memenangkan pertandingan lawan Mutiara Hitam -julukan Persipura. Kesempatan itu masih terbuka. Apalagi Persipura hanya bermain imbang tanpa gol ketika bertemu PSS Sleman. (saf/fim)